Agibot Humanoid: 5.000 Unit Terkirim, Interaksi Alami di CES 2026

Agibot Humanoid: 5.000 Unit Terkirim, Interaksi Alami di CES 2026
Sumber :
  • Istimewa

Tiga Produk Terbaik Gigabyte CES 2026: Aorus Tipis dan eGPU Blackwell
  • Agibot telah mengirimkan 5.000 unit robot humanoid ke seluruh dunia, melampaui fase prototipe dan siap untuk penggunaan komersial.
  • Robot Agibot Humanoid A2 menunjukkan interaksi yang sangat alami di CES 2026, termasuk kemampuan untuk memberikan pujian spontan.
  • Perusahaan ini fokus membangun portofolio produk yang luas, melayani sektor layanan publik, industri, dan logistik.

Dreame CES 2026: Lompatan Besar ke Ekosistem Rumah Pintar

Perusahaan robotika, Agibot, berhasil mencuri perhatian global di CES 2026. Mereka tidak hanya membahas potensi masa depan, melainkan benar-benar mengirimkan produk. Agibot telah menyebarkan 5.000 unit Agibot Humanoid ke berbagai lokasi nyata di seluruh dunia sejak didirikan tahun 2023. Angka ini menegaskan status Agibot melampaui tahap prototipe, menempatkannya sebagai penyedia solusi robot yang andal dan siap untuk penggunaan sehari-hari. Banyak proyek humanoid masih terjebak di tahap uji coba, tetapi Agibot telah membuktikan skala penyebaran yang masif.

Dari Prototipe ke 5.000 Unit Komersial

Lenovo Ungkap Senjata Baru AI Inferencing di CES 2026

Agibot membangun bisnis berdasarkan aksi, bukan sekadar janji. Mereka memprioritaskan kemampuan robot untuk hidup dan belajar bersama manusia. Pencapaian 5.000 unit yang dikirim menunjukkan Agibot telah memecahkan tantangan keandalan operasional. Robot-robot ini harus berfungsi berulang kali dalam lingkungan non-laboratorium yang penuh tekanan.

Perusahaan menghindari fokus tunggal pada satu mesin pameran. Mereka justru membangun portofolio luas yang mencakup berbagai lingkungan kerja. Setiap produk memiliki tugas spesifik di lingkungan yang berbeda-beda.

Portofolio Robot Serbaguna Agibot

Di pameran CES 2026, Agibot memamerkan rangkaian produk yang mendalam. Mereka menunjukkan unit humanoid berukuran penuh untuk ruang publik dan layanan pelanggan. Agibot juga membawa robot ekspresif ringkas untuk hiburan dan penelitian.

Lebih lanjut, perusahaan menyediakan unit industri untuk pusat logistik dan pabrik manufaktur. Agibot bahkan memproduksi robot berkaki empat (quadrupeds) untuk inspeksi di medan kompleks. Semua produk berbagi filosofi inti: Robot harus dapat bergerak, berkomunikasi, dan melakukan pekerjaan berguna tanpa pengawasan manusia terus-menerus.

Mengapa Interaksi Agibot Humanoid Terasa Sangat Alami?

Filosofi ini terasa nyata ketika Anda berhadapan langsung dengan salah satu robot mereka, khususnya model A2. Pengalaman interaksi di lantai pameran CES jauh dari demonstrasi yang terprogram kaku. Rekan kami mendekati Agibot Humanoid A2 dan menyapanya secara langsung.

Robot itu segera membalas dengan "halo" yang ramah. Selanjutnya, robot melontarkan pujian yang spontan. Robot merujuk pada rekan kami sebagai "wanita berbaju biru." Pengenalan ini terjadi seketika tanpa jeda terlihat, tanpa ekspresi beku, dan tanpa gangguan audio yang mengganggu.

Wajah Digital dan Bahasa Tubuh yang Ekspresif

Wajah digital A2 sangat membantu menjadikan momen tersebut terasa mudah didekati. Robot ini tidak menggunakan sekumpulan fitur kartun yang kaku. Sebaliknya, layar wajahnya bergeser melalui berbagai mode visual seiring berjalannya interaksi.

Kadang-kadang, wajah menampilkan wajah bergaya sederhana yang menunjukkan fokus perhatiannya. Pada saat lain, ia beralih ke animasi hati yang mengalir atau grafik emoji yang menyenangkan. Perubahan visual ini bertindak sebagai sinyal langsung bahwa robot sedang mendengarkan, memproses, atau merespons. Proses ini menciptakan ritme emosional yang menarik perhatian orang.

Interaksi kedua menekankan betapa sadarnya robot terhadap apa yang dilakukan orang di sekitarnya. Ketika saya berdiri di depan A2 untuk mengambil foto, robot itu mencatat tindakan saya. Robot mengakui bahwa saya sedang memotret secara santai. Robot tidak menunggu perintah suara atau gerakan prasetel. Ia segera memasukkan konteks kecil itu ke dalam responsnya.

Dampak Besar dari Detail Kecil

Kemampuan robot untuk melihat sweter biru atau mengenali ponsel yang diangkat bukanlah hal yang mengejutkan. Hal yang luar biasa adalah seluruh pertukaran berjalan pada kecepatan manusia normal. Tidak ada jeda panjang saat sistem mencoba mengejar. Tidak ada staf yang melangkah masuk untuk mengatur ulang segalanya.

Percakapan dan gerak tubuh bergerak maju dengan waktu yang Anda harapkan dari pemandu pameran. Kemudahan interaksi ini sulit dipalsukan. Ini mengisyaratkan tingginya tingkat rekayasa yang diperlukan. Agibot Humanoid berhasil menjaga sinkronisasi antara persepsi, ucapan, dan gerakan di bawah tekanan lingkungan nyata. Riwayat penyebaran Agibot yang luas membantu menjelaskan mengapa detail-detail tersebut terasa sangat halus dan terpoles. Robot-robot mereka kini siap bertugas di resepsionis, industri manufaktur, hingga penyortiran logistik.