5 Karakter dengan Masa Kecil Paling Kelam di Naruto

5 Karakter dengan Masa Kecil Paling Kelam di Anime Naruto
Sumber :
  • Narutopedia Fandom

GadgetAnime Naruto dikenal memiliki beragam karakter dengan latar belakang yang penuh liku, terutama masa kecil yang kelam. Trauma yang mereka alami sejak dini sering menjadi pendorong utama tindakan mereka di kemudian hari.

img_title 3 Karakter Anime di Sakura School Simulator yang Bikin Ketagihan Main

Berikut ini adalah lima karakter dalam Naruto yang memiliki masa kecil paling kelam dan penuh derita.

1. Gaara

img_title OnePlus Nord 6 Naruto Edition Bocor: Inovasi di Tengah Isu Tutup

Gaara, salah satu karakter favorit penggemar, tidak memiliki masa kecil yang bahagia. Ayahnya, Kazekage Keempat, menyegel Bijuu dalam tubuh Gaara saat dia masih dalam kandungan. Akibatnya, Gaara lahir prematur dan kehilangan ibunya. Dia tumbuh tanpa kasih sayang, dijauhi dan ditakuti oleh masyarakat Suna.

Puncak penderitaannya adalah ketika ayahnya mengutus Yashamaru untuk membunuhnya, membuat Gaara merasa tidak dicintai oleh siapapun. Meskipun terus berusaha dibunuh oleh ayahnya setidaknya lima kali, Gaara akhirnya menemukan harapan dan perubahan berkat Naruto Uzumaki, dan kini menjadi Kazekage kelima yang ramah.

img_title 3 Anime Terbaru Awal Maret 2026: Beastars, JoJo Steel Ball Run, dan One Piece Season 2

2. Nagato Uzumaki

Nagato Uzumaki adalah anggota klan Uzumaki yang berasal dari Desa Amegakure. Kehilangan orang tua di Perang Ninja Kedua membuat Nagato kecil harus berpindah-pindah dan bertahan hidup dengan mengemis. Dia bertemu Yahiko dan Konan, dua anak yatim piatu lainnya, dan bersama-sama mereka membentuk Akatsuki untuk mengakhiri perang dan membawa perdamaian.

Namun, kematian Yahiko di hadapannya mengubah jalannya, mendorongnya memimpin Akatsuki ke arah yang gelap. Berkat perkataan Naruto, Nagato menyadari kesalahannya dan mengorbankan dirinya untuk menghidupkan kembali mereka yang tewas dalam serangan ke Konoha.

3. Kakashi Hatake

Kakashi Hatake dikenal sebagai ninja yang disiplin dan pendiam, dengan masa kecil yang penuh kesedihan. Dia menyaksikan ayahnya bunuh diri, yang membuatnya menjadi pribadi yang kejam dan hanya fokus pada misi. Kehidupannya berubah drastis setelah kematian Obito dalam Perang Ninja Ketiga, yang membuatnya menyadari pentingnya nyawa rekan.

Tragedi berlanjut dengan kematian Rin di tangannya sendiri demi keselamatan desa, dan kematian gurunya, Minato Namikaze, pada malam penyerangan Kyuubi. Depresi menyelimuti masa remajanya, namun Kakashi akhirnya menjadi guru yang perhatian dan dihormati oleh Naruto dan teman-temannya.

Halaman Selanjutnya
img_title