Pertarungan Chip Terbaru: Tensor G4 vs Apple A18, Siapa Jawaranya di 2025?
- gizmo china
Gadget –
Persaingan antara Google dan Apple kembali memanas di tahun 2025, kali ini lewat dua jagoan baru mereka untuk segmen menengah: Pixel 9a dan iPhone 16e. Keduanya hadir sebagai versi lebih terjangkau dari lini flagship masing-masing, namun tetap dibekali dengan chip andalan buatan sendiri. Pixel 9a ditenagai Tensor G4, sementara iPhone 16e mengandalkan Apple A18.
Meski sama-sama menggunakan chip buatan internal, pendekatan kedua perusahaan ini sungguh berbeda. Google menonjolkan kecerdasan buatan (AI), sedangkan Apple tetap fokus pada performa dan efisiensi daya. Lalu, siapa yang unggul dalam pertempuran ini?
Performa Chip: Unggul di Atas Kertas atau di Dunia Nyata?
Tensor G4 adalah evolusi dari G3 sebelumnya. Meski menggunakan proses fabrikasi 4nm dari Samsung, peningkatan performanya tidak terlalu signifikan. Chip ini memiliki CPU delapan inti, terdiri dari satu Cortex-X4, empat Cortex-A720, dan empat Cortex-A520.
Dalam penggunaan sehari-hari, performa G4 sudah cukup untuk menjelajah internet, membuka banyak aplikasi sekaligus, hingga menonton video tanpa hambatan berarti. Namun, jika dibandingkan dengan Apple A18, perbedaannya terasa.
Apple A18 dibangun di atas teknologi 3nm generasi kedua dari TSMC (N3E). Dengan dua inti performa tinggi dan empat inti efisiensi, ditambah GPU 4-inti, chip ini tidak hanya lebih hemat daya, tetapi juga lebih kencang dalam banyak skenario.
Perbandingan Skor Benchmark:
Kategori | Tensor G4 (Pixel 9a) | Apple A18 (iPhone 16e) |
---|---|---|
Skor Single-Core | 1.917 | 3.328 |
Skor Multi-Core | 4.526 | 8.132 |
Skor GPU (3DMark Wild Life) | 2.590 | 3.293 |
Dari angka tersebut, terlihat jelas bahwa A18 menawarkan performa yang jauh lebih unggul, baik untuk tugas ringan hingga berat.
Fitur AI: Google Lebih Menonjol
Di sisi lain, keunggulan Google tidak terletak pada kekuatan mentah chip, melainkan di integrasi AI. Tensor G4 dirancang untuk mengoptimalkan fitur berbasis kecerdasan buatan. Beberapa fitur menarik di Pixel 9a termasuk Magic Editor, Best Take, serta fitur transkripsi dan terjemahan langsung di perangkat tanpa perlu internet.
Chip G4 memiliki TPU (Tensor Processing Unit) khusus yang menangani semua proses AI ini. Ini membuat Pixel 9a sangat cocok untuk pengguna yang menyukai fitur-fitur pintar yang membantu keseharian.
Sementara itu, Apple A18 juga punya mesin AI bernama Neural Engine dengan 16 inti, mampu menangani 35 triliun operasi per detik. Meski secara angka lebih cepat, Apple belum terlalu agresif memasarkan fitur AI-nya. Beberapa peningkatan hadir di Siri dan aplikasi Foto lewat iOS 18, tapi belum seterbuka dan sebanyak Google.
Kamera dan Pengolahan Gambar: Dua Gaya yang Berbeda
Google terkenal karena mengandalkan fotografi komputasional, dan ini tetap berlaku di Pixel 9a. Dengan bantuan Tensor G4, pengguna mendapatkan fitur seperti HDR real-time, Super Res Zoom, dan Night Sight yang bekerja lebih cepat dan konsisten. Karakteristik gambar Pixel cenderung tajam dengan kontras tinggi, hasil dari pengolahan AI.
Sebaliknya, Apple lebih mengandalkan kekuatan hardware dan penyempurnaan software kamera. iPhone 16e dilengkapi kamera utama 48MP yang bekerja bersama fitur seperti Smart HDR dan Deep Fusion, menghasilkan foto yang lebih alami dan warna yang lebih akurat.
Kedua pendekatan punya penggemarnya masing-masing. Pengguna yang menyukai hasil dramatis dan siap pakai mungkin akan memilih Pixel 9a, sementara mereka yang lebih suka warna natural cenderung menyukai iPhone 16e.
Efisiensi dan Baterai: Apple Lebih Unggul
Satu hal yang sering menjadi kelemahan chip Tensor dari Google adalah efisiensi daya. Meskipun G4 sudah lebih baik dibanding generasi sebelumnya dalam manajemen panas, chip ini masih kalah dibanding Apple A18.
Apple A18 yang dibangun di atas proses 3nm tidak hanya lebih hemat energi, tapi juga mengatur konsumsi daya dengan sangat baik. Dalam penggunaan sehari-hari, iPhone 16e kemungkinan besar mampu bertahan lebih lama daripada Pixel 9a dengan penggunaan yang sama.
Namun tentu saja, pengalaman pengguna bisa berbeda tergantung pola penggunaan harian.
Harga dan Nilai: Mana yang Lebih Layak Dibeli?
Soal harga, Pixel 9a dibanderol mulai dari $499, sementara iPhone 16e dimulai dari $599. Selisih $100 bisa menjadi pertimbangan penting bagi konsumen. Jika Anda lebih fokus pada fitur AI, pengalaman Android murni, dan harga yang lebih terjangkau, Pixel 9a patut dipertimbangkan.
Namun, jika Anda mencari kinerja terbaik, efisiensi daya tinggi, dan ekosistem Apple, maka iPhone 16e jelas pilihan yang lebih kuat.
Dua Strategi, Dua Kemenangan
Pertarungan antara Tensor G4 dan Apple A18 bukan sekadar soal siapa yang lebih cepat, tapi juga tentang pendekatan. Google lebih menekankan AI dan fitur pintar, sementara Apple masih memimpin di kinerja dan efisiensi.
Pada akhirnya, pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda. Apakah Anda lebih membutuhkan ponsel cerdas yang “mengerti” Anda, atau mesin kecil super cepat dan tahan lama?
Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
---|---|
@gadgetvivacoid | |
Gadget VIVA.co.id | |
X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
Google News | Gadget |