Redmi 14C di Bawah Rp1,5 Juta, Layak Jadi Andalan HP Murah Akhir 2025
Redmi 14C hadir sebagai penerus lini entry Xiaomi yang menyasar pengguna dengan kebutuhan dasar namun tetap ingin pengalaman yang nyaman. Perangkat ini ditenagai chipset MediaTek Helio G81 Ultra yang dirancang untuk aktivitas harian seperti chatting, media sosial, dan browsing. Dalam penggunaan normal, performanya terasa stabil tanpa hambatan berarti, terutama untuk aplikasi populer seperti WhatsApp, Instagram, dan YouTube.
Pilihan RAM 6GB dan 8GB memberi fleksibilitas bagi pengguna. Varian 8GB lebih ideal untuk pemakaian jangka panjang karena mampu menjaga performa tetap lancar saat banyak aplikasi berjalan di latar belakang. Penyimpanan internal 128GB hingga 256GB juga cukup lega untuk menyimpan foto, video, serta aplikasi tanpa cepat penuh.
Sektor layar menjadi salah satu daya tarik utama Redmi 14C. Panel IPS LCD berukuran 6,88 inci terasa lega untuk menikmati konten digital. Meski resolusinya masih HD+, kehadiran refresh rate 120Hz membuat navigasi antarmuka terasa lebih halus. Pengalaman scrolling media sosial dan berpindah aplikasi jadi lebih nyaman dibandingkan ponsel entry lain di kelas harga serupa.
Baterai Besar dan Harga yang Semakin Kompetitif
Redmi 14C dibekali baterai 5160 mAh yang dirancang untuk pemakaian seharian penuh. Untuk aktivitas ringan hingga sedang, ponsel ini dapat bertahan dari pagi hingga malam tanpa perlu sering mengisi daya. Dukungan pengisian 18W memang bukan yang tercepat, namun masih wajar mengingat kapasitas baterainya yang besar. Waktu pengisian sekitar dua jam dinilai cukup seimbang untuk kelasnya.
Dari sisi kamera, Redmi 14C mengandalkan sensor utama 50MP yang mampu menghasilkan foto layak untuk kebutuhan dokumentasi harian. Hasil foto di kondisi cahaya cukup terlihat tajam dan detail, sementara di kondisi minim cahaya performanya masih terbatas namun sesuai dengan segmen harga. Kamera depan 13MP sudah memadai untuk selfie dan panggilan video.
Sistem operasi Android dengan antarmuka HyperOS menjadi nilai tambah lainnya. Xiaomi mengklaim sistem ini lebih ringan dan efisien dibandingkan generasi sebelumnya. Pengalaman penggunaan terasa sederhana dan responsif, dengan dukungan pembaruan keamanan yang tetap diperhatikan.