Mate X7: Revolusi Ponsel Lipat Paling Tipis dan Nyaman

Mate X7: Revolusi Ponsel Lipat Paling Tipis dan Nyaman
Sumber :
  • Istimewa

Infinix Note Edge Meluncur: HP Tipis 7.2mm dengan Dimensity 7100
  • Desain super tipis (di bawah 10mm saat dilipat) menghilangkan kesan tebal.
  • Kualitas layar ganda LTPO OLED 2.4K memberikan tampilan konsisten saat dibuka atau dilipat.
  • Sistem kamera mengedepankan realisme dan hasil harian yang andal.
  • Ergonomi matang membuat Huawei Mate X7 terasa seperti ponsel standar, bukan gawai lipat eksperimental.

Realme P4 Power Ditemukan di Geekbench: Baterai 10.000 mAh & Dimensity 7400

Setelah bertahun-tahun didominasi eksperimen, kategori ponsel lipat kini mencapai kematangan. Huawei Mate X7 tiba bukan sebagai konsep yang menuntut perhatian, tetapi sebagai perangkat yang sunyi dan terintegrasi. Ini adalah ponsel lipat yang akhirnya menghilang ke dalam rutinitas harian alih-alih selalu meminta akomodasi dari pengguna. Perangkat ini menunjukkan resolusi desain, bukan sekadar ambisi. Proporsinya terasa dipertimbangkan secara matang.

Huawei berhasil merekayasa ulang engsel. Engselnya terasa begitu mulus, hampir tidak terlihat, layaknya hasil kerja teknik terbaik. Apa yang membuat Huawei Mate X7 menonjol adalah bagaimana bentuknya diselesaikan secara sengaja, bukan seberapa banyak yang dapat dilakukannya. Sejak hari pertama, Mate X7 beradaptasi secara mulus ke rutinitas. Ini adalah ponsel flagship yang hanya membuka saat Anda membutuhkan lebih banyak ruang kerja.

Revolusi Konektivitas Satelit 2026: Ponsel Pintar Semakin Aman

Mengapa Mate X7 Menjadi Ponsel Lipat Tipis Terbaik di Kelasnya

Aspek yang paling menentukan dari Huawei Mate X7 adalah desain dan ergonominya. Saat dilipat, perangkat ini terasa sangat biasa—namun dalam konotasi terbaik. Ketebalan totalnya berada di bawah sepuluh milimeter. Karena itu, Mate X7 dapat dimasukkan ke dalam saku tanpa resistensi yang sering dialami ponsel lipat bergaya buku lainnya.

Ketika Anda membukanya, ketebalan perangkat hanya sekitar 4,5 milimeter. Kedua layarnya menggunakan panel LTPO OLED resolusi 2.4K. Layar ini menawarkan kecepatan refresh adaptif antara 1 hingga 120 Hz. Layar luar mencapai puncak kecerahan 3.000 nits, sementara layar dalam mencapai 2.500 nits. Tepian yang melengkung melembutkan kontak di tangan. Pengguna tidak perlu menyesuaikan genggaman untuk mengimbangi engsel atau modul kamera.

Desain Ergonomis yang Menyatu dengan Rutinitas

Panel belakang yang menggunakan kulit vegan berwarna hitam adalah kunci kenyamanan. Material ini terasa lebih lembut daripada kaca dan lebih hangat daripada logam. Selain itu, permukaan kulit vegan jauh lebih tidak licin saat digunakan dengan satu tangan. Sidik jari juga tidak menempel seperti pada permukaan glossy. Seiring waktu, kulit tersebut akan mengembangkan patina halus. Ini membingkai penuaan sebagai karakter, bukan kerusakan.

Halaman Selanjutnya
img_title