ASUS Tak Rilis HP Baru di 2026! Apa Artinya bagi Pengguna Zenfone & ROG?
- Asus
- Sony pernah mundur dari pasar massal, lalu fokus pada Xperia PRO untuk profesional
- HTC beralih ke VR, meski smartphone-nya hidup dalam skala sangat kecil
- Motorola bangkit setelah diakuisisi Lenovo
ASUS mungkin sedang mempertimbangkan langkah serupa:
- Kolaborasi dengan platform AI
- Smartphone modular atau gaming hybrid
- Masuk ke segmen enterprise atau rugged phone
Atau, dalam skenario paling ekstrem, ASUS bisa menjual merek Zenfone/ROG ke pihak ketiga sebagaimana LG lakukan dengan bisnis TV-nya.
Kesimpulan: Jeda, Bukan Akhir
ASUS tidak menyerah. Ia berhenti sejenak untuk bernapas di tengah badai.
Keputusan absen di 2026 adalah langkah defensif yang masuk akal, bukan tanda kekalahan. Dengan pasar smartphone yang semakin tidak ramah bagi pemain menengah, bertahan dengan kerugian bukanlah strategi bijak.
Bagi pengguna, ini saatnya memaksimalkan perangkat yang dimiliki dan tetap memantau perkembangan. Siapa tahu, di 2027 atau 2028, ASUS kembali dengan inovasi yang benar-benar mengguncang industri bukan hanya sebagai pembuat ponsel, tapi sebagai pelopor teknologi berikutnya.
Sampai saat itu, Zenfone dan ROG Phone tetap hidup hanya saja, tidak dalam wujud baru tahun ini.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |