5 Masalah Umum Saat Migrasi E-SIM dan Cara Mengatasinya: Tips & Solusi Terbaik
- XL
Cara mengatasinya cukup sederhana, Anda bisa mulai dengan mengecek kekuatan sinyal di area sekitar. Jika sinyal lemah, coba pindah lokasi atau tunggu hingga jaringan kembali normal. Lalu, restart perangkat agar sistem melakukan penyambungan ulang ke jaringan. Pastikan juga pengaturan jaringan, seperti APN, sudah sesuai dengan standar dari operator.
Masalah Kompatibilitas Jaringan
Tidak semua perangkat dan operator memiliki dukungan penuh untuk e-SIM di semua jenis jaringan, terutama jika Anda menggunakan layanan 4G atau 5G. Masalah kompatibilitas ini bisa menyebabkan e-SIM tidak bisa menangkap sinyal dengan baik atau layanan tertentu tidak tersedia.
Untuk menghindari hal ini, penting untuk memastikan bahwa perangkat yang Anda gunakan memang kompatibel dengan jaringan operator yang dipilih. Jika ragu, Anda bisa langsung menghubungi operator untuk memastikan apakah eSIM Anda sudah mendukung layanan jaringan yang diinginkan.
e-SIM Tidak Bisa Dipindahkan ke Perangkat Lain
Berbeda dengan kartu SIM fisik yang bisa dengan mudah dipindahkan dari satu perangkat ke perangkat lain, e-SIM hanya bisa digunakan di satu perangkat dalam satu waktu. Banyak pengguna yang belum tahu bahwa proses pemindahan e-SIM membutuhkan bantuan dari operator.
Jika Anda ingin memindahkan eSIM ke perangkat baru, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghubungi operator untuk menonaktifkan e-SIM di perangkat lama. Setelah itu, Anda akan mendapatkan kode aktivasi baru untuk dipasang di perangkat tujuan.
Itulah beberapa masalah umum yang biasa terjadi saat migrasi e-SIM dan cara mengatasinya. Semoga membantu.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |