MediaTek Rilis Dimensity 8500: Lompatan Besar Performa GPU 4nm
- Istimewa
Era Ray Tracing di Ponsel Kelas Menengah
MediaTek gencar mempromosikan Dimensity 8500 sebagai chip pertama di segmennya yang membawa "realistic ray tracing." Fitur ini sebelumnya hanya tersedia pada perangkat flagship paling mahal.
Dalam hal kinerja gaming, MediaTek menjamin GPU tersebut dapat menjaga frame rate stabil di atas 110fps. Stabilitas ini tercapai bahkan dalam skenario luar ruangan yang ekstrem pada suhu 35 derajat Celsius. Teknologi Dimensity Multi-Frame Rate juga membantu menghemat daya hingga 30% saat bermain game. Penghematan bahkan mencapai 37% khusus untuk judul-judul game MOBA.
Kecerdasan Buatan dan Fotografi Sinematik
Pada tahun 2026, integrasi Kecerdasan Buatan (AI) menjadi standar wajib. Dimensity 8500 memenuhi kebutuhan ini melalui Unit Pemrosesan Neural (NPU 880) milik MediaTek.
NPU 880 secara penuh mendukung fitur AI generatif di perangkat (on-device), termasuk terjemahan real-time dan pembuatan gambar AI. Chip ini juga sepenuhnya kompatibel dengan Dimensity AI Development Kit serta Model Bahasa Besar (LLM/MLLM) global utama.
Untuk fotografi, MediaTek menyertakan serangkaian alat pencitraan berbantuan AI. Ini mencakup Algoritma Telefoto Ultra-Jelas AI, segmentasi semantik, serta penghilangan pantulan dan silau berbasis AI. Lebih lanjut, pengguna mendapatkan dukungan untuk perekaman video 4K HDR kelas sinema, zero shutter lag, dan autofokus deteksi fase piksel penuh.
Konektivitas Cepat dan Hemat Daya
Di sisi konektivitas, Dimensity 8500 dilengkapi dengan modem 5G yang tangguh. Modem ini mampu mencapai kecepatan unduh hingga 5.17Gbps, didukung agregasi tiga operator, dan dual-SIM dual-standby. Teknologi UltraSave 3.0+ dari MediaTek turut disertakan, secara efektif mengurangi konsumsi daya saat perangkat menggunakan jaringan seluler.
Prospek Pasar dan Dampak Kompetitif
Kehadiran Dimensity 8500 jelas menempatkan MediaTek sebagai pesaing serius di segmen menengah premium. Dengan fokus kuat pada peningkatan GPU dan integrasi ray tracing, MediaTek berhasil menjembatani kesenjangan antara perangkat mid-range dan flagship.
Chipset 4nm ini memastikan bahwa ponsel yang lebih terjangkau dapat menawarkan pengalaman gaming dan AI yang sebelumnya eksklusif. Produsen ponsel kini memiliki opsi daya yang efisien dan performa tinggi untuk menarik konsumen yang mendambakan spesifikasi premium tanpa harus membayar harga tertinggi.