3 Fitur AI Gmail Kini Gratis untuk Pengguna Personal, Tingkatkan Produktivitas
- Istimewa
- Google menghapus batasan langganan (AI Pro/Ultra) untuk tiga fitur AI premium di Gmail.
- Fitur 'Help Me Write' memungkinkan pengguna menyusun draf email penuh hanya melalui prompt sederhana.
- Pembaruan ini berlaku segera untuk pengguna akun personal di Amerika Serikat dan akan diperluas secara global.
- Selain fitur penulisan, Gmail kini menawarkan ringkasan thread email panjang dan balasan saran yang dipersonalisasi.
Google hari ini secara resmi menggratiskan tiga Fitur AI Gmail andalannya untuk seluruh pemilik akun personal. Sebelumnya, pengguna harus berlangganan paket Google AI Pro atau Ultra untuk mengakses kemampuan kecerdasan buatan tersebut. Langkah strategis ini menunjukkan upaya Google untuk mendemokratisasi akses ke alat produktivitas canggih. Tiga fitur yang kini bebas diakses tersebut berpotensi mengubah cara jutaan pengguna mengelola kotak masuk mereka. Oleh karena itu, pengguna dapat segera merasakan pengalaman korespondensi yang jauh lebih efisien dan cepat.
Membongkar Tiga Fitur AI Unggulan yang Kini Dibuka
Google memastikan bahwa Fitur AI Gmail yang digratiskan ini fokus pada peningkatan efisiensi penulisan dan pemahaman konteks. Penggratisan ini langsung diterapkan pada versi web, Android, dan iOS.
'Help Me Write': Asisten Penulisan Email Penuh
Fitur 'Help Me Write' memungkinkan pengguna memasukkan perintah sederhana untuk menyusun seluruh draf email. Ini merupakan alat yang sangat powerful bagi siapa pun yang sering menghadapi writer's block. Fungsi ini tidak hanya sekadar membuat draf awal.
Fitur AI tersebut menawarkan opsi penyempurnaan yang mendalam. Pengguna dapat memilih untuk memformalkan (Formalize), memperjelas (Elaborate), atau memperpendek (Shorten) draf yang dihasilkan. Pengguna juga dapat menerapkan opsi Polish pada pesan yang sudah mereka tulis secara manual. Anda dapat mengakses fitur ini dengan mengetuk ikon pena berhias lencana kilauan AI.
Suggested Replies yang Lebih Cerdas dan Personal
Pengguna kini menerima Suggested Replies (Saran Balasan) yang lebih cerdas dan personal. Fitur ini merupakan evolusi dari Smart Replies generik yang selama ini dikenal. Sistem menganalisis konteks percakapan secara mendalam.
Lebih lanjut, Suggested Replies mencocokkan nada dan gaya penulisan unik pengguna. Sebagai contoh, jika rekan kerja meminta penjadwalan ulang rapat, fitur ini dapat menyusun respons awal yang sangat mencerminkan gaya komunikasi Anda sehari-hari. Pengguna tentu saja memiliki kesempatan untuk meninjau dan mengedit respons tersebut sebelum mengirimkannya.
Ringkasan Percakapan: Menguasai Thread Panjang Sekejap
Fitur ketiga yang digratiskan adalah kemampuan Ringkasan AI untuk thread email yang sangat panjang. Ketika pengguna membuka percakapan yang berisi puluhan balasan, sebuah kartu AI Overview akan muncul di bagian atas. Kartu tersebut menyediakan ringkasan poin-poin penting yang dibahas dalam bentuk bullet points. Ini secara drastis mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengejar ketinggalan dalam diskusi yang sudah berjalan lama.
Menanti Evolusi Inbox: Pratinjau Google AI Inbox
Pengumuman ini terjadi di tengah pratinjau fitur baru Google yang lebih besar, yaitu "AI Inbox," yang akan diluncurkan dalam beberapa bulan ke depan. Tampilan yang didesain ulang ini akan muncul sebagai opsi baru di samping kotak masuk tradisional.
AI Inbox menawarkan briefing yang dipersonalisasi. Briefing ini memunculkan informasi penting tanpa mengharuskan pengguna membuka setiap pesan. Selain itu, fitur ini mencakup bagian "Suggested to-dos" yang menyoroti tagihan, pengingat, dan tugas jangka pendek. Fitur "Topics to catch up on" juga memberikan konteks untuk pesan yang penting tetapi tidak memerlukan tindakan segera. Google menyatakan fitur ini sedang diuji coba oleh Trusted Testers dan akan diluncurkan lebih luas akhir tahun ini.
Dampak Strategis Penggratisan Fitur AI Gmail
Langkah Google menggratiskan tiga Fitur AI Gmail premium ini membawa dampak ganda. Pertama, Google meningkatkan nilai dasar layanannya, membuat Gmail semakin sulit ditandingi oleh pesaing. Kedua, ini memperkuat posisi Google dalam perang Kecerdasan Buatan generatif, memastikan lebih banyak pengguna terbiasa dengan kemampuan AI mereka.
Keputusan ini juga sejalan dengan tren industri teknologi yang semakin mengintegrasikan AI ke dalam alat harian tanpa biaya tambahan. Dengan menjadikan alat seperti 'Help Me Write' tersedia untuk semua, Google tidak hanya meningkatkan produktivitas penggunanya, tetapi juga mempercepat adopsi teknologi AI secara massal. Meskipun saat ini hanya tersedia di AS, pengguna global dapat mengharapkan perluasan fitur ini segera.