Akhirnya! Apple Tambah Enkripsi E2EE ke Pesan iPhone, Lawan Google?

Akhirnya! Apple Tambah Enkripsi E2EE ke Pesan iPhone, Lawan Google?
Sumber :
  • Apple

Gadget – Dalam langkah strategis yang dinantikan lama oleh pengguna global, Apple dikabarkan tengah mengembangkan dukungan enkripsi End-to-End Encryption (E2EE) untuk pesan berbasis Rich Communication Services (RCS) pada perangkat iPhone. Indikasi kuat muncul dari temuan jejak kode dalam iOS 26.3 Beta 2, versi pengujian sistem operasi terbaru Apple yang dirilis pada Januari 2026.

iPhone 17 Kuasai China: Jual Lebih Banyak dari Rival Gabungan

Langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam kebijakan Apple terhadap standar komunikasi lintas platform sekaligus menjawab kritik selama bertahun-tahun bahwa pengguna iPhone kurang aman saat berkomunikasi dengan pengguna Android via SMS tradisional.

Artikel ini mengupas latar belakang pengembangan, manfaat keamanan, implikasi ekosistem, serta tantangan teknis dan strategis di balik adopsi enkripsi E2EE untuk RCS oleh raksasa teknologi asal Cupertino tersebut.

iPhone Lipat 2026 Rilis: Apple Ganti Face ID dengan Touch ID Biometrik

Apa Itu RCS dan Mengapa Enkripsi E2EE Penting?

Rich Communication Services (RCS) adalah protokol komunikasi modern yang dirancang untuk menggantikan SMS dan MMS konvensional. Dikembangkan oleh GSMA (GSM Association), RCS menawarkan fitur-fitur canggih seperti:

Apple M2 Ultra vs Apple M3 Ultra: Adu Performa Chip Desktop Paling Kencang
  • Pengiriman pesan berbasis data (bukan jaringan seluler lama)
  • Konfirmasi pengiriman dan pembacaan (read receipts)
  • Obrolan grup dengan nama dan gambar profil
  • Pengiriman file berkualitas tinggi (foto, video, dokumen)

Namun, selama ini RCS tidak memiliki enkripsi bawaan hingga GSMA merilis RCS Universal Profile 3.0 pada Maret 2025, yang secara resmi menyertakan dukungan enkripsi End-to-End (E2EE).

Enkripsi E2EE memastikan bahwa hanya pengirim dan penerima yang bisa membaca isi pesan. Bahkan operator seluler, penyedia layanan, atau pihak ketiga termasuk Apple atau Google tidak dapat mengakses konten komunikasi tersebut.

Sejak peluncuran RCS 3.0, Google menjadi satu-satunya vendor besar yang langsung mengimplementasikannya di perangkat Android. Apple, yang selama ini hanya mendukung iMessage (dengan E2EE bawaan), enggan mengadopsi RCS karena alasan keamanan dan kontrol ekosistem.

Kini, tampaknya Apple mulai melunak dan bersiap bergabung dalam standar global yang lebih inklusif.

Jejak Kode di iOS 26.3 Beta 2: Bukti Nyata Pengembangan E2EE

Menurut laporan GSMArena pada 16 Januari 2026, para peneliti keamanan menemukan elemen antarmuka pengguna (UI) dalam iOS 26.3 Beta 2 yang secara eksplisit merujuk pada status enkripsi RCS. Antara lain:

Halaman Selanjutnya
img_title