ASUS Hentikan Smartphone Baru, Fokus Total ke AI & PC Komersial

ASUS Hentikan Smartphone Baru, Fokus Total ke AI & PC Komersial
Sumber :
  • Istimewa

Strategi Asus: Hentikan Ekspansi Smartphone, Fokus ke AI & Robotika
  • ASUS resmi menghentikan produksi dan peluncuran model smartphone baru, termasuk Zenfone dan ROG Phone.
  • Perusahaan mengalihkan seluruh sumber daya riset dan pengembangan (R&D) ke sektor Kecerdasan Artifisial (AI) dan PC komersial.
  • ASUS menilai potensi pertumbuhan AI Fisik dan PC komersial jauh lebih tinggi dibandingkan pasar ponsel saat ini.

Laptop Gaming 2026: Performa Kencang, Desain Tipis, dan Harga Terbaik

Perusahaan teknologi raksasa Taiwan, ASUS, secara resmi mengumumkan keputusan strategis yang mengejutkan pasar global. Mereka menegaskan bahwa perusahaan tidak akan lagi meluncurkan model smartphone baru di masa depan. Keputusan drastis ini menandai berakhirnya era lini produk konsumen populer seperti Zenfone dan ROG Phone. Manajemen ASUS memutuskan untuk mengalihkan total fokus sumber daya penelitian dan pengembangan mereka ke sektor Kecerdasan Artifisial (AI) dan PC komersial.

Chairman ASUS, Jonney Shih, mengungkapkan alasan di balik pergeseran fokus ini. Menurutnya, potensi pertumbuhan pada sektor PC komersial dan perangkat AI Fisik jauh lebih signifikan. Shih membuat pernyataan ini dalam acara Gala Akhir Tahun 2025 di Pusat Pameran Taipei Nangang.

Huawei Kembali Jadi Raja Smartphone China, Ungguli Apple Setelah Lima Tahun

Mengapa ASUS Tinggalkan Pasar Smartphone Konsumen?

ASUS melihat adanya pergeseran paradigma teknologi yang fundamental. Oleh karena itu, perusahaan mengambil langkah maksimal untuk memastikan ketahanan bisnis jangka panjang. Mereka mengidentifikasi bahwa perangkat keras AI memiliki potensi pasar yang lebih besar.

Shih menjelaskan bahwa perusahaan serius dalam mengembangkan inisiatif AI Fisik. Kategori ini mencakup teknologi mutakhir seperti robotika dan kacamata pintar. Selain itu, investasi besar juga dialokasikan untuk segmen PC komersial.

Transisi Teknologi dan PC Berbasis Snapdragon X

Analisis internal perusahaan menunjukkan adanya peluang transfer teknologi yang sangat efisien. Pengalaman divisi ponsel ASUS dalam pengembangan platform Qualcomm ternyata dapat dialihkan secara langsung. Transfer pengetahuan ini memiliki tingkat kesinambungan tinggi untuk diterapkan pada produk baru.

Kompetensi inti tersebut segera diterapkan pada pengembangan laptop komersial. Khususnya, ASUS berencana meluncurkan perangkat komersial berbasis Snapdragon X. Lebih lanjut, teknologi ini juga akan menjadi fondasi bagi perangkat AI Fisik yang dikembangkan menggunakan platform Dragonwing.

Masa Depan Lini Zenfone dan ROG Phone

Keputusan ASUS Stop Smartphone model baru berdampak signifikan pada lini produk konsumen yang telah ada. Laporan media internasional memprediksi bahwa seri Zenfone dan ponsel gaming ROG Phone secara efektif akan berakhir. Publik tidak akan melihat rilis ponsel baru pada tahun 2026.

Indikasi penarikan produk sudah terlihat jelas di pasar utama seperti Amerika Serikat. Model-model terbaru seperti ROG Phone 9 dan ROG Phone 8 masih terdaftar pada situs web resmi. Namun, seluruh stok dilaporkan telah habis terjual. Selain itu, tidak ada tanda-tanda persiapan peluncuran Zenfone 12 Ultra.

Tekanan Rantai Pasokan dan Harga Memori

Selain faktor internal, Shih juga menyoroti tekanan eksternal yang turut memengaruhi keputusan ini. Dia mengakui adanya kenaikan harga memori yang sangat krusial. Kenaikan biaya komponen ini berpotensi mengerek harga produk-produk non-AI secara signifikan.

Shih menekankan, "Kuncinya tetaplah menjaga ketahanan dan daya saing rantai pasokan." Dinamika pasar global memerlukan fokus yang tajam pada efisiensi logistik.

Analisis Strategi dan Jaminan Layanan Konsumen

Keputusan ASUS ini mencerminkan orientasi bisnis yang fokus pada margin tinggi dan pertumbuhan di sektor B2B. Ini adalah respons cepat terhadap dominasi komputasi komersial dan perangkat AI. Meskipun ada penarikan substansial dari pasar ponsel, ASUS memastikan komitmen layanan konsumen tetap terjaga.

Shih memastikan dukungan bagi konsumen tidak akan berhenti seketika. ASUS berkomitmen kuat untuk terus memberikan pembaruan perangkat lunak. Mereka juga menjamin layanan garansi penuh bagi seluruh pengguna smartphone ASUS yang sudah ada saat ini. Terkait perdagangan internasional, Shih menyambut baik kesepakatan tarif 15% antara Taiwan dan Amerika Serikat. Kesepakatan ini memberikan sinyal positif yang penting bagi industri teknologi di tengah ketidakpastian geopolitik.