Daftar Vivo Phone yang Hanya Akan Mendapat Android 16 Sebagai Pembaruan Terakhirnya!
- Vivo
Gadget – Vivo dikenal sebagai salah satu merek yang konsisten dalam hal peluncuran pembaruan perangkat lunak. Tahun lalu, mereka bahkan meluncurkan Android 15 jauh lebih awal dibandingkan brand lain, termasuk Google untuk perangkat Pixel-nya. Hal ini cukup mengejutkan dan membanggakan bagi pengguna Vivo.
Nah, tahun ini Vivo sedang bersiap untuk merilis Android 16 beserta antarmuka Funtouch OS 16, yang kemungkinan besar membawa banyak fitur baru dan peningkatan performa. Namun, ada kabar kurang menyenangkan bagi beberapa pengguna. Bagi sejumlah perangkat Vivo, Android 16 akan menjadi pembaruan utama terakhir yang mereka dapatkan. Artinya, setelah pembaruan ini, perangkat tersebut tidak akan lagi mendapatkan pembaruan sistem operasi besar-besaran.
Berikut adalah daftar perangkat Vivo yang akan menjadikan Android 16 sebagai pembaruan utama terakhirnya.
Daftar Vivo Phones yang Akan Mendapatkan Android 16 Sebagai Pembaruan Terakhir
Berikut adalah serangkaian perangkat Vivo yang diprediksi tidak akan menerima pembaruan utama sistem operasi setelah Android 16. Harap dicatat bahwa daftar ini belum resmi dikonfirmasi oleh Vivo, tetapi didasarkan pada kebijakan pembaruan saat ini serta analisis tren perusahaan.
Seri X:
- Vivo X90, X90 Pro, X90 Pro+, X90s
Seri V:
- Vivo
- V40,
- V40e, V40 Pro, V40 Lite, V40 SE
- Vivo V30, V30e,
- V30 Pro, V30 SE, V30 Lite 4G
Seri T:
- Vivo T3, T3 Pro, T3 Ultra, T3 Lite, T3x
Seri Y:
- Vivo Y300, Y300 Plus, Y300 Pro
- Vivo Y200 4G, Y200e, Y200 Pro, Y200+, Y200 GT, Y200i, Y200t
- Vivo Y100 4G
- Vivo Y39
- Vivo Y29 4G, Y29s
- Vivo Y19
Seri iQOO:
- iQOO 11, 11 Pro
- iQOO Z9, Z9x, Z9 Lite, Z9s, Z9s Pro
Jika perangkat Anda termasuk dalam daftar ini, maka setelah Android 16, Anda tidak akan lagi menerima pembaruan sistem operasi utama. Namun, jangan khawatir, perangkat Anda masih akan menerima pembaruan keamanan selama beberapa waktu ke depan.
Kebijakan Pembaruan Perangkat Lunak Vivo
Meskipun Vivo telah melakukan pekerjaan yang baik dalam hal peluncuran pembaruan perangkat lunak, kebijakan pembaruan mereka agak sulit dipahami, terutama untuk model mid-range dan entry-level. Ini berarti pengguna tidak memiliki kepastian tentang berapa banyak pembaruan OS yang akan diterima perangkat mereka di masa depan.