Apple AirPods Max H2 Rilis: Chip Baru, Fitur Makin Canggih!
- Istimewa
- Apple resmi menyematkan chip H2 pada AirPods Max untuk meningkatkan performa audio secara signifikan.
- Fitur baru mencakup Adaptive Audio, Conversation Awareness, dan peredam bising (ANC) 1.5x lebih efektif.
- Desain fisik tetap identik dengan versi 2020, namun kini mendukung audio lossless melalui kabel USB-C.
Apple akhirnya memberikan "transplantasi otak" pada AirPods Max H2 setelah lima tahun menggunakan silikon H1 yang mulai tertinggal. Langkah ini menjadi momen penting karena versi sebelumnya telah tertinggal satu generasi sejak AirPods Pro 2 meluncur pada 2022. Kehadiran chip H2 menjadi nyawa baru bagi headphone flagship ini, meskipun Apple tetap mempertahankan desain ikonik dari tahun 2020.
Raksasa teknologi asal Cupertino ini memutuskan untuk tidak mengubah tampilan fisik sama sekali. Anda masih akan menemukan bingkai aluminium, headband stainless steel, serta bantalan telinga mesh yang sama. Bobotnya pun tetap berada di angka 385 gram dengan harga rilis yang konsisten pada angka $549.
Fitur Unggulan Chip H2 di AirPods Max H2
Peningkatan paling terasa muncul dari sisi kecerdasan buatan dan pemrosesan audio. Apple mengklaim fitur Active Noise Cancellation (ANC) kini bekerja 1.5 kali lebih efektif dibandingkan generasi pertama. Chip H2 juga memungkinkan fitur Adaptive Audio masuk ke lini over-ear untuk pertama kalinya.
Fitur ini secara dinamis mencampur mode ANC dan Transparency berdasarkan kondisi lingkungan pengguna. Sebagai contoh, sistem akan mengecilkan suara musik saat mendeteksi percakapan di sekitar melalui fitur Conversation Awareness. Selain itu, fitur Voice Isolation dan Live Translation kini hadir secara penuh untuk mendukung produktivitas pengguna.
Audio Lossless Melalui Koneksi USB-C
Perubahan krusial lainnya terletak pada sektor konektivitas yang kini beralih ke port USB-C. Melalui kabel ini, AirPods Max H2 akhirnya mampu memutar audio lossless pada kualitas 24-bit, 48 kHz. Hal ini merupakan kemajuan besar bagi para audiophile yang sebelumnya tidak bisa menikmati kualitas tersebut secara kabel maupun nirkabel.
Namun, transmisi audio secara nirkabel masih terbatas pada codec AAC. Meskipun demikian, transisi ke USB-C memberikan kemudahan pengisian daya yang seragam dengan perangkat Apple lainnya. Kini, pengguna tidak perlu lagi membawa kabel Lightning khusus hanya untuk headphone mereka.