MediaTek Rilis Dimensity 9500s & 8500, Chipset Gaming dan AI Terbaru!

MediaTek Rilis Dimensity 9500s & 8500, Chipset Gaming dan AI Terbaru!
Sumber :
  • Mediatek

Dimensity 9500s dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) generasi terbaru yang mendukung:

Huawei Raja Smartphone China 2025: Strategi Chip Kirin Salip Apple
  • Penalaran generatif (text-to-image, voice synthesis, dll.)
  • Model multi-modal (gabungan teks, gambar, suara)
  • Pemrosesan kamera real-time via MediaTek Imagiq

Fitur kamera unggulan:

Poco X8 Pro Max Lolos BIS: Intip Spesifikasi Chipset Baru & Baterai 9000mAh
  • Dukungan sensor hingga 320 MP
  • Rekaman video 8K @ 60fps dengan Dolby Vision HDR
  • Pengurangan noise AI dan pelacakan gerakan hingga 30 fps
  • Konektivitas & Layar Masa Depan
  • Wi-Fi 7 – kecepatan hingga 5,8 Gbps
  • RAM LPDDR5X + Storage UFS 4.0
  • Dukungan layar WQHD+ dengan refresh rate 180 Hz
  • Dual SIM 5G aktif, GPS multi-sistem (GPS, Galileo, BeiDou, dll.)
  • Bluetooth 5.4 dan UltraSave 4.0 untuk efisiensi daya ekstrem

Dimensity 8500: Performa Premium untuk Segmen Menengah Atas

Performa Gahar! Redmi Turbo 5 Max Ditenagai Dimensity 9500s

Jika Dimensity 9500s ditujukan untuk flagship, maka Dimensity 8500 adalah jantung bagi ponsel mid-range premium seperti seri Redmi Note Pro, Realme GT Neo, atau vivo V-series.

Meski menggunakan fabrikasi 4nm, chipset ini tetap mengadopsi filosofi All Big Core langkah berani yang biasanya hanya ditemukan di chip flagship.

Konfigurasi CPU:

  • 8x Cortex-A725 @ 3,4 GHz
    (Catatan: Semua inti berperforma tinggi, tanpa cluster efisiensi tradisional)

GPU: Mali-G720 dengan Efisiensi Tinggi

  • +25% peningkatan performa grafis vs generasi sebelumnya
  • –20% konsumsi daya berkat optimasi arsitektur ARM Immortalis

AI & Multimedia

  • NPU MediaTek 880 untuk percepatan AI dasar hingga menengah
  • Dukungan kamera hingga 320 MP
  • Rekaman video hingga 4K @ 60fps
  • Layar WQHD+ dengan refresh rate maksimal 144 Hz

Konektivitas

  • Wi-Fi 6E (bukan Wi-Fi 7, tapi masih sangat cepat)
  • Bluetooth 5.4
  • Dual SIM 5G aktif
  • Sistem navigasi satelit lengkap (GPS, Galileo, BeiDou, NavIC, QZSS)
  • UltraSave 3.0+ untuk manajemen daya cerdas

Mengapa “All Big Core” Jadi Tren?

MediaTek dan Qualcomm kini berlomba meninggalkan desain CPU tradisional (big.LITTLE) karena:

  • Beberapa aplikasi modern (terutama game & AI) membutuhkan semua core berjalan pada frekuensi tinggi
  • Efisiensi dinamis kini lebih baik berkat fabrikasi 3/4nm dan manajemen daya canggih
  • Pengalaman pengguna lebih konsisten tanpa stutter saat switching core

Namun, pendekatan ini menuntut sistem pendingin dan baterai yang optimal sebab konsumsi daya bisa melonjak saat semua core aktif.

Dampak pada Industri Smartphone 2026

Kehadiran Dimensity 9500s dan 8500 akan mempercepat adopsi:

Halaman Selanjutnya
img_title