Shot on iPhone Muncul di Final MLS, Apple Resmi Masuk Dunia Broadcast!
- gsmarena
Lokasi penempatan dipilih secara strategis:
- Di belakang gawang: menangkap reaksi kiper dan penonton saat gol terjadi
- Di tengah kerumunan: menghadirkan energi langsung dari tribun
- Sudut rendah dan dekat pemain: memberikan perspektif intim yang jarang terlihat
Feed dari iPhone diintegrasikan langsung ke sistem produksi siaran utama. Untuk memastikan konsistensi, tim teknis menggunakan profil warna khusus agar hasil iPhone menyatu sempurna dengan gambar dari kamera broadcast tanpa terlihat “lebih murah” atau tidak sinkron.
Uji Coba Berbulan-Bulan Sebelum Layar TV Menyala
Sebelum final digelar, MLS dan Apple melakukan serangkaian pengujian teknis mendalam, termasuk:
- Latensi jaringan: memastikan video dari iPhone tiba tepat waktu di control room
- Manajemen panas: mencegah thermal throttling selama perekaman berjam-jam
- Stabilitas koneksi nirkabel: menggunakan sistem encoder khusus untuk transmisi real-time
- Sinkronisasi waktu: agar rekaman iPhone selaras dengan kamera utama hingga milidetik
Salah satu alasan utama terpilihnya iPhone 17 Pro adalah dukungan native untuk format ProRes standar industri dalam produksi video profesional. Format ini memungkinkan penyimpanan video berkualitas tinggi dengan kompresi minimal, memudahkan color grading dan integrasi ke dalam alur kerja siaran.
Kelebihan iPhone dalam Siaran: Murah, Fleksibel, dan Viral
Meski Apple dan MLS menekankan kualitas teknis, faktor ekonomi dan pemasaran tak bisa diabaikan.
1. Biaya Jauh Lebih Rendah
Satu kamera broadcast profesional bisa menelan biaya puluhan hingga ratusan juta rupiah, belum termasuk lensa, tripod, dan operator. Sementara satu unit iPhone 17 Pro Pro Max dibanderol sekitar Rp25 juta dan bisa dioperasikan oleh satu orang tanpa pelatihan khusus.
2. Pemasangan Cepat & Fleksibel
iPhone bisa dipasang di tempat sempit, diikat di tiang, atau bahkan digenggam oleh kamerawan sesuatu yang sulit dilakukan dengan perangkat besar.
3. Daya Tarik Pemasaran Kuat
Tag “Shot on iPhone” bukan hanya logo ia adalah testimoni visual bahwa kamera smartphone kini layak tampil di panggung terbesar. Ini memperkuat citra Apple sebagai pemimpin inovasi kamera mobile.
Tantangan: iPhone Masih Belum Menggantikan Kamera Pro
Meski prestasi ini mengesankan, iPhone 17 Pro belum bisa menggantikan kamera broadcast utama. Beberapa keterbatasan masih ada: