Topping DX9 Discrete: Revolusi DAC Hi-Fi dengan Rasa Analog
- TechRadar
- Topping DX9 Discrete menggunakan arsitektur PSRM unik yang menggabungkan kelebihan sistem R2R dan chip terintegrasi.
- Perangkat ini mendukung decoding hingga 32-bit 768kHz PCM dan DSD512 melalui jalur 1-bit frekuensi tinggi.
- Dibanderol seharga £1.299, produk ini menawarkan konektivitas lengkap termasuk Bluetooth 5.1 dengan dukungan LDAC.
Industri audio high-end baru saja menyambut kehadiran Topping DX9 Discrete sebagai solusi mutakhir bagi para audiophile. Topping Audio merancang perangkat DAC dan headphone amp ini untuk mendobrak batasan kualitas suara digital. Melalui pendekatan desain yang berani, Topping DX9 Discrete menjanjikan performa luar biasa dengan harga yang tetap kompetitif di kelasnya.
Keunggulan Arsitektur PSRM pada Topping DX9 Discrete
Topping DX9 Discrete memperkenalkan sistem PSRM (Proprietary Sigma-Delta Resistor Mesh) yang sangat inovatif. Teknologi ini menggunakan komponen diskrit layaknya DAC R2R tradisional untuk menciptakan karakter suara yang hangat. Namun, sistem ini tetap menjalankan pemrosesan Delta-Sigma seperti chip terintegrasi modern untuk menjaga akurasi data.
Perpaduan ini memungkinkan Topping DX9 Discrete menghasilkan suara yang terasa "analog" namun memiliki tingkat distorsi yang sangat rendah. Sistem bekerja melalui jalur 1-bit pada frekuensi megahertz yang sangat tinggi. Proses ini secara efektif mengubah semua file Hi-Res Audio Anda menjadi format yang setara dengan DSD secara instan.
Selain kualitas suara, Topping juga menyertakan dukungan 10-band PEQ untuk kustomisasi audio yang presisi. Pengguna dapat mengatur profil suara sesuai dengan karakteristik headphone yang mereka gunakan. Desain sasis yang memiliki bagian transparan tetap dipertahankan guna memberikan kesan estetika yang futuristik dan premium.
Fitur Premium dan Konektivitas Tanpa Batas
Dari sisi fungsionalitas, Topping DX9 Discrete menyediakan berbagai pilihan input dan output yang sangat lengkap. Anda akan menemukan port USB, optik, koaksial, hingga HDMI untuk integrasi sistem yang lebih luas. Perangkat ini mampu menangani decoding PCM hingga 32-bit/768kHz dan DSD512 tanpa kendala sedikit pun.
Bagi penggemar nirkabel, Topping DX9 Discrete sudah mendukung Bluetooth 5.1 dengan protokol tingkat tinggi seperti LDAC dan aptX. Headphone amplifier enam saluran di dalamnya juga memiliki tenaga yang cukup besar. Unit ini sanggup menggerakkan headphone yang paling sulit sekalipun dengan kontrol yang tetap terjaga.
Dampak Besar bagi Pasar Audiophile
Kehadiran unit ini memberikan pilihan baru bagi konsumen yang sering bingung memilih antara karakter R2R atau chip terintegrasi. Topping DX9 Discrete berhasil menjembatani kedua dunia tersebut dengan efisien dan cerdas. Inovasi PSRM ini berpotensi menjadi standar baru dalam pengembangan perangkat audio digital masa depan.
Harga £1.299 atau sekitar Rp26 jutaan mungkin terlihat tinggi bagi orang awam. Namun, bagi komunitas audio profesional, spesifikasi yang ditawarkan Topping DX9 Discrete adalah sebuah kesepakatan yang menguntungkan. Teknologi pemrosesan 1-bit ini memastikan setiap detail musik terdengar lebih hidup, jernih, dan natural di telinga pendengar.