Era Gemini Tiba: Apple Wajib Perbaiki Aplikasi Shortcuts

Era Gemini Tiba: Apple Wajib Perbaiki Aplikasi Shortcuts
Sumber :
  • Digital Trends / Apple

Redmi Turbo 5 Max: Baterai 9000mAh Tantang Daya Tahan Honor
  • Apple secara resmi menyematkan model kustom Google Gemini untuk memperkuat Siri dan Apple Intelligence.
  • Meskipun integrasi AI sangat menjanjikan, potensi penuhnya terhambat oleh kompleksitas aplikasi Apple Shortcuts.
  • Para pengguna mengalami kesulitan besar dalam membuat alur kerja otomatis karena sistem scripting yang membingungkan.

iPhone 17 Kuasai China: Jual Lebih Banyak dari Rival Gabungan

Industri teknologi bergema setelah Apple mengumumkan kesepakatan penting dengan Google. Setelah sempat tertinggal dalam perlombaan AI dan menggunakan solusi sementara seperti ChatGPT, Apple kini menempatkan Gemini (versi kustom tanpa merek) sebagai pondasi utama AI mereka. Langkah strategis ini bertujuan memperbaiki Siri, meningkatkan Apple Intelligence, dan memperkuat seluruh fondasi model kecerdasan buatan dalam ekosistem iOS.

Integrasi ini menjanjikan Siri yang jauh lebih cerdas dan komunikatif, setara dengan kemampuan Gemini atau ChatGPT. Siri tidak lagi perlu mengalihkan permintaan yang kompleks ke layanan eksternal. Yang lebih penting, Siri diharapkan memperoleh kecerdasan yang dapat bertindak langsung dalam aplikasi lain—sebuah konsep yang disebut Personal Intelligence.

iPhone Lipat 2026 Rilis: Apple Ganti Face ID dengan Touch ID Biometrik

Potensi Terbuang dalam Aplikasi Apple Shortcuts

Aplikasi Apple Shortcuts sering dianggap sebagai alat paling diremehkan dalam iPhone, padahal ia menyimpan potensi besar. Shortcuts adalah mesin yang mampu melakukan serangkaian tugas multi-langkah hanya dengan satu ketukan. Kini, dengan integrasi Apple Intelligence, aplikasi ini dapat menghasilkan trik yang sangat canggih.

Misalnya, satu klik tombol dapat mengambil screenshot dari video, mengidentifikasi film atau serial TV, dan memberi tahu pengguna di mana mereka dapat melakukan streaming. Tugas-tugas yang didukung AI ini bahkan dapat ditangani oleh model bawaan Apple yang berjalan secara offline di perangkat. Potensi yang ditawarkannya memang luar biasa.

Mengapa Membuat Automasi Masih Menjadi Tugas yang Mengerikan

Sayangnya, gambaran indah tersebut berakhir di antarmuka pembuatan pintasan. Membuat pintasan dalam aplikasi yang sama namanya merupakan pekerjaan yang melelahkan bagi pengguna pemula. Bahkan bagi pengguna mahir, membuat otomatisasi yang panjang terasa menguji kesabaran.

Sistem scripting-nya, dengan variabel dan alur kontrol yang samar, sungguh membingungkan. Pengguna hampir pasti harus melalui panduan panjang untuk memahaminya. Walaupun sudah berusaha keras, banyak pengguna sering merasa tersesat saat mulai membangun pintasan yang sebenarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title