Terobosan Samsung Galaxy S26: Semua Varian Bakal Punya RAM 16GB? Siap Jadi Raja AI dan Multitasking!
- gizmochina.com
Langkah ini juga bisa membantu Samsung bersaing lebih ketat dengan merek-merek ponsel asal Tiongkok. Pasalnya, beberapa di antaranya sudah menawarkan smartphone dengan RAM hingga 24GB! Jadi, Samsung perlu mengejar dan bahkan melampaui standar tersebut untuk tetap kompetitif di pasar global yang ketat.
Optimalisasi Versus Kapasitas: Perdebatan Apple dan Android
Analis terkenal, Ming-Chi Kuo, memang mencatat bahwa sistem operasi iOS milik Apple dikenal lebih efisien dalam pengelolaan memori. Ini berarti Apple tidak terlalu bergantung pada ukuran RAM yang besar untuk mencapai performa yang optimal. Mereka bisa melakukan banyak hal dengan RAM yang lebih kecil karena optimalisasi software yang sangat baik.
Namun, di sisi lain, potensi lonjakan RAM Samsung hingga 16GB bisa menjadi pembeda utama. Terutama karena sistem operasi Android semakin banyak mengintegrasikan fitur-fitur berbasis AI. Seiring dengan makin cerdasnya AI di Android, kebutuhan akan RAM yang besar juga akan meningkat untuk memproses data on-device dengan cepat.
Meskipun demikian, ada kemungkinan Samsung akan tetap mempertahankan RAM 16GB ini khusus untuk varian Galaxy S26 Ultra. Sedangkan model dasar dan Plus mungkin akan tetap menggunakan 12GB di beberapa wilayah atau pasar tertentu. Hal ini bisa jadi strategi untuk membedakan segmen produk atau karena adanya perbedaan kebutuhan pasar.
Implikasi dan Harapan ke Depan
Apakah peningkatan menjadi RAM 16GB ini cukup untuk mengungguli iPhone yang dikenal dengan optimalisasi ketatnya, masih harus kita lihat. Namun, satu hal yang jelas: Samsung tampaknya siap untuk memamerkan spesifikasinya sekali lagi, menunjukkan bahwa mereka tidak ragu untuk mendorong batas kemampuan hardware pada smartphone mereka.
Jika rumor ini benar, kita bisa mengharapkan Galaxy S26 menjadi smartphone yang sangat tangguh dalam hal multitasking dan pemrosesan AI. Ini akan menjadi daya tarik utama bagi pengguna power user yang membutuhkan performa tanpa kompromi. Selain itu, langkah ini juga bisa mendorong produsen smartphone lain untuk meningkatkan kapasitas RAM mereka, yang pada akhirnya akan menguntungkan konsumen secara keseluruhan.