Samsung Uji Baterai Silicon-Carbon 20.000 mAh, Benarkah?

Samsung Uji Baterai Silicon-Carbon 20.000 mAh, Benarkah?
Sumber :
  • wccftech

Beberapa produsen China seperti vivo, realme, OPPO, dan Tecno sudah mulai menerapkan teknologi ini dalam skala terbatas. Misalnya, realme telah meluncurkan smartphone dengan baterai 10.000 mAh menggunakan silicon-carbon hybrid, tanpa membuat bodi terlalu tebal.

Revolusi EV: CATL Uji Baterai Natrium-Ion Ultra Aman di Mobil

Tantangan Besar: Pembengkakan 80% pada Sel Kedua

Meski menjanjikan, pengujian awal baterai 20.000 mAh ini belum berjalan mulus. Laporan menyebut bahwa sel berkapasitas 8.000 mAh mengalami pembengkakan hingga 80% selama siklus pengisian-ulang.

Xiaomi Rilis Power Bank Magnetik Tertipis: Hanya 6 mm

Pembengkakan semacam ini berbahaya karena:

  • Dapat merusak komponen internal smartphone
  • Meningkatkan risiko kebocoran elektrolit atau kebakaran
  • Mengurangi umur pakai baterai secara drastis
Revolusi Baterai: Redmi Turbo 5 Max dan Garansi 5 Tahun

Ini menjadi pengingat keras bahwa meningkatkan kapasitas bukan satu-satunya tantangan stabilitas jangka panjang jauh lebih penting.

Samsung SDI kemungkinan besar sedang menguji berbagai formulasi material, lapisan pelindung (SEI), dan sistem manajemen baterai (BMS) canggih untuk mengatasi masalah ini. Namun, komersialisasi masih jauh dari jangkauan mungkin butuh 2–3 tahun sebelum teknologi ini siap untuk konsumen massal.

Mengapa Samsung Perlu Baterai Sebesar Ini?

Ada beberapa alasan strategis di balik ambisi Samsung:

1. Persaingan dengan Brand China
Merek seperti realme dan Tecno sudah menawarkan smartphone dengan baterai 10.000 mAh dan pengisian ultra-cepat (80W–150W). Samsung tertinggal dalam segmen baterai besar + daya tahan ekstrem.

2. Dukungan untuk AI On-Device
Smartphone masa depan akan menjalankan model AI lokal (on-device AI) yang sangat boros daya. Baterai besar seperti ini bisa menjadi fondasi untuk fitur AI canggih tanpa mengorbankan masa pakai.

3. Ekosistem Galaxy yang Terintegrasi
Dengan Galaxy Watch, Buds, dan Tab, Samsung ingin menciptakan pengalaman tanpa henti. Baterai 20.000 mAh bisa berfungsi sebagai power bank portabel internal, bahkan mendukung reverse wireless charging untuk perangkat lain.

Apakah Ini Akan Hadir di Galaxy S26 atau Fold Series?

Kemungkinan besar, tidak dalam waktu dekat. Bahkan jika pengujian berhasil, Samsung cenderung akan:

  • Meluncurkan versi skala kecil dulu (misalnya 8.000–12.000 mAh)
  • Uji coba di perangkat khusus seperti Galaxy XCover (rugged phone) atau tablet
  • Baru setelah stabil, masuk ke flagship utama

Namun, Galaxy Fold generasi mendatang bisa jadi kandidat ideal. Dengan layar besar dan kebutuhan daya tinggi, desain lipat menyediakan ruang internal lebih luas untuk menampung baterai dual-cell tanpa mengorbankan ketebalan.

Halaman Selanjutnya
img_title