Instax Mini Evo Cinema: Inovasi Cetak Foto dengan Video QR Code

Instax Mini Evo Cinema: Inovasi Cetak Foto dengan Video QR Code
Sumber :
  • Istimewa

Lenovo Idea Tab Mulai Terima Android 16: Peningkatan Produktivitas Besar
  • Menggabungkan cetak fisik instax dengan memori bergerak (video 15 detik) melalui QR Code yang terintegrasi di cetakan foto.
  • Dilengkapi fitur canggih Eras Dial, memungkinkan pengguna memberi efek film retro dari dekade 1960-an hingga 2010-an.
  • Mengadopsi desain vertikal yang taktil menyerupai kamera film 8mm, meningkatkan pengalaman pengguna.

Honor Watch GS 5: Smartwatch Rp1,5 Juta, Bisa Deteksi Henti Jantung

Instax Mini Evo Cinema menjadi jawaban atas persimpangan antara memori fisik dan digital. Selama ini, kamera instan berfokus pada hasil cetak yang bisa dipegang, sementara video hanya hidup di layar digital. Fujifilm secara resmi meluncurkan Instax Mini Evo Cinema untuk menyatukan dua konsep tersebut dalam satu perangkat genggam. Kamera instan hybrid ini memungkinkan pengguna mencetak foto fisik yang di dalamnya tersembunyi klip video pendek 15 detik. Ini merupakan evolusi penting dalam lini Instax.

Memori Bergerak: Cara Kerja Instax Mini Evo Cinema

Daftar Spesifikasi OPPO A6t Series: Baterai Monster dan Rilis 30 Januari

Kamera Instax Mini Evo Cinema secara cerdas mengaburkan batas antara suvenir fisik dan portal memori digital. Bagaimana mekanisme ini bekerja?

Pengguna mengambil klip video berdurasi maksimal 15 detik. Setelah selesai merekam, Anda dapat meninjau klip tersebut di layar LCD belakang. Kemudian, pengguna memilih satu bingkai favorit dari klip itu untuk dicetak. Instax mini pun keluar dari kamera. Kartu kecil itu sekarang berfungsi ganda. Ia bukan hanya foto statis, namun juga pintu gerbang kembali ke memori bergerak melalui pemindaian QR code.

Desain Taktil yang Mendukung Pengalaman Sinematik

Fujifilm merancang kamera ini agar terasa lebih seperti kamera film kecil daripada sekadar kamera saku digital. Grip vertikalnya jelas meniru kamera 8mm FUJICA Single-8 Fujifilm. Desain ini memberikan pengalaman memegang yang lebih mantap saat merekam.

Instax secara konsisten memprioritaskan pengalaman taktil. Pencetakan foto bertransformasi menjadi ritual kecil yang memuaskan. Pengguna menarik Tuas Cetak (Print Lever) yang dibuat menyerupai gerakan memutar film. Selain itu, Anda bisa membingkai bidikan menggunakan LCD belakang atau memasang jendela bidik tambahan untuk pengalaman yang lebih imersif.

Eras Dial: Mengabadikan Momen dalam Nuansa Vintage

Fitur utama yang membedakan Instax Mini Evo Cinema adalah Eras Dial. Kontrol putar baru ini berfungsi mendandani rekaman pengguna dengan tampilan yang terinspirasi dari berbagai dekade ikonik. Ini memberikan kebebasan kreatif yang luas.

Halaman Selanjutnya
img_title