Samsung Batalkan Rencana Berbayar: Galaxy AI Tetap Gratis, Ini Daftarnya!
- Gizchina
Gadget – Setelah beredar kekhawatiran di kalangan pengguna Galaxy bahwa fitur-fitur kecerdasan buatan (AI) andalan Samsung akan mulai dikenai biaya pada 2025, Samsung akhirnya memberikan kepastian yang menenangkan: fitur Galaxy AI dasar akan tetap gratis selamanya.
Dalam pembaruan terbaru pada dokumen resminya, raksasa teknologi Korea Selatan ini menegaskan bahwa pengguna tidak perlu khawatir kehilangan akses atau ditagih bulanan hanya untuk menggunakan fitur-fitur inti yang membuat pengalaman Galaxy begitu cerdas dan intuitif.
Langkah ini merespons kebingungan publik akibat keterangan ambigu di situs web Samsung sebelumnya, yang menyiratkan kemungkinan berakhirnya akses gratis pasca-2025. Kini, kabar baik itu resmi: Anda bisa terus menikmati fitur AI favorit tanpa bayaran selamanya.
Fitur Galaxy AI yang Dijamin Gratis Selamanya
Samsung secara eksplisit menyatakan bahwa hampir semua fitur AI utama yang tersedia saat ini termasuk dalam kategori “gratis selamanya.” Berikut daftar lengkapnya:
- Bantuan menulis pesan teks yang jelas dan profesional
- Terjemahan panggilan secara real-time (live call translation)
- Edit foto otomatis dengan AI (misalnya hapus objek, perbaiki latar belakang)
- Ringkasan catatan otomatis dari rapat atau kuliah
- Transkripsi rekaman suara ke teks
- Pelacakan dan rekomendasi pencapaian tujuan kesehatan
Fitur-fitur ini merupakan bagian dari pengalaman inti Galaxy, yang menjadi alasan utama banyak konsumen memilih ponsel Samsung seri S, Z, atau A premium. Dengan jaminan gratis ini, nilai jual jangka panjang perangkat Galaxy semakin kuat.
Peringatan Penting: Fitur Pihak Ketiga Mungkin Berubah
Meski Samsung mengunci komitmen untuk fitur buatannya sendiri, ada satu pengecualian penting: fitur yang dikembangkan oleh mitra pihak ketiga.
Contoh paling terkenal adalah “Circle to Search”, fitur revolusioner yang memungkinkan pengguna menyorot apa pun di layar dengan jari dan langsung mencarinya di Google. Fitur ini ditenagai oleh Google, bukan Samsung.
“Samsung hanya bisa menjamin kebijakan untuk perangkat lunak yang mereka bangun sendiri,” demikian penjelasan resmi.
Artinya, meskipun saat ini Circle to Search tetap gratis, masa depannya bergantung pada kebijakan Google. Jika Google suatu hari memutuskan menjadikannya fitur berbayar (misalnya sebagai bagian dari Google One AI Premium), maka akses gratis di Galaxy juga bisa berakhir.