FUJIFILM instax mini Evo Cinema Hadir, Kamera Instan Bisa Rekam Video Retro
- fujifilm
FUJIFILM kembali membuat gebrakan di pasar kamera instan. Kali ini, perusahaan asal Jepang tersebut resmi meluncurkan instax mini Evo Cinema di India. Kamera ini hadir sebagai pengembangan dari seri instax Evo yang sebelumnya fokus pada fotografi instan, namun kini membawa fitur perekaman video dengan sentuhan efek visual khas berbagai era.
Berbeda dari kamera instan konvensional, instax mini Evo Cinema mengusung konsep hibrida. Artinya, pengguna bisa memotret sekaligus merekam video, lalu mencetak hasilnya secara instan. Inovasi ini membuat kamera tersebut tidak hanya menarik bagi penggemar fotografi analog, tetapi juga kreator konten yang ingin tampil beda.
Secara desain, instax mini Evo Cinema tetap mempertahankan ciri khas instax dengan sentuhan modern. Di bagian belakang, terdapat layar LCD berukuran 1,54 inci yang memungkinkan pengguna melihat pratinjau foto sebelum dicetak. Dengan begitu, pengguna bisa lebih selektif dan tidak menghabiskan film secara sia-sia.
Untuk kemampuan fotografi, kamera ini dibekali sensor CMOS 1/5 inci beresolusi 5 megapiksel. Resolusi foto yang dihasilkan mencapai 1920 x 2560 piksel, cukup tajam untuk ukuran cetakan instax mini. Selain itu, kamera ini mendukung ISO otomatis dari 100 hingga 1600, sehingga tetap fleksibel digunakan dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Tak hanya foto, instax mini Evo Cinema juga mampu merekam video. Pengguna bisa memilih mode standar dengan resolusi 600 x 800 atau mode kualitas tinggi 2020 dengan resolusi 1080 x 1440 pada 24 frame per detik. Semua video direkam dalam format MP4, sehingga mudah diputar dan dibagikan ke berbagai perangkat.
Menariknya, kamera ini menggunakan sistem eksposur Program AE dengan kompensasi hingga ±2 EV. Kecepatan rana tersedia dari 1/4 hingga 1/8000 detik, sementara aperture F2.0 membuat kamera ini cukup andal untuk pemotretan dalam kondisi cahaya rendah. Fokus otomatis tunggal dengan pengenalan wajah juga membantu menghasilkan gambar yang lebih akurat, bahkan dari jarak dekat hingga tak terbatas.
Salah satu fitur paling unik adalah video-to-print. Melalui fitur ini, video yang direkam bisa diubah menjadi kode QR yang tercetak bersamaan dengan foto instan. Nantinya, kode QR tersebut dapat dipindai menggunakan smartphone untuk memutar ulang video dalam bingkai bergaya instax atau mengunduhnya untuk dibagikan ke media sosial.