Tablet 12 Inch RAM 12 GB Murah: Performa Premium di Bawah Rp5 Juta
- Istimewa
Hasilnya, perangkat premium mulai 'turun kasta' ke segmen harga yang lebih rasional. Konsumen kini dihadapkan pada pilihan yang jauh lebih menguntungkan. Dengan bujet di bawah Rp5 juta, mereka sudah bisa memiliki perangkat yang mampu menangani beban kerja produktivitas ringan hingga menengah. Pergeseran ini efektif mengaburkan batas antara performa tablet kelas menengah dan laptop entry-level.
Duel Tablet 12 Inch RAM 12 GB di Bawah Rp5 Juta
Tren harga yang agresif ini terwujud dalam beberapa model yang kini mendominasi pasar. Dua perangkat menonjol menjadi contoh sempurna dari fenomena Tablet 12 Inch RAM 12 GB termurah.
Infinix XPAD 20 Pro: Performa Agresif Kelas Menengah
Infinix XPAD 20 Pro menjadi representasi paling nyata dari pergeseran harga ini. Tablet ini membawa layar mendekati 12 inci, memberikan pengguna ruang kerja yang luas untuk mengetik dokumen atau mengedit spreadsheet. Nilai jual utamanya terletak pada RAM 12 GB yang menjamin multitasking berjalan mulus, bahkan saat beberapa aplikasi berat dibuka bersamaan. Perangkat ini juga dilengkapi baterai berkapasitas besar untuk penggunaan seharian. Harga Infinix XPAD 20 Pro, yang sering berada di kisaran Rp4,8 juta, menawarkan spesifikasi sangat kompetitif di kelasnya.
Honor Pad 9: Fokus pada Ergonomi dan Desain Ringan
Alternatif lain yang kuat datang dari Honor Pad 9. Tablet ini menekankan desain yang ringan dan ergonomis, menjadikannya pilihan ideal untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Meskipun fokus pada portabilitas, Honor tidak mengorbankan performa. Layar besar mendekati 12 inci dipadukan dengan dukungan RAM 12 GB. Kombinasi ini memastikan antarmuka tetap sangat responsif. Optimalisasi sistem yang rapi membuat pengalaman multitasking pada Honor Pad 9 terasa stabil dan konsisten sepanjang hari, baik untuk kelas daring maupun pekerjaan jarak jauh.
Dampak Tablet Harga Murah terhadap Pasar Laptop Entry-Level
Kehadiran Tablet 12 Inch RAM 12 GB di bawah Rp5 juta secara fundamental mengubah cara konsumen memandang perangkat tablet. Perangkat ini kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat konsumsi konten atau hiburan. Mereka mulai dipertimbangkan sebagai alat kerja serius. Ketika ditambah aksesori seperti keyboard dan stylus, tablet ini langsung mengisi celah yang selama ini ditempati oleh laptop entry-level yang harganya seringkali sedikit lebih mahal namun dengan fleksibilitas yang lebih rendah. Inilah masa depan produktivitas hibrida yang menuntut performa tinggi, tetapi dengan anggaran yang lebih efisien.