Shot on iPhone Muncul di Final MLS, Apple Resmi Masuk Dunia Broadcast!

Shot on iPhone Muncul di Final MLS, Apple Resmi Masuk Dunia Broadcast!
Sumber :
  • gsmarena

Gadget – Dalam terobosan yang mengguncang dunia penyiaran olahraga, iPhone 17 Pro resmi digunakan sebagai kamera siaran tambahan dalam final Liga Utama Sepak Bola Amerika Serikat (MLS) antara Inter Miami dan Vancouver Whitecaps. Ini bukan sekadar gimmick pemasaran melainkan hasil dari uji coba intensif selama berbulan-bulan antara Apple dan MLS untuk mengintegrasikan perangkat konsumen ke dalam alur kerja siaran profesional.

Menguasai Fungsi Dynamic Island iPhone: Interaksi dan Manfaat

Empat unit iPhone 17 Pro ditempatkan di lokasi strategis: di belakang gawang, di tengah tribun penonton, dan sudut-sudut unik stadion menangkap momen emosional, sorakan suporter, dan ekspresi pemain yang sulit dijangkau kamera tradisional. Setiap kali siaran beralih ke sudut pandang iPhone, penonton di seluruh Amerika Serikat melihat tag ikonik: “Shot on iPhone” pertama kalinya muncul dalam siaran olahraga langsung skala nasional.

Langkah ini menandai evolusi besar dalam industri broadcast, di mana batas antara perangkat konsumen dan peralatan profesional semakin kabur. Tapi bagaimana iPhone 17 Pro sebuah smartphone bisa memenuhi standar siaran MLS? Dan apa artinya bagi masa depan produksi konten visual?

5 Sensor Kamera 200MP yang Akan Dominasi Smartphone 2026

Misi Apple: Bawa "Shot on iPhone" ke Panggung Global

Sejak kampanye “Shot on iPhone” diluncurkan lebih dari satu dekade lalu, Apple terus mendorong batas kemampuan kamera smartphone. Dari iklan cetak hingga bioskop, kini mereka menargetkan siaran olahraga langsung salah satu ranah paling menuntut dalam dunia video.

iPhone 18 Pro Bakal Punya Dynamic Island Lebih Kecil, Begini Penampakannya

Kolaborasi dengan MLS bukan kebetulan. Liga ini dikenal progresif dalam adopsi teknologi, apalagi dengan kehadiran Lionel Messi di Inter Miami yang mendongkrak popularitas global MLS. Menggunakan iPhone 17 Pro dalam final bukan hanya soal kualitas gambar tapi juga strategi pemasaran cerdas yang menyasar jutaan penonton di TV, streaming, dan media sosial.

Setiap munculnya “Shot on iPhone” di layar adalah iklan hidup senilai jutaan dolar, yang menegaskan: smartphone ini setara dengan peralatan profesional.

Empat iPhone 17 Pro, Satu Peran Kunci dalam Siaran Final

MLS dan Apple tidak asal pasang iPhone di stadion. Mereka menempatkan empat unit iPhone 17 Pro sebagai supplemental cameras kamera tambahan yang melengkapi lebih dari 30 kamera broadcast utama dari produsen seperti Sony, Grass Valley, dan Panasonic.

Lokasi penempatan dipilih secara strategis:

  • Di belakang gawang: menangkap reaksi kiper dan penonton saat gol terjadi
  • Di tengah kerumunan: menghadirkan energi langsung dari tribun
  • Sudut rendah dan dekat pemain: memberikan perspektif intim yang jarang terlihat

Feed dari iPhone diintegrasikan langsung ke sistem produksi siaran utama. Untuk memastikan konsistensi, tim teknis menggunakan profil warna khusus agar hasil iPhone menyatu sempurna dengan gambar dari kamera broadcast tanpa terlihat “lebih murah” atau tidak sinkron.

Uji Coba Berbulan-Bulan Sebelum Layar TV Menyala

Sebelum final digelar, MLS dan Apple melakukan serangkaian pengujian teknis mendalam, termasuk:

  • Latensi jaringan: memastikan video dari iPhone tiba tepat waktu di control room
  • Manajemen panas: mencegah thermal throttling selama perekaman berjam-jam
  • Stabilitas koneksi nirkabel: menggunakan sistem encoder khusus untuk transmisi real-time
  • Sinkronisasi waktu: agar rekaman iPhone selaras dengan kamera utama hingga milidetik

Salah satu alasan utama terpilihnya iPhone 17 Pro adalah dukungan native untuk format ProRes standar industri dalam produksi video profesional. Format ini memungkinkan penyimpanan video berkualitas tinggi dengan kompresi minimal, memudahkan color grading dan integrasi ke dalam alur kerja siaran.

Kelebihan iPhone dalam Siaran: Murah, Fleksibel, dan Viral

Meski Apple dan MLS menekankan kualitas teknis, faktor ekonomi dan pemasaran tak bisa diabaikan.

1. Biaya Jauh Lebih Rendah
Satu kamera broadcast profesional bisa menelan biaya puluhan hingga ratusan juta rupiah, belum termasuk lensa, tripod, dan operator. Sementara satu unit iPhone 17 Pro Pro Max dibanderol sekitar Rp25 juta dan bisa dioperasikan oleh satu orang tanpa pelatihan khusus.

2. Pemasangan Cepat & Fleksibel
iPhone bisa dipasang di tempat sempit, diikat di tiang, atau bahkan digenggam oleh kamerawan sesuatu yang sulit dilakukan dengan perangkat besar.

3. Daya Tarik Pemasaran Kuat
Tag “Shot on iPhone” bukan hanya logo ia adalah testimoni visual bahwa kamera smartphone kini layak tampil di panggung terbesar. Ini memperkuat citra Apple sebagai pemimpin inovasi kamera mobile.

Tantangan: iPhone Masih Belum Menggantikan Kamera Pro

Meski prestasi ini mengesankan, iPhone 17 Pro belum bisa menggantikan kamera broadcast utama. Beberapa keterbatasan masih ada:

  • Sensor lebih kecil → kurang optimal di kondisi cahaya rendah
  • Kurangnya kontrol manual penuh → sulit menyesuaikan eksposur secara presisi
  • Ketergantungan pada sistem eksternal → butuh encoder, baterai eksternal, dan pendingin
  • MLS sendiri menegaskan bahwa iPhone hanya berperan sebagai kamera tambahan, bukan pengganti.

Namun, peran itu justru sangat berharga karena menangkap emosi, keintiman, dan keaslian yang sering hilang dalam siaran tradisional.

Apa Arti Ini bagi Masa Depan Siaran Olahraga?

Kolaborasi ini bisa jadi awal dari tren baru:

  • Liga olahraga lain (NBA, Premier League, dll.) mungkin mengadopsi pendekatan serupa
  • Produsen smartphone akan berlomba meningkatkan kemampuan kamera untuk siaran langsung

Siaran olahraga jadi lebih imersif, dengan sudut pandang dari dalam lapangan, tribun, bahkan dari pemain
Apple, dengan ekosistem tertutup dan kontrol penuh atas hardware-software, berada di posisi unggul. Tapi kompetitor seperti Samsung (dengan Galaxy S25) dan Google (Pixel 10) pasti tak tinggal diam.

Kesimpulan: Bukan Sekadar Gimmick, Tapi Langkah Berani Menuju Masa Depan

Penggunaan iPhone 17 Pro dalam final MLS bukan hanya strategi pemasaran ia adalah pengakuan bahwa smartphone kini mampu berdiri sejajar dengan perangkat profesional dalam konteks tertentu. Dengan kombinasi kualitas gambar, fleksibilitas, dan kekuatan brand, Apple berhasil membawa “Shot on iPhone” ke layar yang tak pernah disentuh sebelumnya: siaran olahraga langsung skala nasional.

Ini bukan akhir dari kamera broadcast tapi awal dari era hibrida, di mana teknologi konsumen dan profesional berkolaborasi untuk menciptakan pengalaman menonton yang lebih hidup, emosional, dan tak terlupakan.

Dan yang pasti: setiap kali tag “Shot on iPhone” muncul di layar TV, jutaan orang di rumah berpikir,

“Kalau iPhone saja bisa, kenapa aku tidak?”

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget