iPhone 17e: Dynamic Island Hadir, Tapi Layar Tetap 60Hz?

iPhone 17e: Dynamic Island Hadir, Tapi Layar Tetap 60Hz?
Sumber :
  • Istimewa

Bocoran iPhone Fold dan iPhone 18 Pro: Spesifikasi Gahar & Tanpa Dynamic Island
  • iPhone 17e akan mengadopsi Dynamic Island, meninggalkan desain notch lawas.
  • Layar iPhone 17e Dynamic Island tetap menggunakan refresh rate standar 60Hz, berbeda dari model Pro.
  • Perangkat ini diprediksi membawa peningkatan performa signifikan berkat chip A19, tetapi ada pemotongan biaya di bagian modem.
  • Harga jual awal sebesar $599 (sekitar Rp9,7 Juta) diperkirakan tidak akan berubah.

Kenaikan Harga RAM Global Mencekik Pasar: Harga iPhone 2026 Melejit?

Apple dikabarkan sedang menyiapkan seri terjangkau terbaru, yaitu iPhone 17e Dynamic Island. Meskipun membawa pembaruan visual yang besar, raksasa teknologi ini nampaknya masih menahan peningkatan fitur inti lainnya. Seorang pembocor ulung di Weibo, "Digital Chat Station," mengungkapkan detail mengejutkan mengenai spesifikasi layar model ini.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa iPhone 17e akan meninggalkan desain notch—yang digunakan pada pendahulunya, iPhone 16e—dan mengadopsi Dynamic Island. Dynamic Island merupakan area interaktif di bagian atas layar yang menampilkan aktivitas yang sedang berlangsung. Namun demikian, Apple mempertahankan refresh rate layarnya pada 60Hz demi menjaga harga tetap kompetitif.

Revolusi Notch MacBook: LinkNotch, Pengganti Bookmark Cerdas

Kontroversi Layar: Dynamic Island vs. Refresh Rate 60Hz

Keputusan Apple ini menarik perhatian karena menciptakan kontradiksi desain. Konsumen akan mendapatkan estetika dan interaktivitas modern Dynamic Island. Sebaliknya, mereka harus berkompromi dengan pengalaman visual yang kurang mulus.

Mengapa Apple Mempertahankan 60Hz?

Model iPhone Pro terbaru telah lama menggunakan teknologi ProMotion. Teknologi ini memungkinkan refresh rate adaptif hingga 120Hz. Refresh rate 120Hz menghasilkan pengalaman scrolling yang jauh lebih lancar dan peningkatan kualitas visual saat menonton video.

Nampaknya, mempertahankan refresh rate 60Hz pada iPhone 17e menjadi strategi utama Apple. Ini memastikan biaya produksi tetap rendah. iPhone 17e diperkirakan masih menggunakan panel OLED berukuran 6.1 inci yang sama seperti pendahulunya.

Upgrade Performa dan Penghematan Komponen Internal

Selain perubahan pada Dynamic Island, bocoran juga menyoroti peningkatan signifikan pada dapur pacu. Apple tidak segan memberikan kekuatan pemrosesan yang lebih baik pada model terjangkau ini.

Kehadiran Chip A19

Leaker yang sama menegaskan bahwa iPhone 17e akan ditenagai oleh chip A19. Chip ini menggantikan A18 yang dipakai di iPhone 16e. Chip A19 dibangun berdasarkan proses 3nm generasi ketiga (N3P) dari TSMC.

Performa CPU mentah chip A19 diprediksi 5-10% lebih cepat dibandingkan A18. Meskipun begitu, rumor lain menyebutkan bahwa Apple mungkin menggunakan chip A19 versi yang kecepatannya diturunkan (downclocked) pada iPhone 17e Dynamic Island.

Fitur MagSafe dan Kompromi Modem

Sejumlah rumor mengindikasikan bahwa iPhone 17e akan mendapatkan cincin magnetik untuk mendukung pengisi daya MagSafe. Ini adalah fitur yang tidak tersedia pada iPhone 16e sebelumnya.

Untuk menghemat biaya operasional, Apple mungkin memilih modem C1 atau C1X yang lebih lama. Kode yang bocor menunjukkan bahwa perangkat ini tidak akan dilengkapi dengan chip nirkabel N1 terbaru. Keputusan ini secara langsung memengaruhi kecepatan koneksi data.

Analisis Positioning di Pasar

iPhone 17e diperkirakan akan mempertahankan kamera depan 12-megapiksel, Face ID, dan kamera belakang 48-megapiksel. Spesifikasi kamera ini mencerminkan komitmen Apple untuk menawarkan fotografi yang solid meskipun dengan harga yang lebih terjangkau.

Perangkat ini diperkirakan meluncur paling cepat pada Februari mendatang, mengikuti jejak peluncuran iPhone 16e tahun lalu. Apple diperkirakan tidak akan mengubah banderol harga awal $599. Keputusan ini membuat iPhone 17e menjadi pilihan yang menarik. Model ini menawarkan desain premium Dynamic Island dengan peningkatan performa, namun dengan pengorbanan pada kualitas pergerakan layar.