Sukuna Bangkit Lewat Yuji, Ini Alasan Ia Mencari Wadah Baru di Era Modern

Sukuna Bangkit Lewat Yuji, Ini Alasan Ia Mencari Wadah Baru di Era Modern
Sumber :
  • MAPPA/Jujutsu Kaisen

Sukuna pernah membantai sejumlah pasukan besar, termasuk Five Empty Generals, Sun, Moon, & Star Squad dari klan Fujiwara yang dipimpin Uro Takako, serta Desshi Pacification Squad.

img_title Test Artikel June 2026

Setelah peristiwa itu, posisi Sukuna sebagai sosok terkuat semakin sulit dibantah. Namun, berada di puncak juga membuatnya tidak lagi memiliki lawan yang benar-benar sepadan.

Rasa Sepi Setelah Mencapai Puncak

img_title DJI Osmo Pocket 4P Resmi Meluncur, Kamera Gimbal Saku dengan Dua Kamera Utama dan Zoom 12x

Salah satu dugaan kuat alasan Sukuna bereinkarnasi adalah rasa kesepian. Bukan kesepian biasa, melainkan rasa hampa karena tidak ada lagi penyihir yang mampu menantangnya di era tersebut.

Petunjuk ini muncul saat Sukuna menghadiri pesta perayaan panen. Yorozu menghampirinya dan mengatakan bahwa Sukuna terlihat kesepian.

img_title Update Software Garmin Fenix 8 Hadirkan Perbaikan Baterai Lebih Optimal

Ucapan Yorozu memberi gambaran bahwa Sukuna mungkin sudah berada di titik ketika kekuatan tidak lagi terasa menyenangkan. Ia terlalu kuat untuk zamannya sendiri.

Dialog dengan Kashimo Memberi Petunjuk Lain

Petunjuk lain muncul dari percakapan Sukuna dengan Kashimo. Setelah Kashimo kalah dalam duel terakhir, mereka sempat berbicara di alam bawah sadar.

Kashimo bertanya mengapa banyak penyihir mencoba menantang Sukuna. Ia juga mempertanyakan kenapa Sukuna selalu merespons perlawanan musuh dengan membantai mereka.

Sukuna menjawab bahwa mereka dicintai karena kekuatan yang dimiliki. Menurutnya, ia hanya merespons bentuk “cinta” itu dengan caranya sendiri.

Sukuna Hidup dengan Aturannya Sendiri

Dalam percakapan tersebut, Sukuna juga menjelaskan bahwa ia tidak peduli kepada siapa pun. Ia hidup dengan aturan miliknya sendiri dan tidak terlalu memikirkan pandangan orang lain.

Sukuna turut mengungkap alasan ia suka memakan manusia. Menurutnya, manusia memiliki beragam rasa yang unik dan layak menjadi cara untuk menghabiskan waktu sampai kematian datang.

Dari sudut pandang itu, Sukuna digambarkan sebagai sosok yang bergerak berdasarkan kehendaknya sendiri. Ia tidak mencari pembenaran moral, melainkan mengikuti aturan yang ia buat untuk dirinya.

Era Modern Menjadi Arena Baru

Setelah mencapai puncak di era Heian, Sukuna tampaknya membutuhkan era baru untuk merasakan tantangan berbeda. Reinkarnasi ke era modern membuka peluang itu.

Di era modern, Sukuna bisa bertemu manusia dan penyihir kuat yang tidak ia hadapi pada masa sebelumnya. Salah satu sosok yang disebut benar-benar mampu memuaskan hasratnya adalah Gojo.

Halaman Selanjutnya
img_title