Apple Akhirnya Bangkit di China! Rahasia Kenaikan Penjualan iPhone Setelah 2 Tahun Terpuruk!

Apple Akhirnya Bangkit di China! Rahasia Kenaikan Penjualan iPhone Setelah 2 Tahun Terpuruk
Sumber :
  • apple

GadgetApple Akhirnya Bangkit di China! Rahasia Kenaikan Penjualan iPhone Setelah 2 Tahun Terpuruk

Apple Dominasi Pasar Smartphone 2025: Raih 20% Pangsa Global

Setelah dua tahun mengalami penurunan, Apple akhirnya bangkit kembali di pasar China. Laporan terbaru dari Counterpoint Research menunjukkan, penjualan iPhone di Negeri Tirai Bambu tumbuh 8% pada kuartal kedua 2025.

Ini adalah kabar baik bagi Apple yang sebelumnya terus tertekan oleh pesaing lokal seperti Huawei, Xiaomi, dan Oppo. Lantas, apa rahasia di balik kebangkitan ini?

iPhone 17 Air Turun Rp2,2 Juta! Ini Saatnya Beli Sebelum Harga Naik Lagi

Diskon Besar-besaran Jadi Kunci Utama

Salah satu strategi yang berhasil mendongkrak penjualan iPhone adalah promo diskon besar-besaran menjelang festival belanja 618 di bulan Juni. Beberapa e-commerce China seperti JD.com dan Tmall menawarkan potongan harga hingga Rp 5,7 juta untuk seri iPhone 16, terutama model Pro dan Pro Max.

Harga iPhone Turun Serentak Akhir 2025, iPhone 13 hingga 16 Jadi Incaran Jelang 2026

Tak hanya itu, Apple juga meningkatkan nilai trade-in untuk iPhone lama dan memanfaatkan subsidi pemerintah hingga 500 yuan untuk pembelian iPhone di bawah harga 6.000 yuan.

"Diskon ini datang di waktu yang tepat, tepat sebelum festival belanja 618. Konsumen langsung merespons positif," kata Ethan Qi, Associate Director Counterpoint Research.

Kehadiran iPhone 16e Menjadi Game Changer

Selain diskon, iPhone 16e—varian lebih terjangkau yang dirilis Februari 2025—ternyata sukses menarik minat konsumen menengah. Ponsel ini menjadi alternatif menarik bagi mereka yang sebelumnya lebih memilih Xiaomi atau Oppo karena harganya yang lebih bersahabat.

"Ini langkah cerdas Apple, mengingat ekonomi China sedang melambat dan konsumen semakin sensitif terhadap harga," tambah Qi.

Huawei Masih Jadi Ancaman Serius

Meski penjualan iPhone naik, Apple masih harus berhadapan dengan Huawei yang tetap memimpin pasar dengan pertumbuhan 12% di kuartal yang sama.

"Loyalitas pengguna Huawei sangat tinggi. Mereka terus beralih ke model terbaru seperti Mate XT dan seri Pura," jelas Ivan Lam, analis senior Counterpoint.

Kebangkitan Huawei dimulai sejak akhir 2023, ketika mereka meluncurkan smartphone dengan chipset buatan sendiri setelah sebelumnya diblokir AS. Kini, mereka perlahan kembali menguasai pasar, baik di China maupun global.

Ramalan untuk Apple: Bisakah Pertahanan Diri?

Meski berhasil mencatat pertumbuhan, analis memprediksi Apple masih menghadapi tantangan berat di semester kedua 2025. Beberapa faktor yang perlu diwaspadai:
✔ Subsidi pemerintah mungkin dikurangi
✔ Inovasi merek lokal semakin agresif (contoh: kamera canggih Vivo X200 Ultra)
✔ Konsumen China semakin cerdas memilih

Halaman Selanjutnya
img_title