Jangan Tertipu Harga Murah: Review Tribit QuietPlus 81
- TechRadar
- Baterai ultra-tahan lama (hingga 110 jam) adalah keunggulan utama.
- Kualitas audio dasar dinilai kurang detail dan dinamis, membutuhkan EQ kustom.
- Fitur Noise Cancelling (ANC) berfungsi, tetapi jauh dari efektif meredam bising lingkungan.
Headphone Tribit QuietPlus 81 hadir sebagai opsi yang sangat menggiurkan bagi para pencari audio nirkabel dengan anggaran terbatas. Dijual hanya sekitar $49.99, headphone ini menjanjikan fitur-fitur premium seperti Active Noise Cancelling (ANC), desain lipat ringkas, dan daya tahan baterai yang revolusioner. Namun, apakah fitur-fitur murah ini benar-benar memberikan nilai optimal?
Sayangnya, meskipun memiliki spesifikasi yang mengesankan di atas kertas, evaluasi mendalam menunjukkan bahwa potensi [KEYWORD UTAMA] ini terhambat oleh kekurangan signifikan dalam kualitas audio inti dan kinerja ANC. Pengguna mungkin perlu berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk membeli perangkat dengan daya tahan baterai luar biasa ini.
Baterai Moncer 110 Jam: Keunggulan Tak Tertandingi
Aspek yang paling mencengangkan dari Tribit QuietPlus 81 adalah durasi daya pakainya. Headphone ini memang dirancang untuk penggunaan jangka panjang tanpa henti.
Pengguna mendapatkan total 70 jam mendengarkan musik saat fitur ANC diaktifkan. Bahkan, saat ANC dimatikan, daya tahannya melonjak tajam hingga mencapai 110 jam. Angka ini praktis menghilangkan kekhawatiran tentang pengisian daya rutin, menjadikannya ideal bagi mereka yang sering bepergian atau lupa mengisi daya perangkat.
Fleksibilitas Equalizer Kustom
Seperti headphone premium lainnya, perangkat ini juga menawarkan opsi pengaturan Equalizer (EQ) yang luas melalui aplikasi. Tersedia beberapa preset yang disesuaikan untuk genre atau situasi tertentu.
Selain itu, pengguna dapat mengatur suara mereka sendiri menggunakan equalizer 10-band yang disediakan. Fleksibilitas EQ ini sangat penting, mengingat kualitas suara standar headphone ini dinilai kurang memuaskan saat pertama kali dikeluarkan dari kotaknya.
Kualitas Suara: Menghilangkan Detil dan Dinamika
Tribit QuietPlus 81 tergolong sangat murah; ekspektasi sonic memang tidak tinggi. Namun, perangkat ini masih kurang bersaing dibandingkan opsi budget lainnya di pasaran.
Secara esensial, headphone ini kekurangan kejernihan (clarity), dinamika, dan detail yang diharapkan dari perangkat audio yang layak. Instrumentasi pada rentang treble cenderung tersembunyi, membuat suara terasa datar.
Saat diuji dengan lagu berbasis synth seperti "Black Eye" dari Allie X, intro beat synth gagal menyajikan ketajaman yang seharusnya berdampak kuat. Bass yang dihasilkan terdengar dalam, tetapi juga "menggembung" (bloated). Kondisi ini menyebabkan karakter energik lagu tersebut hilang.
Performa Low-End yang Lamban
Pengujian lebih lanjut pada lagu yang mengandalkan kemampuan bass, seperti "12 O.C Riddim" oleh M-High, memberikan hasil yang campur aduk. Perkusi bernada tinggi terasa kurang bertenaga.
Meskipun [KEYWORD UTAMA] ini mampu menjangkau frekuensi bass terendah, bass yang disajikan terasa lamban dan kurang bersih. Hal ini membuat pengalaman mendengarkan menjadi kurang imersif. Untuk mendapatkan suara yang memadai, pengguna harus menggunakan EQ kustom dan mendengarkan pada volume sedang.
Uji Fitur ANC Tribit QuietPlus 81 di Lingkungan Nyata
Aspek krusial berikutnya adalah kemampuan Noise Cancelling (ANC). QuietPlus 81 menyediakan mode normal, mode transparansi, dan mode peredam bising aktif.
Pengujian menunjukkan bahwa kinerja ANC berada pada tingkat yang diharapkan, yaitu biasa saja. Saat digunakan di lingkungan kantor, pengguna masih mendengar percakapan dan suara ketikan keyboard, meskipun volume diatur hingga 70%. Saat berjalan kaki di jalan, kebisingan lalu lintas dan suara orang yang lewat tetap terdengar cukup jelas.
Memang, fitur ANC ini cukup baik meredam sebagian suara latar. Namun, perangkat ini jauh dari kata impresif jika dibandingkan dengan standar ANC yang lebih kompetitif.
Kontrol Fisik dan Transparansi yang Kurang Responsif
Headphone ini menawarkan fitur menarik berupa aktivasi mode transparansi instan. Pengguna cukup menahan earcup kanan untuk mendengarkan lingkungan sekitar, mirip dengan fitur pada Sony WH-1000XM6.
Meskipun fungsional, fitur ini tidak langsung aktif, berbeda dengan kecepatan respons pada model premium. Selain itu, kontrol fisik QuietPlus 81 dinilai buruk. Tombol-tombol yang warnanya hitam di atas latar hitam sulit dibaca, dan pengaturan volume terikat pada satu tombol kecil yang sangat tidak praktis.
Analisis Akhir: Apakah Tribit QuietPlus 81 Layak Dibeli?
[KEYWORD UTAMA] memang menawarkan spesifikasi daya tahan baterai yang menakjubkan dan harga yang sangat ramah di kantong. Kombinasi 110 jam pemakaian dan ANC pada harga kurang dari Rp800 ribu jelas menarik.
Namun, faktor terpenting dari headphone, yaitu kualitas suara dan efektivitas ANC, terbukti jauh dari standar yang optimal. Keterbatasan pada kualitas audio dan sistem kontrol yang tidak praktis mengurangi daya tarik secara keseluruhan. Pengguna yang memprioritaskan audio fidelity dan peredaman bising yang kuat sebaiknya mencari opsi lain, meskipun harus membayar sedikit lebih mahal. Headphone ini hanya direkomendasikan jika daya tahan baterai menjadi satu-satunya pertimbangan utama Anda.