Harga Mulai Rp1,8 Juta! Ini Daftar Lengkap Legion Monitor Gen 10 di Indonesia
- Lenovo
Gadget – Lenovo resmi meluncurkan Legion Monitor dan Legion Pro Monitor Gen 10 Series di Indonesia menandai langkah ambisius perusahaan untuk menyatukan dua dunia yang selama ini terpisah: gaming kompetitif dan produktivitas kreatif. Di tengah tren hybrid lifestyle yang semakin mengakar, Lenovo menawarkan solusi menarik: satu monitor untuk semua skenario penggunaan.
Namun, janji "serba bisa" selalu datang dengan pertanyaan besar: apakah benar-benar bisa?
Dengan rentang harga mulai dari Rp1,8 juta hingga Rp18,5 juta, seri ini menargetkan beragam segmen dari gamer esport dengan anggaran terbatas hingga profesional kreatif yang membutuhkan presisi warna studio-grade. Artikel ini mengurai spesifikasi, keunggulan, kelemahan, serta analisis harga dari seluruh lini Legion Gen 10, plus jawaban atas pertanyaan krusial: apakah monitor “all-in-one” ini layak menggantikan setup ganda Anda?
Mengapa “Monitor Serba Bisa” Jadi Tren Baru di 2025?
Dulu, gamer mencari refresh rate tinggi dan response time cepat, sementara desainer grafis fokus pada akurasi warna dan resolusi tinggi. Kini, batas itu kabur. Banyak pengguna terutama digital nomad, konten kreator, dan mahasiswa menginginkan setup meja yang minimalis tanpa harus berganti monitor tiap kali beralih dari Valorant ke Adobe Premiere.
Lenovo menangkap tren ini dengan cermat. Legion Gen 10 Series dirancang bukan hanya sebagai perangkat tampilan, tapi sebagai pusat kontrol visual untuk gaya hidup hybrid. Ini bukan sekadar klaim pemasaran spesifikasinya benar-benar mencoba menjembatani dua kebutuhan yang bertolak belakang.
Fokus Performa: Dari 320Hz untuk Esport hingga 99% DCI-P3 untuk Kreator
Untuk Gamer Kompetitif: Kecepatan di Atas Segalanya
Lini Legion Pro menawarkan panel OLED dan IPS premium dengan:
- Refresh rate hingga 320Hz (di model tertentu)
- Response time ultra-rendah (1ms GtG atau bahkan kurang)
- Dukungan Adaptive Sync (kompatibel dengan AMD FreeSync & NVIDIA G-SYNC)
Ini menjadikannya salah satu monitor tercepat di pasaran cukup untuk menampilkan gerakan paling ekstrem di game seperti CS2, Apex Legends, atau Rocket League tanpa ghosting atau tearing.
Untuk Kreator: Warna yang Bisa Dipercaya
Di sisi kreatif, seri Pro memanfaatkan teknologi PureSight UHD OLED dengan:
- Cakupan warna 99% DCI-P3
- Delta E < 2 (standar industri untuk akurasi warna tinggi)
- Kecerahan hingga 1.000 nits (ideal untuk HDR editing)
Namun, Lenovo sendiri mengakui: spesifikasi pabrikan tidak cukup. Untuk hasil maksimal, pengguna disarankan melakukan kalibrasi warna eksternal sesuatu yang mungkin diabaikan oleh pengguna awam.
Fleksibilitas Jadi Senjata Utama: USB-C, Ergonomis, dan Eye Care
Bagi pengguna non-pro, Legion Monitor (non-Pro) menawarkan nilai lebih lewat fitur kenyamanan sehari-hari:
- USB-C dengan Power Delivery: satu kabel untuk data, video, dan pengisian daya ideal untuk laptop ultrabook.
- Desain ergonomis: dukungan tilt, swivel, height adjustment, dan pivot untuk posisi kerja optimal.
- Fitur Low Blue Light & Flicker-Free: melindungi mata selama sesi panjang, baik saat coding atau nonton serial.
Fitur ini menjadikan monitor ini ramah untuk WFH, kuliah online, hingga multitasking ringan tanpa perlu investasi besar seperti pada varian Pro.
Daftar Harga Lengkap Legion Monitor Gen 10 Series di Indonesia
Berikut rincian harga resmi Lenovo Indonesia untuk seluruh model Gen 10:
Lenovo Legion 24-10 Monitor
1.829.000
Lenovo Legion 25-10 Monitor
2.539.000
Lenovo Legion 27-10 Monitor
2.099.000
Lenovo Legion 27Q-10 Monitor
3.099.000
Lenovo Legion 27Q-11 Monitor
3.820.000
Lenovo Legion 34WD-10 Monitor
17.499.000
Lenovo Legion Pro 27UD-10 Monitor
17.500.000
Lenovo Legion Pro 32UD-10 Monitor
18.500.000
Lenovo Legion Pro 34WD-10 Monitor
17.499.000
Analisis Harga:
- Entry-level (Rp1,8–3,8 juta): kompetitif untuk monitor 1080p/1440p dengan fitur gaming solid. Cocok untuk pelajar dan gamer casual.
- High-end (Rp17–18,5 juta): bersaing langsung dengan monitor profesional seperti Dell UltraSharp atau LG UltraFine OLED tetapi dengan keunggulan gaming yang tidak dimiliki kompetitor.
Tantangan Besar: Bisakah Satu Monitor Benar-Benar Jadi Segalanya?
Meski spesifikasinya mengesankan, pendekatan "all-in-one" menyimpan dilema:
- Gamer esport lebih suka monitor kecil (24–25 inci) dengan refresh rate ekstrem bukan panel 32 inci 4K yang lebih cocok untuk desain.
- Kreator profesional sering membutuhkan kalibrasi hardware dan sertifikasi warna (seperti Pantone atau CalMAN), yang belum tentu didukung penuh oleh Legion Pro.
- Harga premium di kisaran Rp17–18 juta membuat pengguna mempertimbangkan: mengapa tidak beli TV OLED 48 inci untuk hiburan + monitor IPS 27 inci untuk kerja?
Lenovo sadar akan hal ini. Maka, mereka tidak memaksakan satu model untuk semua melainkan menawarkan spektrum lebar, dari 24 inci hingga 34 inci ultrawide, dari 1080p hingga 4K+, dari IPS hingga OLED.
Siapa yang Cocok Membeli Legion Gen 10?
Cocok untuk:
- Gamer kompetitif yang juga edit konten YouTube
- Mahasiswa desain yang suka main game di waktu luang
- Profesional hybrid yang ingin setup minimalis
- Pengguna MacBook yang butuh USB-C dan warna akurat
Kurang cocok untuk:
- Esport pro yang butuh monitor khusus 240Hz+ 24 inci
- Studio produksi yang butuh sertifikasi warna resmi
- Pengguna dengan anggaran ketat di bawah Rp1,5 juta
Kesimpulan: Ambisi yang Realistis, Bukan Sekadar Klaim Kosong
Lenovo tidak berjanji bahwa satu monitor bisa sempurna untuk semua hal. Alih-alih, Legion Gen 10 Series menawarkan keseimbangan cerdas dengan model yang bisa dipilih sesuai prioritas pengguna.
Jika Anda menginginkan monitor yang cukup cepat untuk gaming dan cukup akurat untuk kerja, tanpa harus mengganti perangkat tiap hari, maka lini ini layak dipertimbangkan terutama di segmen menengah (Rp2–4 juta).
Namun, bagi yang benar-benar mengejar performa puncak di satu sisi, mungkin tetap lebih bijak memisahkan perangkat.
Yang jelas, dengan hadirnya Legion Gen 10 di Indonesia, Lenovo tidak hanya menjual monitor tapi sebuah filosofi baru tentang bagaimana kita menggunakan layar di era hybrid. Dan itu, adalah langkah yang sangat relevan di tahun 2025.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |