Jangan Tertipu! Trik Akurat Cek HP Bekas Rekondisi
- Unsplash/Evgeny Opanasenko
Uji Kualitas Layar: Pembeda LCD Original dan Tiruan
Layar (LCD/AMOLED) adalah komponen paling mahal dari sebuah HP. Komponen ini juga paling sering diganti dengan kualitas KW (tiruan) karena biaya suku cadang orisinal sangat mahal.
Untuk mengidentifikasi layar non-original, lakukan uji tampilan (display test) secara langsung.
Kontras Warna dan Kedalaman Hitam
Layar original, terutama panel jenis AMOLED atau OLED, mampu menampilkan warna yang sangat tajam dan kedalaman warna hitam yang pekat sempurna. Layar tiruan tidak akan mampu meniru kualitas ini.
Layar KW seringkali menunjukkan warna yang cenderung pudar atau memiliki masalah backlight bleeding. Backlight bleeding terlihat seperti cahaya kebiruan atau keputihan yang bocor di pinggiran layar ketika Anda menampilkan warna gelap.
Sensitivitas dan Kerapatan Sentuhan
Kualitas layar tiruan juga memengaruhi sensitivitas sentuhan (touchscreen). Layar KW biasanya kurang responsif dan membutuhkan tekanan lebih besar saat Anda mengoperasikannya.
Selain itu, perhatikan kerapatan piksel saat Anda melihat ikon atau teks kecil. Layar orisinal memiliki kerapatan piksel tinggi. Layar palsu terlihat sedikit buram atau kurang jernih.
Menghindari Kerugian Finansial Jangka Panjang
Membeli HP bekas rekondisi dengan komponen internal yang sudah diganti suku cadang KW sama saja membuang uang. Perangkat tersebut memiliki masa pakai yang sangat singkat. Baterai KW cepat rusak, dan layar tiruan bisa mati kapan saja.
Pastikan Anda selalu meminta izin penjual untuk melakukan inspeksi mendalam. Jika penjual menolak, Anda wajib curiga dan sebaiknya tinggalkan unit tersebut. Pengecekan teliti dan akurat memastikan Anda mendapatkan smartphone second dengan performa optimal, bukan "bom waktu" yang siap rusak dalam hitungan bulan. Gunakan panduan ini sebagai senjata utama Anda saat berburu gadget bekas.