Pantau Tidur Tanpa Jam Tangan? Sleepal Ubah Lampu Jadi Radar AI
- Istimewa
- Teknologi radar millimeter-wave 60 GHz mampu mendeteksi gerakan mikro pernapasan hingga presisi 0,1 mm.
- Solusi pelacakan contactless menghilangkan ketidaknyamanan fisik akibat penggunaan jam tangan atau cincin saat tidur.
- Basis data klinis hasil kolaborasi rumah sakit menjamin akurasi data yang setara dengan pemantauan medis profesional.
Sekitar satu dari tiga orang di dunia mengalami gangguan tidur, namun perangkat pelacak tradisional seringkali justru mengganggu kenyamanan. Sleepal menghadirkan solusi revolusioner sebagai alat pantau tidur tanpa wearable yang terintegrasi langsung ke dalam lampu meja Anda.
Perangkat ini menjawab ironi besar dalam industri kesehatan personal. Menggunakan jam tangan atau cincin pintar saat tidur seringkali menciptakan lapisan kesadaran fisik yang justru mempersulit proses istirahat.
Revolusi Alat Pantau Tidur Tanpa Wearable dengan Sensor Radar
Sleepal bekerja dengan cara yang sepenuhnya berbeda dari perangkat konvensional. Desainer Ningning Li, Haorong Liu, dan Jiantao Sha memilih bentuk lampu meja karena benda ini sudah menjadi bagian dari ritual tidur manusia.
Teknologi di baliknya melibatkan radar millimeter-wave 60 GHz yang sangat sensitif. Sensor ini menangkap getaran mikro pada dada akibat napas dan detak jantung tanpa menyentuh tubuh sama sekali.
Pengguna tidak perlu lagi mengisi daya perangkat tambahan atau mengubah kebiasaan malam mereka. Cukup letakkan lampu ini di samping tempat tidur, dan sistem secara otomatis mulai bekerja memantau kualitas istirahat Anda.
Akurasi Medis Berbasis Big Data dan Kecerdasan Buatan
Kekuatan utama Sleepal terletak pada otak digitalnya yang sangat canggih. Alat pantau tidur tanpa wearable ini menjalankan model AI yang dibangun dari nol dengan hampir 100 juta parameter data.
Tim pengembang berkolaborasi dengan berbagai rumah sakit untuk menciptakan basis data tidur berbasis radar terbesar di dunia. Mereka mengumpulkan lebih dari 2.000 dataset yang divalidasi langsung melalui pengujian polysomnography klinis.
Hasilnya, tingkat akurasi Sleepal melampaui mayoritas perangkat wearable arus utama saat ini. AI ini mampu memetakan tahapan tidur mulai dari fase ringan hingga REM dengan ketepatan yang luar biasa.