TCL RayNeo Air 4 Pro Hadir Global, Pengalaman Bioskop Pribadi Kini dalam Kacamata
- tcl
Di sisi audio, TCL menggandeng Bang & Olufsen melalui B&O Sound Lab untuk menyempurnakan kualitas suara. RayNeo Air 4 Pro dilengkapi empat speaker dengan sistem tabung suara terarah. Teknologi ini membantu mengurangi kebocoran suara, sehingga audio tetap terdengar jelas bagi pengguna tanpa mengganggu orang di sekitar. Selain itu, pemisahan suara spasial juga terasa lebih presisi, mendukung pengalaman hiburan yang lebih mendalam.
Untuk konektivitas, RayNeo Air 4 Pro menawarkan fleksibilitas tinggi. Kacamata AR ini dapat terhubung ke berbagai perangkat seperti ponsel pintar, laptop, tablet, hingga konsol game, termasuk Nintendo Switch 2, melalui port USB-C. Selama perangkat memiliki output video, RayNeo Air 4 Pro dapat langsung digunakan. Hal ini membuat pengguna bisa menonton film, bermain game, atau menjelajahi aplikasi favorit di layar besar yang bersifat privat.
Dengan pendekatan plug-and-play tersebut, RayNeo Air 4 Pro tidak memerlukan pengaturan rumit. Pengguna cukup menghubungkannya ke perangkat yang kompatibel, lalu langsung menikmati konten. Konsep ini menjadikan RayNeo Air 4 Pro sebagai solusi hiburan praktis di era digital yang serba cepat.
Dari sisi harga, TCL mematok RayNeo Air 4 Pro di angka 299 dolar AS. Dengan fitur yang ditawarkan, harga ini tergolong kompetitif di pasar kacamata AR. TCL juga mengonfirmasi bahwa peluncuran global perangkat ini dijadwalkan pada 25 Januari, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama untuk mencobanya.
Selain RayNeo Air 4 Pro, TCL juga memamerkan produk AR lainnya, yakni RayNeo X3 Pro. Headset AR ini merupakan model andalan yang dibekali berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan. RayNeo X3 Pro menghadirkan layar mengambang berukuran 43 inci serta fitur terjemahan waktu nyata dalam berbagai bahasa. Perangkat ini berjalan di atas sistem operasi Android dan mendukung aplikasi populer seperti YouTube dan TikTok.
Menariknya, TCL juga menampilkan versi prototipe RayNeo X3 Pro yang telah mendukung eSIM. Inovasi ini membuka peluang untuk komputasi spasial mandiri tanpa bergantung pada perangkat lain. Dengan langkah tersebut, TCL menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan ekosistem AR yang lebih luas dan futuristik.