Bingung Antara Samsung S FE dan S Reguler? Cek Perbedaannya di Sini!
- Samsung
Jika Anda sering menggunakan fitur zoom saat memotret, seri S Reguler akan memberikan hasil yang lebih tajam dan detail.
Perbedaan Ketiga: Chipset yang Berbeda-Beda
Chipset adalah otak dari sebuah smartphone, dan Samsung memangkas sedikit performa pada seri S FE dengan menggunakan chipset Exynos dibandingkan Snapdragon yang digunakan pada seri reguler.
- Seri S FE: Menggunakan chipset Exynos 2200 dan 2400e, yang cukup handal untuk kegiatan ringan hingga menengah seperti browsing, menonton video, dan gaming kasual. Namun, performanya kurang maksimal saat digunakan untuk gaming berat atau multitasking intensif.
- Seri S Reguler: Dilengkapi dengan chipset Snapdragon 8 Elite atau Snapdragon 8 Gen 3, yang menjamin performa super cepat dan stabil bahkan saat menjalankan aplikasi atau game berat.
Skor benchmark seperti AnTuTu juga menunjukkan bahwa chipset Snapdragon umumnya lebih unggul dibandingkan Exynos, terutama dalam hal efisiensi daya dan pengolahan grafis.
Perbedaan Keempat: Ukuran Layar yang Lebih Luas pada Seri S FE
Meskipun harganya lebih murah, Samsung Galaxy S FE justru menawarkan layar yang lebih besar dibandingkan seri reguler.
- Seri S FE: Layar berkisar antara 6.4 inci hingga 6.7 inci, membuatnya ideal untuk menikmati konten multimedia seperti streaming video atau bermain game. Contohnya, Samsung Galaxy S24 FE memiliki layar 6.7 inci.
- Seri S Reguler: Layar lebih kompak, biasanya berkisar antara 6.1 inci hingga 6.2 inci, seperti yang ditemukan pada Samsung Galaxy S24 dan S23.
Namun, baik seri FE maupun reguler sama-sama menggunakan panel Dynamic AMOLED dengan refresh rate 120 Hz, dukungan HDR10+, dan perlindungan Gorilla Glass untuk pengalaman visual yang memukau.
Perbedaan Kelima: Sensor Fingerprint yang Lebih Cepat pada Seri S Reguler
Keamanan adalah salah satu aspek penting dalam smartphone modern, dan Samsung menyediakan dua jenis sensor fingerprint berbeda untuk kedua seri ini.
- Seri S FE: Menggunakan sensor optical fingerprint, yang meskipun andal, tidak secepat sensor ultrasonic yang digunakan pada seri reguler. Sensor optical biasanya lebih sering ditemukan di smartphone mid-range.
- Seri S Reguler: Memiliki sensor ultrasonic fingerprint, yang tidak hanya lebih cepat tetapi juga lebih aman karena dapat mendeteksi pola kulit secara lebih detail.