Era Gemini Tiba: Apple Wajib Perbaiki Aplikasi Shortcuts

Era Gemini Tiba: Apple Wajib Perbaiki Aplikasi Shortcuts
Sumber :
  • Digital Trends / Apple

iPhone 17 Kuasai China: Jual Lebih Banyak dari Rival Gabungan
  • Apple secara resmi menyematkan model kustom Google Gemini untuk memperkuat Siri dan Apple Intelligence.
  • Meskipun integrasi AI sangat menjanjikan, potensi penuhnya terhambat oleh kompleksitas aplikasi Apple Shortcuts.
  • Para pengguna mengalami kesulitan besar dalam membuat alur kerja otomatis karena sistem scripting yang membingungkan.

iPhone Lipat 2026 Rilis: Apple Ganti Face ID dengan Touch ID Biometrik

Industri teknologi bergema setelah Apple mengumumkan kesepakatan penting dengan Google. Setelah sempat tertinggal dalam perlombaan AI dan menggunakan solusi sementara seperti ChatGPT, Apple kini menempatkan Gemini (versi kustom tanpa merek) sebagai pondasi utama AI mereka. Langkah strategis ini bertujuan memperbaiki Siri, meningkatkan Apple Intelligence, dan memperkuat seluruh fondasi model kecerdasan buatan dalam ekosistem iOS.

Integrasi ini menjanjikan Siri yang jauh lebih cerdas dan komunikatif, setara dengan kemampuan Gemini atau ChatGPT. Siri tidak lagi perlu mengalihkan permintaan yang kompleks ke layanan eksternal. Yang lebih penting, Siri diharapkan memperoleh kecerdasan yang dapat bertindak langsung dalam aplikasi lain—sebuah konsep yang disebut Personal Intelligence.

Jangan Biarkan Laptop Lemot! 11 Cara Optimalisasi Sistem

Potensi Terbuang dalam Aplikasi Apple Shortcuts

Aplikasi Apple Shortcuts sering dianggap sebagai alat paling diremehkan dalam iPhone, padahal ia menyimpan potensi besar. Shortcuts adalah mesin yang mampu melakukan serangkaian tugas multi-langkah hanya dengan satu ketukan. Kini, dengan integrasi Apple Intelligence, aplikasi ini dapat menghasilkan trik yang sangat canggih.

Misalnya, satu klik tombol dapat mengambil screenshot dari video, mengidentifikasi film atau serial TV, dan memberi tahu pengguna di mana mereka dapat melakukan streaming. Tugas-tugas yang didukung AI ini bahkan dapat ditangani oleh model bawaan Apple yang berjalan secara offline di perangkat. Potensi yang ditawarkannya memang luar biasa.

Mengapa Membuat Automasi Masih Menjadi Tugas yang Mengerikan

Sayangnya, gambaran indah tersebut berakhir di antarmuka pembuatan pintasan. Membuat pintasan dalam aplikasi yang sama namanya merupakan pekerjaan yang melelahkan bagi pengguna pemula. Bahkan bagi pengguna mahir, membuat otomatisasi yang panjang terasa menguji kesabaran.

Sistem scripting-nya, dengan variabel dan alur kontrol yang samar, sungguh membingungkan. Pengguna hampir pasti harus melalui panduan panjang untuk memahaminya. Walaupun sudah berusaha keras, banyak pengguna sering merasa tersesat saat mulai membangun pintasan yang sebenarnya.

Sistem ini sangat bergantung pada kode dan kata kunci yang terkadang tidak disadari keberadaannya oleh pengguna. Pengguna baru menyadari adanya "tindakan terhubung yang tersedia" setelah mencari aplikasi spesifik yang ingin mereka otomatisasi.

Menjembatani Kesenjangan dengan Kecerdasan Bahasa Alami

Saat ini, meminta ChatGPT untuk menjelaskan langkah-langkah pembuatan pintasan justru memperburuk kebingungan. ChatGPT seringkali memberikan langkah-langkah yang tidak jelas atau arahan menyesatkan yang tidak tersedia di aplikasi Shortcuts. Tidak mengherankan jika aplikasi ini menjadi salah satu sumber pertanyaan terbanyak dari pengguna iPhone.

Bahan-bahan untuk perbaikan sebenarnya sudah tersedia. Bayangkan Anda dapat berkata, "Hai Siri, buatkan Pintasan yang secara otomatis mengaktifkan mode fokus pukul 4 sore, membungkam semua notifikasi kecuali Slack, dan mengirimi saya ringkasan percakapan grup." Hal ini adalah impian yang mustahil dengan kondisi aplikasi Shortcuts dan Siri saat ini.

Kabar baiknya, kesepakatan dengan Gemini membuka jalan. Apple telah memiliki sistem yang memungkinkan Siri dan Apple Intelligence berinteraksi dengan aplikasi. Kecerdasan buatan internal kini mengetahui tindakan apa yang dapat diambilnya di dalam aplikasi, tanpa perlu benar-benar membukanya.

Peran Gemini dan App Intents

Apple menjelaskan, "Dengan Apple Intelligence dan penyempurnaan pada App Intents, Siri akan menyarankan tindakan aplikasi Anda untuk membantu pengguna menemukan fitur aplikasi Anda dan memperoleh kemampuan untuk mengambil tindakan di dalam dan di seluruh aplikasi." Fungsi ini memungkinkan AI untuk memahami konteks dan bertindak lintas aplikasi.

Gemini telah mampu melakukan hal serupa. Ia tidak hanya bekerja di dalam aplikasi Google sendiri seperti Gmail atau Calendar, tetapi juga aplikasi pihak ketiga seperti WhatsApp. Kemampuan ini menunjukkan bahwa model bahasa besar dapat menghilangkan kebutuhan pengguna untuk menyusun script yang rumit. Pengguna cukup mendeskripsikan hasil yang diinginkan melalui bahasa alami.

Urgensi Modernisasi Automasi Apple

Integrasi Google Gemini merupakan kemajuan besar yang menjanjikan masa depan Siri yang benar-benar cerdas. Namun, jika pengalaman membuat automasi tetap sulit, potensi dari Apple Intelligence akan terhambat. Aplikasi Apple Shortcuts adalah pintu gerbang menuju otomatisasi mendalam, tetapi desainnya kini menghalangi, bukan memfasilitasi.

Apple harus segera merevolusi antarmuka Shortcuts. Mereka perlu memanfaatkan kekuatan model bahasa besar seperti Gemini dan kemampuan App Intents yang telah mereka kembangkan. Daripada mengharuskan pengguna menyusun kode, sistem harus memungkinkan pengguna mendeskripsikan pintasan secara lisan atau teks, lalu AI yang membangunnya di latar belakang. Modernisasi ini sangat penting agar pengguna iPhone dapat benar-benar merasakan potensi penuh yang dijanjikan oleh era AI baru Apple.