ChatGPT atau Perplexity? Ini Perbandingan Lengkap Kelebihan dan Kekurangannya!
- ChatGPT
Gadget – Perkembangan kecerdasan buatan semakin pesat, dengan berbagai AI chatbot yang terus bermunculan. Di antara sekian banyak opsi, ChatGPT dan Perplexity AI menjadi dua pilihan utama yang sering dibandingkan.
Namun, apa sebenarnya perbedaan antara keduanya? Manakah yang lebih baik untuk berbagai keperluan, mulai dari pekerjaan, riset, hingga pencarian informasi?
Simak perbandingan lengkapnya di bawah ini!
1. Tujuan Penggunaan: Chatbot Serbaguna vs AI Pencari Fakta
Secara umum, ChatGPT dan Perplexity adalah chatbot berbasis Natural Language Processing (NLP) yang mampu memahami dan merespons teks secara cerdas. Namun, keduanya memiliki tujuan yang berbeda:
ChatGPT: AI Chatbot Serbaguna
- Dikembangkan oleh OpenAI sebagai asisten berbasis teks yang bisa menangani banyak tugas, dari menulis, coding, brainstorming, hingga percakapan santai.
- Cocok untuk penulisan kreatif, pemrograman, analisis data, dan pembuatan konten.
- Cenderung menghasilkan jawaban yang lebih general, namun fleksibel untuk berbagai kebutuhan.
Perplexity: AI Pencari Informasi Akurat
- Dirancang khusus untuk pencarian informasi dan referensi berbasis data.
- Menggunakan Large Language Models (LLM) yang dapat mengakses berbagai sumber informasi untuk memberikan jawaban yang lebih akurat.
Cocok untuk penelitian akademis, pemeriksaan fakta, dan analisis mendalam.
2. Fitur: Kemampuan Chatbot dalam Menjawab Kebutuhan Pengguna
Meskipun memiliki fitur yang serupa, ChatGPT dan Perplexity memiliki keunggulan masing-masing dalam penggunaannya. Berikut adalah perbedaannya:
ChatGPT: Kreatif dan Multiguna
- Menulis teks, artikel, dan skrip
- Membantu pemrograman & debugging
- Membantu brainstorming ide
- Mampu memahami gambar dan suara (GPT-4o)
- Kurang akurat dalam pencarian fakta
Perplexity: Akurat dan Berbasis Data
- Menghasilkan informasi yang lebih akurat & faktual
- Mampu mencari referensi dari berbagai sumber
- Menampilkan tautan sumber terpercaya
- Dilengkapi mode "Deep Research" untuk analisis mendalam
- Kurang fleksibel untuk tugas kreatif
3. Model AI: Teknologi yang Digunakan
Salah satu perbedaan mendasar antara ChatGPT dan Perplexity terletak pada model AI yang mereka gunakan.
ChatGPT: GPT-4o dari OpenAI
- Menggunakan model GPT-4o (versi berbayar) dan GPT-4o mini (versi gratis).
- Bisa memahami teks, gambar, dan suara dalam satu model.
- Cocok untuk tugas multimodal seperti analisis gambar dan teks.
Perplexity: Menggabungkan Berbagai Model AI
- Menggunakan beberapa model AI sekaligus: Claude 3 Sonnet, GPT-4 Turbo, dan Sonar 32k.
- Dapat mengombinasikan sumber informasi untuk memberikan jawaban yang lebih akurat.
- Lebih unggul dalam pencarian informasi berbasis referensi.
4. Mode Penggunaan: Pilihan yang Sesuai dengan Kebutuhan
Baik ChatGPT maupun Perplexity menawarkan berbagai mode penggunaan untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Mode ChatGPT
- Mode Pencarian → Untuk menjawab pertanyaan berbasis fakta.
- Mode Penalaran → Untuk analisis dan pemecahan masalah kompleks.
- Mode Penelitian Mendalam (GPT-4 Turbo & Pro) → Untuk penggunaan profesional dan akademik.
Mode Perplexity
- Mode Deep Research → Untuk pencarian informasi berbasis sumber terpercaya.
- Mode Analisis → Untuk memahami data dan topik secara lebih rinci.
- Mode Penalaran → Untuk membantu pengguna memahami perbedaan perspektif dalam suatu topik.
5. Harga Langganan: Sama-sama $20, Mana yang Lebih Worth It?
Kedua AI ini memiliki harga langganan yang sama, yaitu $20 per bulan (sekitar Rp 330 ribu). Namun, ada beberapa perbedaan dalam layanan berbayar mereka:
- ChatGPT Plus (GPT-4o) → Lebih cepat, lebih cerdas, dan bisa memahami teks, gambar, serta audio.
- Perplexity Pro → Menyediakan hasil pencarian yang lebih akurat, lengkap dengan referensi sumber.
Jika Anda membutuhkan AI untuk menulis, coding, atau brainstorming, maka ChatGPT lebih direkomendasikan.
Namun, jika Anda memerlukan AI untuk riset dan pencarian data akurat, maka Perplexity lebih unggul.
Kesimpulan: ChatGPT vs Perplexity, Mana yang Harus Dipilih?
Gunakan ChatGPT jika:
- Anda membutuhkan AI untuk menulis, berpikir kreatif, atau coding.
- Ingin asisten AI yang fleksibel untuk berbagai tugas.
- Membutuhkan chatbot yang bisa memahami gambar dan suara.
Gunakan Perplexity jika:
- Anda memerlukan AI yang bisa mencari informasi akurat dengan sumber terpercaya.
- Sedang melakukan penelitian akademik atau analisis data mendalam.
- Membutuhkan AI yang bisa menggabungkan berbagai referensi dalam satu jawaban.
Pada akhirnya, pilihan tergantung pada kebutuhan Anda. Jika ingin fleksibilitas, ChatGPT adalah pilihan terbaik. Namun, jika fokus pada akurasi data, maka Perplexity lebih direkomendasikan.
Jadi, AI mana yang akan Anda pilih? ChatGPT atau Perplexity? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar!
Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
---|---|
@gadgetvivacoid | |
Gadget VIVA.co.id | |
X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
Google News | Gadget |