Mengapa Gerhana Matahari Total 2027 Jadi yang Terlama?
- Istimewa
Kombinasi unik ini membuat piringan Bulan terlihat sangat besar. Bulan pun mampu memblokir seluruh piringan Matahari dalam waktu yang jauh lebih lama dari biasanya. Proses pemblokiran yang diperpanjang inilah yang menciptakan periode kegelapan signifikan, melebihi durasi rata-rata gerhana standar.
Jalur Lintasan Global Gerhana 2027
Peristiwa akbar Gerhana Matahari Total 2027 akan melintasi beberapa benua dan negara. Jalur totalitas penuh (bayangan umbra Bulan) pertama kali terlihat di wilayah Maroko dan Spanyol selatan.
Bayangan bulan kemudian akan bergerak cepat melintasi sebagian besar Afrika Utara dan Timur Tengah. Negara-negara yang dilewati termasuk Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, dan Arab Saudi. Fenomena ini akan berakhir di Yaman dan pantai Somalia.
Lokasi Terbaik dan Dampak Regional
Durasi totalitas yang paling lama diprediksi akan terjadi di Mesir. Secara spesifik, kota-kota bersejarah seperti Luxor dan Aswan menawarkan pemandangan terbaik untuk mengamati gerhana terpanjang ini.
Sementara itu, wilayah lain di Eropa, Asia, dan sebagian besar Afrika hanya akan menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian. Sayangnya, wilayah Indonesia juga hanya akan terpapar sebagian kecil dari fenomena ini. Pemandangan parsial diperkirakan terlihat di wilayah Balai Pungut, Riau.
Prospek Astronomi Tahun Mendatang
Sebelum peristiwa puncak 2027, tahun 2026 juga telah menyiapkan beberapa fenomena astronomi penting. Para pengamat langit wajib mencatat jadwal berikut:
Gerhana Matahari Cincin (Annular Solar Eclipse) akan menghiasi langit di atas Antartika pada 17 Februari 2026. Dalam peristiwa ini, Bulan tidak sepenuhnya menutupi Matahari, sehingga tercipta efek visual "cincin api" yang memukau.
Selain itu, dua gerhana bulan juga akan terjadi sepanjang 2026. Gerhana Bulan Total akan muncul pada 3 Maret 2026, dapat diamati oleh penduduk Asia, Australia, dan Amerika. Kemudian, Gerhana Bulan Sebagian diprediksi terlihat pada 27 hingga 28 Agustus 2026 di Amerika, Eropa, dan Afrika.