Desain Hi-Fi NAK Studio Ubah Audio Jadi Aksen Estetika Ruangan
- Istimewa
- NAK Studio merancang set Hi-Fi lengkap yang memperlakukan audio sebagai furnitur modular, bukan sekadar alat teknis.
- Komponen utama, termasuk amplifier dan turntable, dirancang agar dapat ditumpuk secara visual menjadi menara yang rapi.
- Antoine Brieux memprioritaskan kontrol sentuh yang memuaskan melalui silinder bergaris, menggantikan tombol kecil yang rumit.
- Speaker kompak menggunakan palet warna Pantone yang fleksibel, memungkinkannya berfungsi sebagai aksen dekorasi ruangan.
Selama ini, mayoritas peralatan Hi-Fi masih hadir dalam bentuk kotak hitam anonim. Para penggemar musik sering kali terpaksa menyembunyikan amplifier dan speaker mereka di dalam kabinet. Mereka melakukannya karena perangkat keras tersebut jarang serasi dengan estetika ruangan, meskipun kualitas suaranya luar biasa. Asumsi umum menunjukkan bahwa peralatan audio hanya ditoleransi karena kinerjanya, namun tidak pernah dirayakan karena kehadirannya. Antoine Brieux dari NAK Studio kini menantang standar tersebut. Brieux merancang sebuah set lengkap Hi-Fi yang benar-benar ingin ia pajang di rumahnya sendiri. Visi Desain Hi-Fi NAK Studio ini lahir dari pemikiran bahwa amplifier terintegrasi, speaker, dan turntable harus menjadi satu keluarga sejak awal proses desain.
Revolusi Estetika: Mengapa Hi-Fi Perlu Dipamerkan
Brieux memperlakukan warna, proporsi, dan taktil (rasa sentuhan) sama seriusnya dengan jalur sinyal suara. Tujuannya jelas: sistem audio ini harus layak mendapat tempat terbuka, bukan tersembunyi di balik pintu atau di bawah furnitur. Konsep NAK Studio bukanlah tentang mengejar spesifikasi teknis semata. Konsep ini justru fokus pada imajinasi sebuah sistem Hi-Fi yang benar-benar mendapatkan tempatnya di ruang tamu.
Fungsionalitas Silinder: Inovasi Kontrol Amplifier
Amplifier terintegrasi dalam Desain Hi-Fi NAK Studio terlihat seperti balok padat yang rendah. Sebuah silinder bergaris disambungkan pada salah satu sudut balok tersebut. Silinder ini secara cerdik mengubah kenop volume konvensional menjadi kolom kontrol penuh. Kolom silinder tersebut menawarkan penyesuaian yang memuaskan untuk volume, input, dan nada. Ini memberikan tangan pengguna tempat yang jelas untuk mendarat, menghindari pencarian tombol sentuh kecil di panel depan yang berantakan.
Di samping silinder, terdapat layar monokrom tinggi yang menampilkan info trek, skala dB besar, dan meter batang ganda yang menari mengikuti irama musik. Daftar input yang tersedia mencakup phono dan TV hingga Bluetooth dan USB. Selain itu, sebuah penggeser nada dari hangat ke dingin terletak di bawah layar. Seluruh bagian depan amplifier terasa seperti dasbor yang tenang dan mudah dibaca, bukan antarmuka teknis yang menuntut perhatian konstan.
Fleksibilitas Warna dan Desain Modular
Komponen speaker kompak hadir dalam bentuk persegi panjang membulat. Setiap speaker dilengkapi dengan satu driver dan tweeter. NAK Studio menyelesaikannya dengan warna-warna Pantone yang dapat dicampur dan disesuaikan. Pengguna dapat memperlakukan speaker ini sebagai aksen warna dalam sebuah ruangan. Mereka bisa memasangkan warna biru kehijauan dengan oranye, atau mencocokkan sepasang speaker dengan rak atau dinding. Dengan demikian, speaker menjadi bagian dari palet ruang, bukan sesuatu yang perlu Anda sembunyikan saat tamu berkunjung.
Penyatuan Turntable Modular
Turntable yang serasi duduk di alas yang sama dengan amplifier. Turntable ini menonjolkan pilar suspensi terbuka dan lengan lurus yang menggemakan tema silinder pada amplifier. Ketiga komponen tersebut dapat ditumpuk secara visual menjadi menara yang rapi. Susunan ini membuat seluruh penataan mendengarkan terasa disengaja. Sistem ini hampir terasa seperti furnitur modular untuk rekaman dan streaming. Desain kohesif ini cukup kuat untuk menjadi jangkar estetika di atas bufet atau meja kerja.
Analisis Visi Masa Depan Peralatan Audio
Sistem audio yang diusung oleh Antoine Brieux mengajak sentuhan dan warna yang bermain dengan ruangan. Tumpukan komponen ini terlihat sama terpertimbangkannya seperti musik yang mereka putar. Visi ini menunjukkan bagaimana peralatan audio seharusnya berkembang sejak lama. Desain Hi-Fi NAK Studio berhasil mengangkat peralatan audio dari status alat fungsional menjadi sebuah elemen desain interior yang dihargai. Sistem ini membuktikan bahwa kualitas suara premium dapat beriringan dengan estetika visual yang mendalam. Hasilnya, pengguna tidak perlu lagi berkompromi antara performa audio terbaik dengan keindahan tata ruang mereka.