Profil Gaara, Kazekage Suna Termuda di Serial Naruto!
- Walpaper Flare
Gadget – Gaara awalnya merupakan musuh Naruto Uzumaki, namun keduanya akhirnya menjadi teman karena mereka berdua mengalami penderitaan yang serupa sebagai Jinchuriki.
Perjalanan karakter Gaara sangat menarik, dengan melalui banyak peristiwa yang akhirnya membawanya menjadi Kazekage saat ini.
Ayo kita eksplor lebih dalam profil Gaara di Naruto untuk memahami perjalanan dan perkembangannya!
1.Gaara adalah anak terakhir dari pasangan Rasa dan Karura di Suna
Gaara merupakan anak bungsu dari Rasa, Kazekage Keempat, dan Karura. Selain itu, ia juga adalah adik dari Temari dan Kankuro, yang kelak akan menjadi pengawal setia Gaara selaku Kazekage
2. Lahir 19 Januari, Gaara adalah seorang Capricorn akhir
Gaara lahir pada tanggal 19 Januari, menjadikannya Capricorn pada akhir zodiak karena tanggal tersebut berada di penghujung periode ini. Apakah ada yang memiliki tanggal lahir yang sama dengan Gaara?
3. Gaara punya golongan darah AB, berbeda dengan semua saudaranya
Rasa memiliki golongan darah A, sementara Karura memiliki golongan darah B. Anak-anak mereka memiliki kemungkinan memiliki golongan darah apa saja, dan itulah yang terjadi. Gaara memiliki golongan darah AB, sementara Temari memiliki golongan darah O, dan Kankuro memiliki golongan darah B.
4. Gaara adalah Jinchuriki Shukaku yang berhasil setelah Temari dan Kankuro tidak cocok
gara-dan-shukaku_.jpg">
Rasa memang seorang ayah yang cukup jahat, dengan sengaja menjadikan anaknya sebagai Jinchuriki Shukaku untuk memberikan Suna senjata pamungkas. Meskipun Temari dan Kankuro tidak sesuai, namun Gaara dianggap sebagai pilihan yang tepat. Alasan Gaara lahir prematur juga dikarenakan Rasa terburu-buru ingin menjadikan anaknya sebagai Jinchuriki.
5. Tulisan di dahi Gaara dibaca "cinta", hal yang tidak pernah ia dapatkan sejak kecil
Sejak kecil, hanya Yashamaru, pamannya, yang merasa kasih sayang terhadap Gaara. Namun, sang ayah memerintahkan Yashamaru untuk membunuh Gaara, sebuah kejadian yang sangat menyedihkan bagi Gaara.
Akhirnya, Gaara melukai dahinya sendiri dengan pasir hingga muncul tulisan "Ai" atau "Cinta", sebagai tanda bahwa sejak saat itu Gaara sadar bahwa tidak ada yang mencintainya selain dirinya sendiri. Oleh karena itu, ia memfokuskan perhatiannya hanya pada dirinya sendiri