Loki Penerus Rocks? Spoiler One Piece 1166 Ungkap Buah Iblis Rahasia Elbaf
- Youtube
Gadget – Chapter terbaru One Piece, 1166, kembali mengguncang dunia penggemar dengan pengungkapan sejarah yang mengubah narasi besar alam semesta One Piece. Dalam kilas balik penuh ketegangan di sebuah bar milik Ida, pertemuan antara Rocks D. Xebec bajak laut legendaris yang pernah menggoyahkan dunia dan Pangeran Loki dari Elbaf membuka tabir baru tentang ambisi tersembunyi Rocks dan identitas sebenarnya dari buah iblis legendaris yang selama ini jadi misteri.
Fakta paling mencengangkan? Rocks ternyata tidak tahu siapa itu Nika.
Pengakuan ini bukan sekadar dialog biasa melainkan bom naratif yang menghancurkan teori lama dan membuka jalan bagi ancaman baru: Loki sebagai penerus nyata tekad Rocks, bukan Blackbeard atau bahkan Luffy.
Artikel ini mengupas tuntas spoiler resmi chapter 1166, analisis implikasinya terhadap mitologi One Piece, dan mengapa buah iblis Loki bisa jadi kunci terpenting dalam pertarungan melawan Pemerintah Dunia.
Rocks Bingung Saat Disebut “Nika” Tanda Ia Tak Tahu Legenda Dewa Matahari
Dalam panel yang beredar dari bocoran One Piece 1166 bagian 13, terjadi momen krusial: Loki menuduh Rocks sebagai “Nika”, mungkin karena reputasi Rocks yang legendaris dan kekuatannya yang menakutkan. Namun, alih-alih mengakui atau menyangkal dengan percaya diri, Rocks justru tampak bingung dan bertanya balik:
“Nika? Siapa itu?”
Respons spontan ini menjadi bukti kuat bahwa Rocks tidak pernah mengenal legenda Dewa Matahari Nika, sosok mitologis yang diyakini sebagai simbol kebebasan dan harapan bagi para budak di masa lalu dan kini terwujud dalam tubuh Monkey D. Luffy melalui Hito Hito no Mi, Model: Nika.
Jika Rocks benar-benar tidak tahu siapa Nika, maka teori lama yang menyatakan ia mengincar buah iblis Luffy runtuh. Ini berarti buah iblis legendaris Elbaf yang diidam-idamkan Rocks bukanlah Nika, melainkan sesuatu yang jauh lebih spesifik dan mematikan.
Dua Buah Iblis untuk Jadi Raja Dunia Salah Satunya di Elbaf
Dalam percakapannya dengan Loki, Rocks secara eksplisit menyatakan ambisinya:
“Aku butuh dua buah iblis untuk menggulingkan Pemerintah Dunia.”
Salah satu dari dua buah tersebut, menurutnya, berada di tanah para raksasa Elbaf. Namun, ia menambahkan syarat penting:
“Buah itu hanya akan menunjukkan kekuatan penuhnya jika dimakan oleh Haral ras Raksasa Kuno.”
Inilah poin krusial yang membedakan antara buah iblis Luffy dan buah iblis yang diincar Rocks.
Nika (milik Luffy): Bekerja sempurna pada manusia biasa, bahkan memberikan kebebasan bentuk dan pengaruh emosional global.
Buah iblis Elbaf: Hanya optimal jika dikonsumsi oleh ras raksasa menunjukkan mekanisme unik seperti Yomi Yomi no Mi (harus mati dulu) atau Nikyu Nikyu no Mi (butuh syarat lokasi).
Fakta ini menutup kemungkinan bahwa Nika adalah target Rocks. Ia mencari sesuatu yang lebih destruktif, lebih primordial, dan terikat pada darah raksasa.
Loki: Pemilik Baru Buah Iblis yang Diidamkan Rocks
Teori yang berkembang didukung analisis dari kanal populer Kakkoi Nime menyatakan bahwa buah iblis legendaris Elbaf kini berada di tubuh Pangeran Loki.
Bukti pendukungnya kuat:
- 14 tahun lalu, Loki membunuh ayahnya, Raja Harald, dalam peristiwa berdarah yang dirahasiakan kerajaan Elbaf.
- Motif pembunuhan diduga kuat adalah perebutan buah iblis warisan kerajaan yang hanya bisa digunakan oleh keturunan Haral.
- Loki kini menunjukkan kekuatan mengerikan: ia mampu memanggil makhluk Underworld dan membunuh kuda keberuntungan yang dianggap suci di Elbaf.
Semua ini menggambarkan watak kejam dan ambisi gelap yang sangat mirip dengan Rocks. Bahkan, cara Loki berbicara kepada Luffy menawarkan aliansi demi kekacauan mencerminkan taktik manipulasi khas Rocks.
Loki: “The Next Rocks” yang Sebenarnya?
Jika teori ini benar, maka Loki bukan sekadar pangeran pemberontak, melainkan penerus ideologi Rocks yang sesungguhnya.
Pertimbangkan ini:
- Rocks ingin jadi Raja Dunia dengan kekuatan absolut.
- Loki ingin menghancurkan tatanan dunia, termasuk Pemerintah Dunia dan mungkin bahkan Im Yama.
- Keduanya menggunakan kekerasan ekstrem dan penghinaan terhadap simbol suci sebagai alat teror.
Berbeda dengan Luffy yang melawan untuk kebebasan, atau Blackbeard yang mengumpulkan kekuatan demi ambisi pribadi, Loki tampaknya mewarisi visi kosmik Rocks: menghancurkan sistem lalu membangun dunia baru di atas kekacauan.
Dengan buah iblis yang bahkan Rocks idamkan, Loki berpotensi menjadi antagonis utama Arc Elbaf dan mungkin ancaman terbesar bagi Topi Jerami di paruh akhir cerita.
Jenis Kekuatan Buah Iblis Loki: Apa yang Bisa Diharapkan?
Meski Eiichiro Oda belum mengungkap nama resmi buah iblis Loki, penggemar berspekulasi berdasarkan petunjuk:
- Skala kehancuran masif: Rocks percaya buah ini adalah kunci jadi Raja Dunia berarti kekuatannya setara atau melebihi Nika.
- Terkait mitologi Nordik atau dewa perang: Mengingat latar Elbaf terinspirasi Viking, kemungkinan besar buah ini terkait Thor, Odin, atau Fenrir.
- Kemampuan mengendalikan kematian atau kegelapan: Panggilan ke makhluk Underworld mengindikasikan dominasi atas dunia bawah atau jiwa.
Beberapa teori populer menyebut kemungkinan Mythical Zoan tipe dewa perang atau bahkan Paramecia kelas dewa yang memanipulasi realitas berdasarkan “kehendak raksasa”.
Apapun bentuknya, satu hal pasti: buah ini dirancang untuk ras raksasa dan di tangan Loki, ia akan menjadi senjata pemusnah massal.
Dampak pada Luffy dan Masa Depan Arc Elbaf
Kilas balik Rocks bukan hanya nostalgia ia adalah cermin bagi konflik masa kini. Luffy, yang membawa kekuatan Nika, kini berhadapan dengan Loki, yang membawa kekuatan kegelapan yang bahkan Rocks idamkan.
Pertarungan antara keduanya bukan sekadar duel kekuatan, tapi benturan ideologi:
- Luffy: kebebasan, tawa, dan harapan
- Loki: kehancuran, dendam, dan penguasaan
Jika Luffy gagal menghentikan Loki, bukan hanya Elbaf yang hancur tapi seluruh dunia bisa jatuh ke dalam kekacauan ala Rocks yang gagal digulingkan 40 tahun lalu.
Kesimpulan: Loki Bukan Musuh Biasa Dia Adalah Bayangan Rocks yang Bangkit
One Piece chapter 1166 bukan hanya mengungkap masa lalu ia mengirim peringatan tentang masa depan. Dengan Rocks yang ternyata buta terhadap Nika, dan Loki yang memegang buah iblis primordial, narasi One Piece memasuki fase paling gelap sejak Arc Marineford.
Penggemar kini menanti:
- Nama resmi buah iblis Loki
- Asal-usul lengkap pembunuhan Raja Harald
- Apakah Shanks atau tokoh lain terlibat dalam peristiwa 14 tahun lalu?
Satu hal yang tak terbantahkan: Elbaf bukan sekadar pulau raksasa ia adalah episentrum badai yang akan mengubah wajah dunia One Piece selamanya.
Dan di tengah badai itu, Loki berdiri bukan sebagai pangeran yang jatuh, tapi sebagai raja kegelapan yang bangkit.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |