Laptop Gaming Acer CES 2026 Guncang Pasar: Core Ultra 3
- Istimewa
- Acer resmi meluncurkan lini Laptop Gaming Acer CES 2026 terbaru, mencakup seri Predator dan Nitro.
- Seluruh model dipersenjatai kombinasi prosesor Intel Core Ultra Series 3 dan GPU Nvidia GeForce RTX 50 Series terbaru.
- Predator Helios Neo 16S AI hadir sebagai flagship dengan kemampuan AI 45 TOPS, menjadikannya Copilot+ PC.
- Perusahaan juga memperkenalkan periferal gaming baru, termasuk headset Predator Galea 570 dan mouse Predator Cestus 530.
Acer mengambil langkah agresif di awal tahun 2026. Dalam ajang Consumer Electronic Shows (CES 2026) di Jakarta, perusahaan memperkenalkan jajaran Laptop Gaming Acer CES 2026 terbaru mereka, yakni lini Predator dan Nitro. Peluncuran ini secara signifikan menandai perpindahan fokus industri menuju perangkat yang terintegrasi penuh dengan kecerdasan buatan (AI).
Seluruh portofolio perangkat keras terbaru ini kini ditenagai oleh performa mutakhir. Acer mengandalkan Intel Core Ultra Series 3 dan unit pemrosesan grafis (GPU) Nvidia GeForce RTX 50 series. Kombinasi ini menjamin lompatan performa besar, tidak hanya untuk gaming berat tetapi juga beban kerja kreatif.
Membedah Kekuatan Predator Helios Neo 16S AI
Predator Helios Neo 16S AI menjadi bintang utama yang dipamerkan Acer di CES 2026. Laptop kelas atas ini menunjukkan komitmen Acer terhadap performa dan desain. Laptop ini mengusung prosesor Intel Core Ultra 9 386H, yang merupakan salah satu chip paling bertenaga di kelasnya.
Performa grafis didukung oleh Nvidia GeForce RTX 5070, memastikan pengguna mendapatkan visual terbaik. Menariknya, seluruh kekuatan tersebut dikemas dalam sasis logam ramping berketebalan hanya 18,9 mm.
Layar OLED dan Sistem Pendingin Revolusioner
Untuk pengalaman visual yang imersif, Acer melengkapi Helios Neo 16S AI dengan layar OLED WQXGA 16 inci. Panel ini menjanjikan kontras tinggi dan akurasi warna luar biasa. Hasilnya, layar sangat menunjang kebutuhan gaming kompetitif maupun pekerjaan kreatif beresolusi tinggi.
Stabilitas performa menjadi prioritas utama. Laptop ini mengadopsi sistem pendingin canggih, yakni 3D AeroBlade Generasi ke-5. Acer juga menambahkan liquid metal atau cairan logam. Material pendingin ini berfungsi menjaga suhu tetap optimal, bahkan saat laptop menjalankan beban kerja sangat berat secara berkelanjutan.
Fitur Unggulan AI dan Status Copilot+ PC
Helios Neo 16S AI telah mendapat status sebagai Copilot+ PC, berjalan menggunakan sistem operasi Windows 11. Laptop gaming ini dilengkapi unit pemrosesan saraf (NPU) yang memiliki kemampuan AI lebih dari 45 TOPS (Trillions of Operations Per Second). Kemampuan ini meningkatkan efisiensi dan kecepatan pemrosesan fitur AI.
Kemampuan AI tersebut memungkinkan fitur baru seperti Live Captions dan Image Creator dapat diakses dengan cepat. Ini sangat menunjang komunikasi, produktivitas, dan kreativitas pengguna modern.
Seri Nitro V16 AI: Performa Gaming Harga Lebih Terjangkau
Selain Predator, Acer turut menghadirkan seri Nitro yang menyasar segmen gamer kasual dengan harga lebih terjangkau. Perusahaan mengungkap Nitro V16 AI dan Nitro V 16S AI. Kedua model ini dirancang sebagai laptop gaming serbaguna.
Nitro V16 AI menawarkan performa solid menggunakan prosesor Intel Core Ultra 7 355 dan GPU RTX 5070. Laptop ini juga dilengkapi layar 16 inci dengan refresh rate 180Hz yang sangat responsif.
Sementara itu, Nitro V16S AI dikembangkan untuk pengguna yang mengutamakan mobilitas. Model ini memiliki bodi yang lebih tipis, kurang dari 17,9 mm. Meskipun ringkas, perangkat ini tetap menjanjikan performa laptop gaming modern berkat teknologi terbaru di dalamnya.
Ekosistem Predator: Periferal Peningkat Pengalaman
Acer melengkapi peluncuran Laptop Gaming Acer CES 2026 dengan memperkenalkan periferal baru untuk ekosistem Predator. Hal ini menunjukkan perhatian Acer pada detail pengalaman bermain game secara keseluruhan.
Perusahaan meluncurkan headset Predator Galea 570. Headset ini dilengkapi driver 50 mm dan teknologi Environmental Noise Cancellation (ENC) yang canggih. Headset baru ini mendukung tiga mode konektivitas dan diklaim sanggup bertahan hingga 30 jam pemakaian.
Melengkapi lini ini adalah mouse Predator Cestus 530. Mouse gaming ini menyasar gamer kompetitif. Mouse ini dipersenjatai sensor PixArt PAW3395 dengan DPI sangat tinggi hingga 26.0000. Tingkat polling rate mencapai 8.000Hz. Presisi tinggi dan respons cepat mutlak dibutuhkan untuk pertandingan esports.
Menanti Ketersediaan dan Strategi Pasar Laptop Gaming Acer
Seluruh lini terbaru Predator dan Nitro yang diperkenalkan di CES 2026 ini akan tersedia di pasar secara bertahap. Rilis perangkat ini akan sangat memengaruhi persaingan di pasar laptop gaming kelas atas dan menengah.
Namun demikian, Acer masih belum memberikan detail spesifik mengenai harga resmi masing-masing produk. Perusahaan juga belum mengungkap kapan seri gaming bertenaga AI ini akan tersedia secara resmi di pasar Indonesia. Para penggemar teknologi dan gamer dipastikan menanti kabar ketersediaan Laptop Gaming Acer CES 2026 yang sangat dinantikan ini.