4 Alasan yang Membuat Sakura Disebut Karakter Beban di Naruto
- Crunchyroll/Naruto Shippuden
Gadget – Sakura Haruno, karakter dalam serial Naruto, telah menjadi subjek perdebatan di kalangan komunitas penggemar di seluruh dunia.
Bagi sebagian orang, Sakura dianggap sebagai beban dalam narasi tersebut.
Tidaklah mengherankan bahwa persepsi ini muncul, namun, apa sebenarnya yang melatarbelakangi pandangan ini? Mari kita telusuri lebih lanjut.
1. Kekuatan Karakter Sakura yang Terkesan Biasa di Awal Cerita
Karakter biasa dan aneh Sakura saat kecil
- Crunchyroll/Naruto Shippuden
Dalam babak awal Naruto, Sakura tidak terlalu mencolok dengan kekuatan atau kemampuan unik yang membedakannya.
Hal ini menjadi permasalahan tersendiri mengingat posisinya sebagai salah satu tokoh utama wanita dalam cerita tersebut.
Kekuatan Sakura cenderung konvensional, dengan satu-satunya ciri khas yang mencolok adalah inner Sakura, yang lebih merupakan ekspresi perasaannya daripada kekuatan yang signifikan.
Kekurangan ini membuat sebagian penggemar merasa kurang terhubung dengan karakter Sakura dari awal.
2. Perlakuan Terhadap Naruto dan Sasuke yang Berbeda-beda
Sakura saat menghentikan Sasuke dari pelarian
- Crunchyroll/Naruto
Perlakuan Sakura terhadap Naruto dan Sasuke dalam babak awal cerita juga menimbulkan ketidaknyamanan di kalangan sebagian penggemar.
Sikap cinta buta Sakura terhadap Sasuke, yang mengarah pada perilaku permujanya yang berlebihan, berbanding terbalik dengan sikapnya terhadap Naruto.
Keengganan dan sikap kasarnya terhadap Naruto, meskipun dalam konteks komedi, memunculkan ketidakseimbangan dalam interaksi antarkarakter yang terasa tidak adil bagi Naruto.
3. Ketergantungan yang Berlebihan dan Kehadiran yang Emosional
Karakter Sakura yang beban
- Crunchyroll/Naruto
Salah satu kritik utama terhadap karakter Sakura adalah kecenderungannya untuk sering menangis dan bergantung pada bantuan orang lain, terutama Naruto.
Dalam babak awal Naruto, seringkali kita disuguhi adegan Sakura yang menangis, yang memicu persepsi bahwa ia kurang mandiri dan bergantung pada dukungan dari karakter lain, terutama Naruto.
Ironisnya, karakter yang paling sering membantunya adalah Naruto, meskipun perlakuannya terhadapnya tidak selalu baik.
4. Peningkatan Karakter dari Shippuden hingga Boruto
Sakura dewasa sudah lebih hebat
- Crunchyroll/Boruto Naruto Next Generations
Meskipun kritik terhadap Sakura banyak bermula dari babak awal cerita Naruto, karakternya mengalami perkembangan yang signifikan seiring berjalannya waktu.
Di Shippuden, Sakura mulai menunjukkan potensinya ketika ia berlatih di bawah bimbingan Tsunade dan mengejar karier sebagai seorang ninja medis.
Di era Boruto, karakternya semakin mengesankan dengan kekuatan dan keahliannya sebagai seorang ninja medis yang terkemuka.
Namun, meskipun telah mengalami peningkatan, beberapa penggemar tetap mengingat kelemahan Sakura di babak awal, yang membuat label "beban" masih melekat pada dirinya.
Demikianlah gambaran mengapa beberapa penggemar merasa Sakura Haruno sebagai karakter yang membebani dalam cerita Naruto.
Meskipun karakternya telah mengalami perkembangan yang signifikan sepanjang serial, kesan awal yang kurang memuaskan masih mempengaruhi persepsi sebagian penggemar terhadapnya.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |