FAST Streaming Menggebrak: Samsung Ungkap Masa Depan TV
- Istimewa
- FAST (Free Ad-Supported Television) kini menjadi inti ekosistem streaming, melengkapi model berlangganan.
- Samsung TV Plus menyederhanakan pengalaman menonton dengan menawarkan akses gratis dan mudah.
- Masa depan TV bergeser dari penonton pasif menjadi pengalaman interaktif, didukung konten live dan kreator.
Para pemimpin industri streaming berkumpul di CES 2026 untuk membahas evolusi dramatis televisi. Dalam diskusi panel bertajuk “FAST Forward,” Samsung menyoroti bagaimana kebangkitan FAST Streaming (Free Ad-Supported Television) kini mengubah lanskap media. Kebosanan konsumen terhadap banyaknya layanan berlangganan memicu pergeseran kembali ke kesederhanaan dan nilai. Panelis menegaskan bahwa model FAST Streaming menawarkan nilai tambah signifikan dan kini berperan sebagai komplemen vital, bukan pengganti, layanan streaming tradisional.
Mengapa FAST Streaming Menggantikan Kejenuhan Model Berlangganan?
Lanskap streaming global saat ini terfragmentasi. Para panelis, termasuk Salek Brodsky dari Samsung TV Plus dan Bruce Casino dari NBCUniversal, sepakat bahwa pasar mencapai titik jenuh. Konsumen mencari alternatif yang lebih mudah dan murah.
Oleh karena itu, FAST Streaming mengembalikan kemudahan dan nilai pengalaman menonton televisi. Platform ini dirancang untuk mengurangi friksi pengguna secara drastis.
Peran Vital Samsung TV Plus
Samsung TV Plus adalah contoh nyata pergeseran ini. Platform tersebut menawarkan ratusan channel siaran langsung dan konten on-demand. Mereka menyediakannya secara gratis dan mudah diakses di berbagai perangkat Samsung.
Salek Brodsky, SVP sekaligus Global Head of Samsung TV Plus, menyatakan tujuan mereka. Mereka ingin menyederhanakan kembali pengalaman menonton TV. Ini dilakukan dengan menggabungkan kekuatan penemuan konten linear dan pengalaman modern yang serba terhubung.
Sinergi Model Hybrid dan Kebangkitan Kreator Konten
Evolusi streaming bukan berarti menyingkirkan model tradisional. Industri melihat perluasan layanan melalui model hybrid. Model ini memadukan FAST, layanan berlangganan (SVOD), dan distribusi linear konvensional.
Bruce Casino dari NBCUniversal Global TV Distribution menekankan hal tersebut. Pendekatan hybrid memungkinkan waralaba berkembang kuat. Mereka menciptakan nilai tambah tanpa harus saling memakan pasar. Perusahaan media kini dapat menghadirkan konten klasik dan kontemporer di berbagai platform.
Kreator Jadi Studio TV Sesungguhnya
Perubahan kebiasaan konsumen turut mendorong kreator digital muncul sebagai studio baru. Samsung TV Plus menjadi jembatan penting dalam transformasi ini. Platform tersebut membantu kreator bertransisi dari sekadar brand digital menjadi studio TV sejati.
Alessandra Catanese, CEO Smosh, membagikan pengalamannya. Kemitraan dengan Samsung TV Plus memberi ruang bagi Smosh. Mereka dapat meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperkuat fondasi bisnis jangka panjang.
Era Interaksi: TV sebagai Pengalaman Bersama
Diskusi di CES 2026 juga membahas pentingnya konten yang mengundang partisipasi. Para panelis menyoroti bagaimana program siaran langsung, seperti konser dan olahraga, masih krusial.
Fitur interaktif mengubah TV dari aktivitas pasif menjadi pengalaman aktif. Melalui penayangan premier serempak dan partisipasi real-time, TV menumbuhkan rasa kebersamaan. Hal ini menghasilkan koneksi budaya yang kuat.
Proyeksi Dampak Jangka Panjang Ekosistem FAST
Samsung menegaskan komitmen mereka pada masa depan TV interaktif. Brodsky menyatakan mereka akan terus berinvestasi pada acara live, program kreator, dan format interaktif. Tujuan utamanya adalah mengundang partisipasi.
Samsung percaya bahwa konten autentik yang menciptakan koneksi budaya menjadi hal yang paling penting. Kebangkitan FAST Streaming memastikan bahwa model distribusi gratis yang didukung iklan akan menjadi pendorong utama. Ini akan membentuk pengalaman menonton generasi berikutnya, menjadikannya lebih mudah diakses dan jauh lebih menarik.