Robot Luar Angkasa Helios Diluncurkan dengan 4 Lengan
- Orbit Robotics
- Orbit Robotics memperkenalkan robot luar angkasa Helios yang memiliki empat lengan unik.
- Desain tanpa kaki ini sangat optimal untuk bergerak lincah dalam kondisi mikrogravitasi.
- Helios membantu astronot menghemat biaya operasional tinggi dengan mengambil alih tugas rutin.
Perusahaan teknologi Orbit Robotics resmi meluncurkan robot luar angkasa Helios untuk membantu tugas berat astronot di stasiun antariksa. Robot unik dengan empat lengan ini dirancang khusus guna menggantikan peran manusia dalam melakukan pekerjaan berulang yang menyita waktu.
Mengapa Robot Luar Angkasa Helios Memiliki Empat Lengan?
Dalam kondisi mikrogravitasi, robot tidak memerlukan kaki untuk berjalan. Oleh karena itu, pihak pengembang merancang empat lengan multifungsi pada tubuh Helios.
Dua lengan berfungsi untuk mencengkeram dinding stasiun agar posisi robot tetap stabil. Sementara itu, dua lengan lainnya bekerja memindahkan kargo atau peralatan dengan cepat.
Teknologi Tendon dan Sendi Siku Rol
Helios menggunakan kabel dan kumparan, bukan motor besar pada setiap sendi lengan. Sistem penggerak tendon ini membuat bobot lengan menjadi jauh lebih ringan.
Selain itu, sendi siku kontak bergulir memastikan gerakan robot sangat halus. Hal ini sangat penting untuk mencegah guncangan berbahaya di ruang hampa udara.
Dampak Efisiensi Biaya di Masa Depan
Pekerjaan pemeliharaan rutin di stasiun luar angkasa menyita hingga 35 persen waktu para astronot. Bahkan, satu siklus bongkar muat kargo saja bisa memakan waktu hampir 50 jam.
Padahal, biaya waktu kerja astronot sangat mahal, mencapai sekitar 140.000 dolar AS per jam. Kehadiran robot luar angkasa Helios menjadi solusi cerdas untuk memangkas biaya operasional tinggi tersebut.