Xiaomi 13 Ultra atau Poco F8 Pro? Ini Perbandingan Lengkapnya
- lifeworks
Persaingan smartphone kelas atas kembali memanas. Kali ini, dua nama besar dari satu keluarga besar Xiaomi hadir dengan pendekatan yang berbeda, yakni Xiaomi 13 Ultra dan Xiaomi Poco F8 Pro. Meski sama-sama mengusung spesifikasi tinggi, keduanya menyasar segmen pengguna yang tidak sepenuhnya sama. Oleh karena itu, perbandingan ini menjadi penting bagi calon pembeli yang ingin mendapatkan nilai terbaik sesuai kebutuhan.
Dari sisi desain, Xiaomi 13 Ultra tampil lebih bongsor dengan bobot 227 gram dan ketebalan 9,1 mm. Ukurannya yang besar memberi kesan premium sekaligus kokoh saat digenggam. Sementara itu, Poco F8 Pro hadir lebih ramping dan ringan dengan berat 199 gram serta ketebalan hanya 8 mm. Bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan penggunaan harian, Poco F8 Pro jelas terasa lebih praktis. Meski demikian, keduanya sudah mengantongi sertifikasi IP68, sehingga sama-sama tahan debu dan air. Menariknya, Poco F8 Pro bahkan memiliki rating ketahanan air hingga kedalaman 1,5 meter.
Beralih ke sektor layar, Xiaomi 13 Ultra unggul dalam hal ketajaman. Layar AMOLED berukuran 6,73 inci dengan resolusi 1440 x 3200 piksel menghasilkan kerapatan 522 ppi yang sangat tajam. Di sisi lain, Poco F8 Pro membawa layar 6,59 inci dengan resolusi lebih rendah, namun tetap nyaman untuk konsumsi konten. Keduanya sama-sama mendukung refresh rate 120Hz, sehingga animasi terasa mulus. Namun demikian, Poco F8 Pro unggul dalam tingkat kecerahan yang mencapai 2000 nits, membuat layar tetap terbaca jelas di bawah sinar matahari.
Masuk ke dapur pacu, perbedaan generasi langsung terasa. Xiaomi 13 Ultra ditenagai Snapdragon 8 Gen 2 yang masih sangat bertenaga untuk berbagai kebutuhan berat. Namun, Poco F8 Pro melangkah lebih jauh dengan Snapdragon 8 Elite, chipset terbaru dengan konfigurasi CPU dan GPU yang jauh lebih agresif. Skor Geekbench dan performa grafis Poco F8 Pro pun melesat tinggi, menjadikannya pilihan menarik bagi gamer dan pengguna berat. Meski begitu, Xiaomi 13 Ultra tetap unggul dari sisi kapasitas RAM dan penyimpanan, dengan opsi hingga 16 GB RAM dan 1 TB memori internal.
Sektor kamera menjadi salah satu nilai jual utama Xiaomi 13 Ultra. Ponsel ini dibekali empat kamera belakang 50 MP dengan konfigurasi lensa yang lebih profesional, lengkap dengan bukaan besar dan stabilisasi optik. Hasil foto dan video dari Xiaomi 13 Ultra dikenal konsisten di berbagai kondisi cahaya. Sementara itu, Poco F8 Pro mengandalkan tiga kamera belakang dengan kombinasi sensor 50 MP dan 8 MP. Meski kualitasnya cukup baik, pendekatannya lebih condong ke performa praktis dibanding fotografi profesional. Untuk kamera depan, Xiaomi 13 Ultra juga unggul dengan resolusi 32 MP.
Pada sisi perangkat lunak, Poco F8 Pro langsung melesat jauh karena sudah menjalankan Android 16, sedangkan Xiaomi 13 Ultra masih berbasis Android 13. Versi Android yang lebih baru tentu menawarkan fitur keamanan, privasi, dan optimalisasi sistem yang lebih segar. Meski demikian, keduanya tetap dibekali fitur privasi modern seperti kontrol kamera, mikrofon, dan pelacakan aplikasi.
Urusan daya menjadi keunggulan besar Poco F8 Pro. Dengan baterai 6.210 mAh, ponsel ini jelas lebih unggul dalam ketahanan penggunaan dibanding Xiaomi 13 Ultra yang membawa baterai 5.000 mAh. Selain itu, Poco F8 Pro juga mendukung pengisian cepat 100W dan masih menyertakan charger di dalam boks. Di sisi lain, Xiaomi 13 Ultra unggul dengan fitur wireless charging 50W serta reverse wireless charging, fitur yang absen di Poco F8 Pro.
Untuk audio dan konektivitas, keduanya relatif seimbang. Stereo speaker, dukungan codec audio kelas atas seperti aptX dan LDAC, serta jaringan 5G sudah tersedia. Perbedaannya terletak pada versi Bluetooth dan USB, di mana Poco F8 Pro membawa teknologi yang sedikit lebih baru.
Kesimpulannya, Xiaomi 13 Ultra cocok bagi pengguna yang menginginkan pengalaman flagship premium dengan kamera kelas atas dan fitur lengkap seperti wireless charging. Sebaliknya, Poco F8 Pro menjadi pilihan rasional bagi mereka yang menginginkan performa paling kencang, baterai besar, dan sistem terbaru dengan harga yang biasanya lebih bersahabat. Pilihan terbaik pada akhirnya kembali pada kebutuhan dan gaya penggunaan masing-masing pengguna.