Noise Tantang JBL di Segmen Premium, Gandeng Bose untuk Buktikan Kualitas Audio Kelas Dunia

Noise x Bose
Sumber :
  • Noise x Bose

Gadget – Produsen perangkat wearable asal India, Noise, kini menatap serius pasar audio menengah-premium. Langkah ini menandai ambisi besar perusahaan untuk naik kelas, bersaing langsung dengan raksasa global seperti JBL dan Sony.

Bocoran Oppo Find X9 Ultra: Kamera 200MP dan Zoom Periskop 10x Siap Mengguncang Pasar

Dalam wawancara eksklusif dengan India Today Tech, Amit Khatri, salah satu pendiri Noise, menegaskan bahwa masa depan perusahaannya terletak pada penguasaan segmen “value-conscious” namun tetap menuntut kualitas tinggi.

“Fokus kami jelas – memperkuat posisi di segmen menengah-premium, menghadirkan pengalaman terbaik dengan harga terbaik,” ujar Khatri.

Sonos Rilis Speaker Baru: Sonos Play dan Era 100 SL Hadir dengan Trueplay dan AirPlay 2

Menurutnya, Noise bukan sekadar merek alternatif murah. Mereka kini tampil sebagai pesaing langsung merek audio besar dengan strategi berbasis inovasi, kualitas, dan kredibilitas merek global.


Huawei Vision Smart Screen 6 Resmi Meluncur, TV 4K MiniLED dengan Refresh Rate 288Hz

Kemitraan Strategis dengan Bose, Langkah Kunci Naik Kelas

Langkah paling signifikan dalam strategi baru Noise adalah kemitraannya dengan Bose, merek legendaris asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai pelopor teknologi noise cancellation.

Kolaborasi ini tak hanya berbentuk investasi finansial, tapi juga melibatkan kerja sama teknis mendalam. Label “Sound by Bose” kini hadir pada beberapa produk unggulan Noise, seperti seri Master Buds Max, yang menjadi simbol kualitas baru dari merek asal India ini.

“Insinyur Bose ikut terlibat langsung dalam proses pengembangan — dari akustik, tata letak perangkat keras, hingga sistem peredam bising aktif (ANC),” jelas Khatri.

Menurutnya, kolaborasi ini membawa validasi teknologi yang dibutuhkan Noise untuk membangun kepercayaan konsumen di segmen premium. “Sound by Bose berarti pelanggan mendapatkan kualitas suara yang disetujui Bose — jujur, presisi, dan terbaik di kelasnya,” tambahnya.

Kolaborasi ini menjadi modal penting bagi Noise untuk menembus pasar yang selama ini didominasi pemain global seperti JBL, Beats, dan Sony.


Perjalanan dari Startup Hingga Penguasa Wearable India

Noise memulai perjalanannya sekitar satu dekade lalu, didirikan oleh Amit Khatri dan Gaurav Khatri. Awalnya mereka menjual pelindung ponsel sebelum beralih ke gadget dan perangkat wearable.

Visinya sederhana: menghadirkan produk berkualitas premium dengan harga terjangkau bagi kelas menengah India. “Kami hanya ingin memberi pengalaman premium tanpa harus membayar harga premium,” ujar Khatri mengenang awal perjalanan mereka.

Keputusan berani memasuki pasar smartwatch pada saat dominasi harga tinggi terbukti tepat. Kini, Noise menguasai lebih dari 30 persen pasar jam tangan pintar India, dengan total penjualan mencapai lebih dari 40 juta unit.

Keberhasilan ini bukan semata karena harga kompetitif, melainkan hasil investasi besar dalam R&D, desain internal, dan manufaktur lokal.

“Kami memiliki fasilitas produksi sendiri di Noida, memproduksi lebih dari satu juta perangkat per bulan,” kata Khatri.
“Aplikasi kami, NoiseFit, kini digunakan oleh lebih dari 10 juta pengguna aktif bulanan.”

Pendekatan terintegrasi ini memberi Noise kontrol penuh atas kualitas dan desain produknya, sekaligus mengantarkan mereka meraih penghargaan internasional seperti Red Dot Design Award.


Bose Bawa Kredibilitas, Noise Bawa Keberanian

Pasar audio premium dikenal sulit ditaklukkan karena karakter konsumennya yang kritis dan selektif. Menurut Khatri, segmen ini tidak hanya mencari suara bertenaga, tetapi juga kejelasan dan keseimbangan audio.

“Pengguna segmen ini lebih berpengalaman. Mereka mencari kejernihan dan keseimbangan, bukan sekadar bass besar,” ujarnya.

Di sinilah peran Bose menjadi krusial. Dengan reputasi global dan keahlian teknis yang diakui, Bose memberi Noise kredibilitas yang tak ternilai.

Khatri menegaskan bahwa kemitraan ini bukan sekadar lisensi nama. Kolaborasi ini mengangkat Noise ke tingkat baru — dari merek lokal menjadi pemain global yang mampu bersaing di panggung internasional.

“Berkolaborasi dengan Bose justru memperkuat identitas kami,” tegasnya. “Kami tetap Noise — tapi kini dengan kualitas audio yang divalidasi oleh Bose.”


Setelah sukses di India, Noise kini mulai memperluas jangkauan ke pasar internasional. Produk mereka sudah tersedia di toko-toko premium seperti Virgin di Dubai, Selfridges di London, hingga beberapa gerai di Paris.

Dengan rentang harga USD 75–100, Noise menargetkan konsumen muda di pasar maju yang menginginkan produk dengan fitur kelas atas dan harga terjangkau.

“Kami tidak terburu-buru mencari mitra baru. Saat ini fokus kami adalah memperdalam kolaborasi dengan Bose,” ungkap Khatri.

Langkah ini menandai babak baru dalam evolusi Noise — dari merek lokal ambisius menjadi pemain global dengan standar kualitas internasional.

Bagi banyak pengamat industri, kemitraan ini bisa menjadi poin balik dalam peta persaingan audio dunia. Jika sukses, Noise tak hanya akan menantang JBL, tetapi juga menjadi ikon kebangkitan teknologi India di ranah global.


Kemitraan antara Noise dan Bose bukan sekadar langkah bisnis, tetapi strategi jangka panjang untuk memperkuat reputasi dan kredibilitas. Dengan rekam jejak kuat di sektor wearable, komitmen pada riset dan desain, serta dukungan teknologi Bose, Noise kini siap membuat “suara bising” yang benar-benar terdengar di pasar global.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget