Motorola Signature vs Galaxy S26 Ultra: Mana yang Unggul dengan Stylus?
- Motorola
Gadget – Di tengah dominasi Samsung dalam segmen flagship Android dengan stylus, Motorola kembali memasuki arena dengan gebrakan besar: Motorola Signature dan Moto Pen Ultra. Peluncuran ini bukan sekadar tambahan aksesori melainkan tantangan langsung terhadap warisan Galaxy Ultra series, yang selama bertahun-tahun menjadi satu-satunya pilihan utama bagi pengguna yang menginginkan stylus terintegrasi pada ponsel premium.
Namun, pertanyaannya tetap: dapatkah Motorola benar-benar menyaingi Galaxy S26 Ultra, yang diprediksi akan melanjutkan tradisi S Pen yang telah diasah sejak era Galaxy Note?
Artikel ini mengupas tuntas perbedaan filosofi desain, kedalaman integrasi software, kenyamanan penggunaan, serta nilai yang ditawarkan oleh kedua pendekatan modular ala Motorola versus terintegrasi ala Samsung.
Moto Pen Ultra: Stylus Premium Tanpa Slot Internal
Motorola memperkenalkan Moto Pen Ultra sebagai stylus andalannya untuk tahun 2026. Perangkat ini menawarkan:
- Ujung presisi tinggi untuk menulis dan menggambar akurat
- Sensitivitas tekanan yang responsif
- Tombol pintas untuk akses cepat ke fungsi seperti screenshot, catatan, atau aplikasi tertentu
Secara performa, Moto Pen Ultra memang mendekati standar flagship. Namun, ada perbedaan mendasar: stylus ini tidak tertanam di dalam bodi ponsel. Ia dijual terpisah dan harus disimpan secara manual misalnya di tas, saku, atau wadah khusus.
Keputusan ini memiliki dua sisi:
✅ Fleksibilitas: Moto Pen Ultra bisa digunakan dengan berbagai perangkat Motorola, termasuk foldable seperti Razr+.
❌ Kenyamanan harian: Tidak ada jaminan stylus selalu tersedia saat dibutuhkan berbeda dengan S Pen yang “tinggal tarik”.
Samsung sendiri telah menginvestasikan lebih dari satu dekade dalam merancang ruang internal yang aman, tahan lama, dan ergonomis untuk S Pen. Ini bukan hanya soal teknik tapi bagian dari pengalaman pengguna yang mulus.
Motorola Signature: Flagship yang Kembali dengan Gaya Produktif
Setelah absen dari segmen premium pada 2025, Motorola Signature hadir sebagai jawaban atas permintaan pasar akan perangkat Android kelas atas yang mendukung stylus tanpa harus membeli Galaxy Ultra.
Spesifikasi utamanya mencakup:
- Layar AMOLED besar dengan refresh rate tinggi
- Performa chipset unggulan (kemungkinan Snapdragon 8 Gen 4)
- Sistem kamera canggih
- Antarmuka Android bersih ala Motorola
Yang membedakan Signature dari flagship lain adalah dukungan resmi untuk Moto Pen Ultra. Ini membuka pintu bagi:
- Profesional yang sering menandatangani dokumen digital
- Mahasiswa yang ingin mencatat langsung di tablet-style
- Seniman digital yang butuh alat gambar portabel
Namun, Motorola tidak membangun ekosistem stylus sedalam Samsung. Tidak ada aplikasi catatan bawaan yang dioptimalkan, tidak ada Air Actions, dan tidak ada integrasi remote control seperti yang dimiliki S Pen.
Pendekatan Motorola lebih modular dan opsional: Anda gunakan stylus saat diperlukan, bukan sebagai bagian inti dari identitas perangkat.
Galaxy S26 Ultra: Standar Emas Stylus Android yang Sulit Ditandingi
Samsung tidak hanya menjual ponsel ia menjual ekosistem produktivitas. Galaxy S26 Ultra (penerus S25 Ultra) diprediksi akan melanjutkan warisan ini dengan:
- S Pen tertanam yang selalu siap pakai
- Latensi ultra-rendah (<2ms) untuk pengalaman menulis natural
- Samsung Notes: aplikasi catatan lengkap dengan OCR, sinkronisasi cloud, dan konversi tulisan tangan ke teks
- Fitur Air Actions: kontrol kamera, presentasi, atau musik dari jarak jauh
- Integrasi lintas perangkat: S Pen di Galaxy Tab, PC, bahkan smart monitor
Lebih dari itu, ribuan aplikasi pihak ketiga seperti Adobe Fresco, Microsoft OneNote, dan Canva telah mengoptimalkan dukungan untuk S Pen selama bertahun-tahun. Ini menciptakan lingkaran ekosistem yang sulit ditembus oleh pendatang baru.
Apakah Motorola Bisa Menggoyang Tahta Samsung?
Jawabannya: belum tapi ia berhasil memperluas pilihan.
Samsung tetap menjadi pemimpin tak terbantahkan dalam hal integrasi stylus, pengalaman pengguna, dan ekosistem. Namun, Motorola memainkan peran penting: mendemokratisasi akses ke teknologi stylus di luar monopoli Galaxy Ultra.
Dengan harga yang kemungkinan lebih rendah 30–40% dibanding Galaxy S26 Ultra, Motorola Signature menawarkan nilai terbaik bagi pemula stylus atau mereka yang tidak butuh fitur canggih seperti Air Actions.
Kesimpulan: Bukan Pengganti, Tapi Pesaing yang Cerdas
Motorola Signature dan Moto Pen Ultra tidak akan menggantikan Galaxy S26 Ultra sebagai raja stylus Android. Tapi mereka berhasil menjawab pertanyaan penting:
“Haruskah saya membayar mahal hanya untuk mencoba stylus?”
Jawaban Motorola: tidak.
Dengan pendekatan modular, harga terjangkau, dan performa stylus yang kompetitif, Motorola memberi ruang bernapas bagi inovasi di segmen yang selama ini didominasi satu pemain. Dan dalam dunia teknologi, persaingan sehat selalu menguntungkan konsumen.
Jadi, jika Anda pengguna yang ingin produktivitas ekstra tanpa komitmen penuh, Motorola layak dipertimbangkan. Tapi jika stylus adalah inti dari cara Anda bekerja, Galaxy S26 Ultra tetap tak tergantikan.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |