Xiaomi Rilis Mesin Cuci Pintar 13Kg dengan Teknologi Elektrolitik dan HyperOS
- xiaomi
Xiaomi kembali memperluas lini perangkat rumah pintarnya dengan menghadirkan mesin cuci sekaligus pengering terbaru di pasar Tiongkok. Produk anyar ini hadir dengan nama cukup panjang, yaitu Mijia Washing Machine Pro Extreme Edition Super Electrolytic Smart Dosing Washer Dryer 13kg. Meski namanya terdengar rumit, perangkat ini membawa berbagai fitur modern yang dirancang untuk mempermudah aktivitas mencuci sehari-hari.
Mesin cuci terbaru Xiaomi tersebut sudah tersedia untuk pre-order melalui platform Xiaomi Youpin dengan harga 4.199 yuan atau sekitar Rp9 jutaan. Kehadiran produk ini sekaligus mempertegas fokus Xiaomi dalam mengembangkan ekosistem rumah pintar berbasis HyperOS.
Kapasitas Besar untuk Kebutuhan Rumah Tangga Modern
Salah satu daya tarik utama mesin cuci ini ada pada kapasitasnya yang sangat besar. Xiaomi membekali perangkat ini dengan kapasitas pencucian hingga 13 kilogram dan kapasitas pengeringan 9 kilogram. Dengan ukuran tersebut, mesin ini dinilai cocok untuk keluarga besar atau pengguna yang rutin mencuci dalam jumlah banyak.
Menurut Xiaomi, kapasitas tersebut mampu menangani berbagai jenis cucian berukuran besar. Mulai dari gorden tebal, beberapa set seprai sekaligus, hingga sekitar 65 kaos dalam satu kali proses pencucian.
Kapasitas besar ini tentu memberi keuntungan bagi pengguna karena aktivitas mencuci menjadi lebih efisien. Selain menghemat waktu, pengguna juga bisa mengurangi frekuensi mencuci setiap hari.
Teknologi Elektrolitik Jadi Fitur Andalan
Tidak hanya mengandalkan deterjen dan air panas, Xiaomi juga menyematkan teknologi pembersihan elektrolitik pada mesin cuci ini. Teknologi tersebut bekerja dengan menghasilkan molekul oksigen aktif untuk membantu mengangkat noda membandel dari pakaian.
Xiaomi mengklaim sistem ini efektif membersihkan noda seperti saus, darah, hingga kotoran yang sulit dihilangkan. Menariknya lagi, proses pembersihan tersebut disebut tidak meninggalkan residu kimia pada kain.
Selain membantu menghilangkan noda, teknologi ini juga diklaim mampu menjaga warna pakaian agar tidak mudah luntur saat mencuci pakaian berwarna campur. Pakaian putih pun disebut bisa terlihat lebih cerah setelah dicuci menggunakan mode ini.
Keunggulan tersebut membuat mesin cuci ini tidak hanya fokus pada kebersihan, tetapi juga menjaga kualitas pakaian agar tetap awet dalam jangka panjang.
Performa Pencucian Lebih Optimal
Dalam hal performa, Xiaomi menyebut mesin cuci ini memiliki rasio pencucian 1,3. Angka tersebut lebih tinggi dibanding standar dasar yang umumnya berada di kisaran 1,03.
Artinya, kemampuan membersihkan pakaian menjadi lebih maksimal. Mesin ini juga memadukan teknologi uap bersuhu tinggi dan air dingin hasil elektrolisis untuk membantu mengurangi bakteri, virus, serta tungau debu pada pakaian.
Fitur tersebut tentu menjadi nilai tambah, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil atau pengguna dengan kulit sensitif. Dengan sistem sterilisasi tambahan, pakaian menjadi lebih higienis setelah dicuci.
Dilengkapi Sistem Dosis Otomatis
Xiaomi turut menghadirkan fitur smart dosing atau pengisian deterjen otomatis pada perangkat ini. Pengguna hanya perlu mengisi wadah deterjen dan pelembut pakaian satu kali, kemudian mesin akan menentukan jumlah cairan yang digunakan secara otomatis di setiap siklus pencucian.
Sistem ini bekerja berdasarkan berat pakaian dan tingkat kekotoran cucian. Dengan begitu, penggunaan deterjen menjadi lebih hemat dan tidak berlebihan.
Menariknya lagi, kapasitas wadah deterjen pada mesin ini diklaim cukup untuk penggunaan normal selama sekitar satu bulan. Fitur ini jelas sangat praktis karena pengguna tidak perlu terus-menerus menambahkan deterjen setiap kali mencuci.
Hadir dengan 31 Mode Pencucian
Untuk menunjang kebutuhan pengguna yang beragam, Xiaomi menyediakan total 31 program pencucian berbeda. Beberapa mode khusus bahkan dirancang untuk jenis pakaian tertentu seperti wol, jaket bulu angsa, hingga pakaian yang dipenuhi bulu hewan peliharaan.
Selain itu, tersedia juga mode air wash atau pencucian udara. Fitur ini menggunakan uap untuk membantu menghilangkan bau tidak sedap dan kerutan tanpa perlu menjalankan siklus pencucian penuh menggunakan air.
Mode tersebut cocok digunakan untuk pakaian yang hanya perlu disegarkan kembali sebelum dipakai.
Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, Xiaomi juga menyediakan mode pencucian cepat. Melalui fitur ini, proses mencuci standar bisa selesai hanya dalam waktu sekitar 36 menit saja.
Terintegrasi dengan HyperOS dan Mi Home
Sebagai bagian dari ekosistem rumah pintar Xiaomi, mesin cuci ini sudah mendukung konektivitas HyperOS dan aplikasi Mi Home.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengontrol mesin cuci dari jarak jauh menggunakan smartphone. Pengguna bisa memulai proses pencucian, mengecek sisa waktu, hingga menjadwalkan pencucian sesuai kebutuhan.
Tidak hanya itu, perangkat ini juga mendukung perintah suara melalui speaker pintar yang kompatibel. Xiaomi bahkan menghadirkan dukungan pembaruan perangkat lunak over the air atau OTA agar fitur-fitur mesin dapat terus diperbarui di masa mendatang.
Integrasi pintar ini membuat pengalaman mencuci menjadi lebih modern dan praktis, terutama untuk pengguna yang sudah menggunakan berbagai perangkat smart home Xiaomi lainnya.
Xiaomi Semakin Agresif di Segmen Smart Home
Peluncuran mesin cuci pintar ini menjadi bagian dari strategi Xiaomi untuk memperkuat lini perangkat rumah tangga berbasis AI dan HyperOS.
Sebelumnya, Xiaomi juga memperkenalkan dispenser air panas instan dengan pembuat es terintegrasi yang mampu menghasilkan lebih dari 40 es batu sekaligus. Perangkat tersebut bahkan bisa menyajikan air panas hanya dalam waktu tiga detik.
Selain itu, perusahaan asal Tiongkok tersebut juga merilis pendingin ruangan split berbasis AI yang diklaim mampu mendinginkan ruangan hanya dalam 15 detik.
Dengan berbagai inovasi tersebut, Xiaomi tampaknya semakin serius membangun ekosistem rumah pintar yang saling terhubung dan mudah dikendalikan melalui satu platform.