Infinix Note Edge Bocor Total, Spesifikasi Mirip HP Flagship
- gizmo china
Untuk menopang seluruh aktivitas tersebut, Infinix membekali Note Edge dengan baterai berkapasitas besar 6.500mAh. Kapasitas ini terbilang jumbo dan diyakini mampu menemani pengguna seharian penuh tanpa perlu sering mengisi daya. Meski belum ada informasi detail soal teknologi pengisian cepatnya, baterai besar ini tetap menjadi poin plus, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Menurut bocoran yang sama, Infinix Note Edge dijadwalkan meluncur pada Januari 2026. Jika jadwal ini tidak berubah, maka peluncurannya tinggal menunggu beberapa bulan lagi. Kehadiran Note Edge juga menandai langkah baru Infinix, karena perangkat ini tampaknya menjadi lini smartphone terbaru yang berbeda dari seri Note yang sudah ada.
Menariknya, Infinix Note Edge tercatat menerima sertifikasi SDPPI bersamaan dengan dua perangkat lain, yakni Infinix Note 60 dan Note 60 Pro. Hal ini mengindikasikan bahwa Infinix sedang menyiapkan beberapa model sekaligus untuk pasar Indonesia.
Sebagai informasi tambahan, Infinix Note 60 Pro sebelumnya sudah muncul di database Geekbench. Ponsel tersebut tercatat menggunakan chipset Snapdragon 7s Gen 4 dari Qualcomm yang baru diumumkan awal tahun ini. Saat ini, chip tersebut baru digunakan oleh Redmi Note 15 Pro+ yang hanya tersedia di pasar Tiongkok. Selain itu, Note 60 Pro juga disebut akan hadir dengan RAM 8GB dan menjalankan Android 16.
Melihat pola tersebut, tidak menutup kemungkinan Infinix akan meluncurkan Infinix Note Edge, Note 60, dan Note 60 Pro secara bersamaan. Strategi ini bisa menjadi langkah agresif Infinix untuk memperkuat posisinya di segmen menengah, terutama dengan menawarkan spesifikasi tinggi dan dukungan software jangka panjang.
Meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pihak Infinix, bocoran demi bocoran yang bermunculan sudah cukup memberi gambaran bahwa Infinix Note Edge akan menjadi salah satu ponsel yang patut ditunggu pada awal 2026. Dengan kombinasi desain modern, layar AMOLED melengkung, prosesor 5G, serta baterai besar, perangkat ini berpotensi menarik minat banyak pengguna di Indonesia.