Honor Watch GS 5 Hadir dengan Skrining Jantung & Baterai 23 Hari!
- Honor
Gadget – Honor memperkuat posisinya di pasar wearable kesehatan dengan peluncuran Honor Watch GS 5, jam tangan pintar terbarunya yang menempatkan kesehatan jantung sebagai prioritas utama. Perangkat ini mulai dibuka untuk pre-order di Tiongkok pada 19 Januari 2026, menandai evolusi signifikan dari seri GS sebelumnya terutama dalam hal inovasi medis digital, desain ergonomis, dan daya tahan baterai yang luar biasa.
Dengan klaim sebagai jam tangan pertama di industri yang menawarkan fungsi skrining serangan jantung mendadak (sudden cardiac arrest), Honor Watch GS 5 bukan sekadar alat pelacak kebugaran, melainkan asisten kesehatan pribadi yang proaktif. Ditambah baterai yang mampu bertahan hingga 23 hari dalam mode Bluetooth, perangkat ini menjadi salah satu smartwatch paling efisien di kelasnya.
Artikel ini mengupas tuntas fitur unggulan, desain, kemampuan kesehatan canggih, serta target pengguna ideal dari Honor Watch GS 5.
Desain Lebih Ramping, Nyaman Dipakai 24/7
Honor mempertahankan desain dial bulat ikonik dari seri GS sebelumnya, namun kali ini dengan profil lebih ramping dan ringan. Watch GS 5 memiliki ketebalan hanya 9,9 mm dan bobot 26 gram menjadikannya sangat nyaman untuk dipakai sepanjang hari, bahkan saat tidur.
Desain minimalis ini tidak hanya estetis, tetapi juga fungsional:
- Cocok untuk penggunaan formal maupun kasual
- Tidak mengganggu saat tidur atau berolahraga
- Ideal untuk pemantauan kesehatan jangka panjang
Meski spesifikasi layar belum dikonfirmasi resmi, desain visual menunjukkan kemungkinan besar Honor tetap menggunakan layar AMOLED 1,43 inci seperti pada GS 4 dengan warna tajam, kontras tinggi, dan responsif terhadap sentuhan.
Inovasi Kesehatan: Skrining Serangan Jantung Mendadak, Pertama di Dunia
Fitur paling revolusioner dari Honor Watch GS 5 adalah fungsi skrining serangan jantung mendadak (sudden cardiac arrest screening) yang diklaim sebagai pertama di industri jam tangan pintar.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Perangkat ini menggunakan algoritma AI canggih yang menganalisis:
- Pola irama jantung (detak jantung)
- Variabilitas detak jantung (HRV)
- Sinyal fisiologis lain dari sensor multi-saluran
Jika sistem mendeteksi pola abnormal yang berpotensi mengarah pada risiko serius, pengguna akan menerima peringatan dini untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis.