Jangan Panik! Begini Cara Mengatasi HP Xiaomi yang Terlalu Panas Saat Digunakan!

Jangan Panik! Begini Cara Mengatasi HP Xiaomi yang Terlalu Panas Saat Digunakan!
Sumber :
  • eraspace

Gadget – Siapa yang tak pernah mengalami ponsel yang tiba-tiba panas saat digunakan? Salah satu keluhan umum dari pengguna ponsel Xiaomi adalah masalah suhu yang meningkat signifikan dalam berbagai kondisi. Meski dikenal dengan spesifikasi gahar dan harga terjangkau, isu overheating ini sering kali membuat pengguna khawatir. Namun, sebelum langsung menyalahkan perangkatnya, mari kita telusuri lebih dalam apa saja faktor yang menyebabkan ponsel Xiaomi cepat panas dan bagaimana cara mengatasinya.

Ternyata, Fitur Ini Bisa Bikin Baterai Xiaomi Boros—Begini Cara Mengatasinya!

Penyebab Utama HP Xiaomi Cepat Panas

1. Prosesor yang Bekerja Keras

HP Xiaomi Anda Panas Seperti Setrika? 5 Biang Keladi dan Cara Jinakkannya

Xiaomi memang terkenal dengan "jeroan" tangguhnya. Seri Snapdragon atau MediaTek Dimensity yang sering dipercaya sebagai otak utama ponsel ini mampu memberikan performa maksimal saat digunakan untuk bermain game berat, merekam video 4K, atau menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan.

Namun, seperti mobil balap yang digeber di sirkuit, prosesor yang bekerja keras juga akan menghasilkan panas. Aktivitas intens seperti:

5 Tips Ampuh untuk Memperpanjang Umur HP Samsung Anda!
  • Main game grafis tinggi (contoh: Genshin Impact, Call of Duty: Mobile)
  • Merekam video resolusi 4K
  • Live streaming berjam-jam

akan membuat suhu ponsel meningkat.

Solusi: Berikan jeda pada aktivitas berat. Jika ponsel mulai terasa hangat, istirahatkan sejenak atau turunkan kualitas grafis game. Ini tidak hanya membantu menurunkan suhu, tetapi juga menghemat daya baterai.

2. MIUI, Antarmuka Cantik yang Rakus Energi

MIUI adalah salah satu alasan utama mengapa ponsel Xiaomi begitu populer. Tampilannya modern, fiturnya lengkap, dan kustomisasinya fleksibel. Namun, dibalik segala kelebihannya, MIUI juga dikenal cukup rakus dalam mengonsumsi sumber daya sistem.

Aplikasi bawaan yang jarang digunakan, animasi halus, serta layanan latar belakang yang selalu aktif bisa menjadi beban tambahan bagi prosesor dan RAM. Semakin sibuk sistem, semakin besar kemungkinan suhu ponsel naik.

Solusi:

  • Nonaktifkan aplikasi bawaan yang tidak perlu melalui Pengaturan > Aplikasi > Kelola Aplikasi.
  • Batasi proses latar belakang dengan mengaktifkan Opsi Pengembang. Di sini, Anda bisa menemukan opsi
  • untuk membatasi aplikasi yang berjalan di background.
  • Kurangi skala animasi di Opsi Pengembang agar transisi lebih cepat dan ringan.

3. Kebiasaan Sepele yang Berdampak Besar

Beberapa kebiasaan sehari-hari yang mungkin terlihat biasa justru bisa menjadi biang keladi overheating. Contohnya:

  • Main HP Sambil Ngecas: Proses pengisian daya sendiri sudah menghasilkan panas, apalagi jika digabungkan dengan aktivitas berat seperti main game atau nonton YouTube. Kombinasi ini bisa mempercepat kerusakan baterai dan komponen lainnya.
  • Berjemur di Bawah Matahari: Menempatkan ponsel di area panas seperti dashboard mobil atau menggunakan ponsel terlalu lama di bawah sinar matahari dapat membuat suhu internal melebihi batas aman.
  • Salah Pilih Casing: Casing tebal atau minim ventilasi (seperti kulit atau plastik padat) bisa menahan panas yang seharusnya dilepaskan.

Solusi:

  • Hindari penggunaan ponsel saat sedang diisi daya. Biarkan ponsel fokus mengisi ulang baterai hingga penuh.
  • Simpan ponsel di tempat yang teduh dan hindari paparan sinar matahari langsung.
  • Melepas casing saat bermain game berat atau saat mengisi daya dapat membantu pendinginan lebih efektif.

4. Kesehatan Baterai dan Kekuatan Sinyal

Faktor lain yang sering dilupakan adalah kondisi baterai dan kualitas sinyal. Baterai yang sudah tua atau memiliki kesehatan buruk akan bekerja kurang efisien, sehingga menghasilkan lebih banyak panas. Selain itu, ketika sinyal lemah, ponsel akan terus-menerus mencari koneksi yang stabil, yang bisa sangat menguras baterai dan membuat modem internal panas.

Solusi:

  • Periksa kondisi baterai Anda secara berkala. Jika ponsel sudah digunakan bertahun-tahun dan sering mengalami overheating, pertimbangkan untuk mengganti baterai di pusat servis resmi.
  • Gunakan mode pesawat saat berada di area dengan sinyal buruk untuk mengistirahatkan ponsel dari pencarian sinyal yang terus-menerus.

5. Bug di Sistem atau Aplikasi

Masalah overheating kadang-kadang tidak berasal dari hardware, melainkan dari software. Adanya bug atau kesalahan program pada versi MIUI tertentu atau aplikasi yang baru diinstal bisa menjadi penyebab panas yang tak terduga. Aplikasi yang tidak dioptimalkan dengan baik bisa "nyangkut" di background dan terus menguras tenaga prosesor.

Solusi:

  • Pastikan sistem MIUI Anda selalu diperbarui ke versi terbaru. Xiaomi sering merilis pembaruan yang membawa perbaikan bug dan peningkatan stabilitas.
  • Perbarui semua aplikasi melalui Google Play Store untuk mendapatkan versi terbaru yang lebih efisien.

Jika overheating terjadi setelah instalasi aplikasi baru, coba hapus aplikasi tersebut dan lihat apakah masalahnya hilang.

Kesimpulan

Overheating pada ponsel Xiaomi sebenarnya bukanlah masalah yang sulit diatasi. Dengan memahami penyebabnya dan mengambil langkah-langkah preventif yang tepat, Anda bisa menjaga suhu ponsel tetap normal tanpa harus repot ke tukang servis. Ingatlah bahwa perawatan rutin dan penggunaan yang bijak adalah kunci untuk menjaga performa dan usia ponsel Anda tetap optimal.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget